<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790</id><updated>2012-02-08T22:59:40.470-08:00</updated><category term='share'/><category term='SEPUTAR AHLUL BAIT'/><category term='Islam'/><category term='Islam Menjawab'/><category term='mEreNung sebenTar...'/><category term='Remaja'/><category term='cerpen'/><category term='religion'/><category term='Lomba Blog dijaminmurah.com'/><category term='iNFo BeBaS'/><category term='saya itu...'/><category term='humanity'/><category term='Info n Share'/><category term='Wanita'/><category term='Isenk'/><category term='sadness'/><category term='diary'/><title type='text'>::: My shout for my Islam :::</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6169944166445672856</id><published>2010-04-04T03:20:00.000-07:00</published><updated>2010-04-04T03:28:23.191-07:00</updated><title type='text'>untuk wanita...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/S7hpnSMP1FI/AAAAAAAAApk/t44mX4hJXTI/s1600/muslimah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 183px; height: 183px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/S7hpnSMP1FI/AAAAAAAAApk/t44mX4hJXTI/s320/muslimah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456227072178377810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wahai saudariku, semoga tulisan ini bisa membawa kebaikan untuk peningkatan akhlak bagi kita semua, baca baik-baik dan renungkanlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya wanita adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia jika dirinya bertaqwa, lebih indah dari perhiasan apapun di dunia ini. Ia membawa kesejukan jika dipandang, membawa kebaikan jika dijadikan kawan, anak yang shalihah dan membanggakan orang tuanya, menyenangkan suaminya, teladan bagi adik atau anak-anaknya, dan dicintai oleh Allah rabbul alamin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;“Dunia dan seluruh isinya adalah perhiasan, dan&lt;br /&gt;sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita&lt;br /&gt;shalihah.” (HR Ahmad dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Namun jika sebaliknya, maka kehancuran baginya dan orang lain, ia akan menjadi ujian bagi orang tuanya, maupun suaminya, teman yang buruk untuk didekati, dan hilanglah kehormatan dirinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai saudariku, janganlah kita menghilangkan batas-batas yang telah Allah swt tetapkan untuk menjaga kehormatan kita, Allah swt telah menetapkan batas-batas aurat kita, tapi kita melebihkan batasannya, bahkan berpakaian lebih kecil dan lebih sempit daripada laki-laki (aurat laki-laki antara pusar dengan lutut), ada saudari-saudari kita yang bergaul tanpa batas dengan lawan jenisnya, bangga jika kawan lelakinya banyak, bangga jika gayanya mirip lelaki, bangga jika dirinya dikelilingi oleh lelaki.. wahai saudariku, tidaklah sampai pada kalian firman Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;“Katakanlah kepada wanita yang beriman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kain kudung kedadanya, dan janganlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka, atau putera-putera mereka, atau puteraputera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;suami mereka, atau saudara-saudara lakilaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka, atau putera-putera saudara lelaki&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka, atau putera-putera saudara perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka, atau wanita-wanita islam, atau budakbudak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;laki-laki yang tidak mempunyai keinginan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(terhadap wanita) atau anak-anak yang belum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka memukulkan kakinya agar diketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;orang-orang yang beriman supaya kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;beruntung.” (QS An-Nuur [24] : 31)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;bukalah matamu wahai saudariku, siapakah yang menetapkan hukum ini? Siapa yang memerintahkanmu untuk melakukan ini? Ialah Allah Rabbul ‘alamin, Tuhan yang menciptakanmu, yang mengasihimu, yang tidak ingin keburukan terjadi padamu, yang tidak ingin kehinaan menimpamu, yang melindungimu, yang menginginkan kehormatan bagimu… tapi kau menukar itu semua dengan kehidupan dunia, dengan langkah-langkahmu ke tempat-tempat maksiat, dengan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;kerelaanmu dijamah lelaki yang tidak halal bagimu, dengan wajahmu yang tidak pernah bersujud kepada Allah, dengan hatimu yang tidak pernah mengingat Allah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; malah mengingat lelaki yang jelas-jelas bukan suamimu, itukah balasan untuk Allah rabbul alamin yang menciptakanmu dan menyempurnakan rupamu???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudariku, betapa anehnya dunia sekarang ini, benarlah sabda Rasulullah saw bahwa akan datang zamannya orang yang mempertahankan agamanya bagaikan menggenggam bara api, begitulah keadaan kita sekarang… yang haram seakan menjadi halal, orang yang memilih halal malah tak jarang mendapat cemoohan, orang yang pacaran sekarang telah dianggap biasa, dianggap suatu kewajaran, karena katanya itulah fitrah manusia, beginikah saudariku? Telah hilanglah malumu? Lihatlah Rasulullah saw, beliau adalah sosok yang sangat pemalu, para sahabat ra mengibaratkan beliau lebih pemalu daripada anak gadis yang dipingit pada masa itu… namun, jika diibaratkan dengan gadis zaman sekarang, sungguh tidak sebanding…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dikatakan tentang pernikahan, mereka bergidik, takut untuk menghadapinya… beribu alasan dilntarkan untuk menundanya, sedangkan apa alasan mereka jika dihadapkan pada Rabbul alamin tentang zina yang mereka lakukan..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah panutan kita wahai saudariku? Siapa yang kau agung-agungkan hingga kau wujudkan pribadinya dalam perilakumu? Para artiskah? Silakan jika teladan mereka adalah Rasulullah saw, silakan jika panutan mereka adalah para ummul mukminin, silakan jika panutan mereka adalah orang-orang shalih, jika tidak, tinggalkanlah mereka.. karena mereka tidak akan membawa kebaikan apapun untukmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah pada &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-weight: bold;"&gt;Sayyidah Khadijah bintu Khuwailid ra, istri Rasulullah saw yang mendapat salam dari Allah swt dan malaikat&lt;/span&gt;, beliau adalah suri teladan bagi istri-istri, anak-anak dan saudari-saudari kita, beliau mengorbankan seluruh jiwa, harta dan kedudukannya untuk Allah dan Rasulullah serta untuk kemenangan Islam dan kaum Muslimin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah akhlak para wanita anshar yang hati mereka senantiasa diliputi dengan kecintaan Allah dan RasulNya. Diriwayatkan, seusai sebuah peperangan yang diikuti oleh Rasulullah saw, salah seorang sahabat yang ikut dalam perang tersebut mengatakan kepada salah satu wanita anshar: “wahai fulanah, ayahmu telah terbunuh!”&lt;br /&gt;Wanita itu menjawab, &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;“aku tidak bertanya ayahku, aku bertanya apa yang terjadi pada Rasulullah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hanya menanyakan keadaan Rasulullah, hingga sahabat itu memberitahu bahwa saudara dan anaknya juga telah meninggal, ia tetap tidak peduli, yang diingatnya hanya Rasulullah saw... dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ketika menyaksikan Rasulullah saw dalam keadaan baik barulah ia tenang, seraya berkata, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;“sesungguhnya setiap musibah, selain yang menimpa dirimu wahai Rasulullah, adalah hal yang kecil”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana kecintaan kita terhadap Allah dan Rasul-Nya? Mengucap cinta adalah hal yang mudah, tapi apakah tandanya? Apakah bukti cinta itu adalah meninggalkan shalat subuh terus menerus adalah tanda cinta? Apakah enggan menutup aurat adalah tanda cinta? Banyak diantara kita yang menutup mata dengan hal ini... berkata Imam Abdullah Al-Haddad “&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;terkadang sebagian orang bodoh menjauhi para ahli ilmu dan majelis-majelis orang alim karena takut mengetahui perbuatan yang wajib untuk dilakukan. Dia menyangka bahwa hal itu menjadi uzur baginya, padahal sama sekali tidak demikian. Sesungguhnya hal itu malah menambah tekanan dan tuntutan atasnya, karena berpaling dari hukum Allah dalam hal ilmu maupun amal, dan itu lebih parah. Batas maksimal uzur pada sesuatu adalah bagi orang yang dididik di pedalaman dan di tempat yang jauh dari orang-orang Islam. Sedangkan seorang yang muslim dan orang tuanya juga orang muslim, bagaimana ada uzur baginya?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Ya Allah, jadikanlah kami wanita shalihah, penyejuk di tengah keluarga kami, teladan bagi anak-anak kami, yang selalu taat pada perintahMu, dan berilah kami kesabaran untuk menjauhi maksiat dan menjalankan perintahMu di setiap keadaan...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6169944166445672856?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6169944166445672856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6169944166445672856&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6169944166445672856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6169944166445672856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2010/04/untuk-wanita.html' title='untuk wanita...'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/S7hpnSMP1FI/AAAAAAAAApk/t44mX4hJXTI/s72-c/muslimah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-1556206199518403281</id><published>2010-01-30T06:53:00.000-08:00</published><updated>2010-01-30T07:20:17.547-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPUTAR AHLUL BAIT'/><title type='text'>Nasihat Untuk Saadah Bani Alawi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya dalam diri Bani Alawi menyimpan banyak kemuliaan dan keutamaan, namun semua hal itu tidak berguna dan tidak akan menyelamatkannya jika ia menjatuhkan dirinya sendiri ke dalam kubangan maksiat, seakan tidak sadar bahwa Rasulullah Saw, juga sayyidah Fatimah menyaksikannya dengan hati yang luka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Sayyidina Al-Quthb Abdurrahman bin Muhammad as-Saqqaf mengenai Bani Alawi, “sesungguhnya anak-anak kami bagaikan orang yang menggai di tanah yang bagus yang dekat mata airnya, yang airnya akan segera keluar. Sedangkan selain mereka, bagaikan orang yang menggali di gunung atau di tanah yang keras, yang hampir-hampir airnya tdak keluar. Seandainya keluar pun maka diperoleh dari jauh dan dengan susah payah, dan tidak tahu apakah air itu baik atau asin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Sayyidina al-Imam Ahmad bin Hasan Al-Attas mengatakan, “para saadah Ba’Aalawi dan orang-orang yang mengikuti perilaku mereka –dari orang-orang yang menjadikan mereka sebagai pedoman dan panutan—dilingkupi pertolongan Allah dan diperlihara dari penjagaannya. Mereka dapat memperoleh yang dicari dalam waktu singkat dengan syarat bersih hatinya, memiliki prasangka yang baik kepada Allah dan kepada makhluk , zuhud di dunia dan berharap akhirat, memrhatikan hak-hak bagi pemiliknya, mengagungkan ilmu, ulama, para wali, dan kaum mukminin. Dan mereka menjaga hati dan pendengaran, serta memelihara dari segala sesuatu yang dapat memasukkan gangguan atas mereka, merintangi mereka dari beramal, dan menghapus hati mereka dari akhlak yang terpuji. Hal itu dilakukan agar hati mereka tetap bersih, suci , dan jernih. Jiwa mereka tenang, dan semangat mereka selalu berhubungan dengan kebaikan dan sebab-sebabnya. Demikianlah keadaan mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekarang keadaan saadah Bani Alawi sebagian besar telah menyimpang dari para pendahulunya. Mengenai ini selanjutnya Sayyidina al-Imam Ahmad bin Hasan Al-Attas mengatakan, “dulu seorang Alwi itu, menggunakan tujuh tahun umurnya untuk menuntut ilmu dan tujuh tahun untuk mengajarkannya, dan setelah itu mereka menghamparkan tikar dan menghadap Tuhannya, dan mereka digantikan oleh yang lain. Sekarang di antara kalian ada yang berusia enam puluh atau tujuh puluh tahun, tapi tidak sampai belajar atau mengajar”&lt;br /&gt;Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith katakan, “keadaannya memang seperti yang dikatakan oleh beliau ra. orang-orang di masa belakangan sekarangini tertinggal dari para salaf, dan ketertinggalan mereka dari para pendahulunya itu benar-benar suatu kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayydina al-Imam Ali bin Muhammad al-Habsyi mengatakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“siapa tak menempuh jalan keluarganya ,akan bingung dan tersesat. Wahai keturunan Nabi, berjalanlah kalian dengan mengikutinya ikutilah selangkah demi selangkah dan jauhilah perbuatan bid’ah”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya beliau juga mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“Pikiranku bingung, pula pikiran orang-orang yang serupa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Oleh keturunann suci menyimpang dari asal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Kesedihanku bertambah, tetapi tak tahu apa harus dikata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Pertolongan Allah semoga, kembalikan penyimpangan mereka”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad mengatakan dalam Tsabit al-Fuad mengatakan ,”salah seorang tokoh besar saadah mendengar seorang syarif mengatakan,’ayahku....kakekku...” maka ia berkata kepadanya, ‘jadilah engkau seperti ayah dan kakekmu. Jika tidak, maka engkau hanyalah selembar sorban dan gambar, yang tidak terdapat kemuliaan di dalamnya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mengatakan dalam sebuah syair untuk menghilangkan sikap mengandalkan nasab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“Berhati-hatilah engkau dari ucapan bodoh: “aku dan kamu berada dalam kemuliaan dan dalam keturunan mulia.” Beberapa kaum telah tertinggal dan mereka tak bertujuan mencapai kemuliaan, dan merasa cukup dengan ucapan, “Dia Ayahku.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Alangkah bagusnya ucapan seseorang yang mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“meskipun kedudukan kami mulia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Tidak pernah bersandar pada kemuliaan saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Kami membangun sebagaimana pendahulu kami&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dan kami lakukan seperti mereka lakukan”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Al-Mutanabbi mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“apabila seorang syarif tidak seperti datuknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Maka apa kelebihan dari ketinggian kedudukannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Jika seorang Alwi tak seperti Imam Ja’far layaknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Maka dia hanya menjadi hujjah bagi kaum Nashibi”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam Ahmad bin Umar bin Sumaith mengatakan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“barangsiapa memiliki harga diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Tak cukup baginya ucapan. “dia ayahku”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Pemuda bukanlah yang merasa cukup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;dan tertipu dengan nasab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;ia tinggalkan sebab-sebab keberhasilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;menggantinya dengan kerusakan nyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;karena berharap harta dan kedudukan semata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;tak punya keahlian dan bodoh pula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;sesungguhnya pemuda yang teladannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Al-Mushtafa, Nabi terbaik dari semua”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa sekelompok saadah berkumpul membaca kitab al-Masyra’ar-Rawi. Mereka bersama seseorang dari kalangan masyarakat umum. Setelah dibacakan kitab tersebut, ia berkata kepada mereka, “mereka itu (tokoh-tokoh yang disebutkan dalam kitab itu) keluarga siapa?” para Saadah menjawab “mereka keluarga kami.” Kemudian orang itu mengatakan, “segala puji bagi Allah karena mereka bukan keluargaku.” Para Saadah berkata.”seandainya mereka keluargamu niscaya itu lebih baik bagimu”. Orang itu menjawab, “seandainya mereka keluargaku, niscaya aku sangat malu dan bumi terasa sempit bagiku karena amalku tidak seperti mereka.” Ucapan orang tersebut menyadarkan dan memberi pelajaran bagi  mereka yang mendengarnya. Mereka kemudian bersungguh-sungguh dan berusaha keras menuntut ilmu dan beramal sesuai dengan thariqah para pendahulu mereka. Demikian yang disebutkan oleh Habib Idrus bin Umar Al-Habsyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/S2RK8QA8TJI/AAAAAAAAApQ/5mPXxxLVeis/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 179px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/S2RK8QA8TJI/AAAAAAAAApQ/5mPXxxLVeis/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432549449467186322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan di atas saya kutip dari kitab Al-Manhaj as-Sawiy,&lt;br /&gt;Syarh Ushul Thariqah as-Saadah Al-Ba’Alawi,&lt;br /&gt;karangan Al-Allamah Al-Muhaqqiq ad-Da’i Ilallah&lt;br /&gt;Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith yang&lt;br /&gt;telah diterjemahkan ke dalam bahasa&lt;br /&gt;Indonesia dengan Judul THARIQAH ALAWIYAH.&lt;br /&gt;Buku ini baik untuk dimiliki bagi seluruh Saadah Bani Alawi ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-1556206199518403281?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/1556206199518403281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=1556206199518403281&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1556206199518403281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1556206199518403281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2010/01/nasihat-untuk-saadah-bani-alawi.html' title='Nasihat Untuk Saadah Bani Alawi'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/S2RK8QA8TJI/AAAAAAAAApQ/5mPXxxLVeis/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2189972870819247580</id><published>2010-01-25T04:08:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T04:24:34.895-08:00</updated><title type='text'>Download</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;* Berikut ini adalah beberapa tulisan mengenai Alawiyin yang saya himpun dari kiriman atau blog-blog saudara-saudara dari kalangan alawiyin ataupun para muhibbin (klik untuk mendownload)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/8318283/KalamHabibAlibinMuhammad1.pdf.html" target="_blank"&gt;Kalam Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/8318285/KafaahpernikahanahlulbaitI.pdf.html" target="_blank"&gt;Kafaah dalam Pernikahan Ahlul Bait I&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/8318284/kafaahpernikahanahlulbaitII.pdf.html" target="_blank"&gt; Kafaah dalam Pernikahan Ahlul Bait II&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/8318286/Rasulullahahlulbait1.pdf.html" target="_blank"&gt; Air Mata Rasulullah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/8318287/ThariqahALAWIYAH.pdf.html" target="_blank"&gt; Thariqah Alawiyah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/8318288/MujahadahtokohAlawiyin.pdf.html" target="_blank"&gt;Mujahadah Para Tokoh Alawiyin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/8318289/Kafaahbukankesombonganjahiliah.pdf.html" target="_blank"&gt;Kafaah Nasab: Bukan Kesombongan Jahiliah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/*%20http://www.ziddu.com/download/8318290/DiantaraNasihatdankalamHABIBUMAR.pdf.html" target="_blank"&gt; *Mutiara Kalam Al-Habib Umar bin Hafidz&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/8318291/NURMUHAMMAD.pdf.html" target="_blank"&gt; Nur Muhammad&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://www.blogger.com/%20http://www.ziddu.com/download/8318292/KESUCIANSYARIFAHDALAMGUGATAN.pdf.html%20" target="_blank"&gt;Kesucian Syarifah dalam Gugatan: revisi buku DERITA PUTRI-PUTRI NABI&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2189972870819247580?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2189972870819247580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2189972870819247580&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2189972870819247580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2189972870819247580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2010/01/download.html' title='Download'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-3250541232797725889</id><published>2010-01-08T18:07:00.001-08:00</published><updated>2010-01-08T18:11:40.535-08:00</updated><title type='text'>Hadits 40</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadits riwayat Mujahid dari Salman, Rasulullah saw bersabda (yang artinya):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“barangsiapa menjaga empat puluh hadits ini atas umatku, maka ia akan masuk surga dan Allah akan mengumpulkannya bersama para nabi dan ulama pada hari kiamat”. Para sahabat bertanya, “empat puluh hadits yang mana ya Rasulullah?” Nabi menjawab : “empat puluh hadits itu adalah:&lt;br /&gt;1. keimananmu kepada:&lt;br /&gt;a.  Allah&lt;br /&gt;b. Hari kiamat&lt;br /&gt;c. Para malaikat&lt;br /&gt;d. Kitab Allah&lt;br /&gt;e. Para nabi&lt;br /&gt;f. Kebangkitan setelah mati&lt;br /&gt;g. Qadar Allah, baik qadar yang baik maupun yang buruk&lt;br /&gt;2. kesaksianmu bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah&lt;br /&gt;3. mendirikan shalat lima waktu pada waktunya dengan wadhu  yang sempurna, dengan ruku’, dan sujud yang sempurna.&lt;br /&gt;4. membayarkan zakat dengan hak-haknya.&lt;br /&gt;5. puasa ramadhan&lt;br /&gt;6. menunaikan ibadah haji bila kamu mampu&lt;br /&gt;7. menjalankan shalat sunnah rawatib 12 rakaat yang menjadi sunatku dan jangan tinggalkan tiga rakaat shalat witir.&lt;br /&gt;8. jangan kau sekutukan sesuatu pun dengan Allah&lt;br /&gt;9. jangan durhaka apda kedua orang tua.&lt;br /&gt;10. janganlah kamu makan harta anak yatim, harta riba (renten) dan minum arak (minuman lain yang memabukkan)&lt;br /&gt;11. jangan besumpah dengan nama Allah bila kamu berbohong.&lt;br /&gt;12. janganlah kamu memberikan kesaksian palsu atas seseorang yang dekat maupun yang jauh darimu.&lt;br /&gt;13. jangan melakukan sesuatu dengan hawa nafsumu&lt;br /&gt;14. jangan menggunjing saudaramu dan jangan membicarakan (kejelekan) saudaramu itu pada orang yang ada di belakangnya maupun di hadapannya.&lt;br /&gt;15. jangan menuduh zina pada perempuan baik-baik&lt;br /&gt;16. jangan berkata pada saudaramu “hai si pamer” sehingga lebur semua amalmu&lt;br /&gt;17. jangan bermain-main dan melakukan hal-hal yang tak ada gunanya bersama orang-orang yang suka melakukannya.&lt;br /&gt;18. jangan berkata kepada orang yang pendek “hai si cebol” dengan tujuan menghina kekurangannya itu.&lt;br /&gt;19. jangan merendahkan seorang manusia pun&lt;br /&gt;20. jangan merasa selalu aman dari siksa Allah.&lt;br /&gt;21. jangan ke sana kemari untuk mengadu domba antara saudara-saudaramu&lt;br /&gt;22. bersyukurlah atas nikmat yang diberikan-Nya padamu.&lt;br /&gt;23. bersabarlah atas setiap musibah (bencana) dan bersabarlah untuk tidak melakukan maksiat.&lt;br /&gt;24. janganlah berputus asa dari rahmat Allah dan kamu harus meyakini, bahwa sesuatu yang menimpamu tidak akan membuatmu melakukan kesalahan dan sesuatu yang membuatmu melakukan kesalahan tidak akan menimpamu.&lt;br /&gt;25. janganlah mencari murka Allah dengan membuat ridha para makhluk-Nya.&lt;br /&gt;26. janganlah memilih kehidupan dunia dengan mengalahkan kehidupan akhirat.&lt;br /&gt;27. bila saudaramu sesama muslim meminta sesuatu yang kamu miliki, janganlah kamu kikir padanya.&lt;br /&gt;28. lihatlah orang yang di atasmu dalam urusan agamamu, dan lihatlah orang yang ada di bawahmu dalam urusan dunia.&lt;br /&gt;29. ajarilah istri dan anakmu tata krama (budi pekerti yang baik) dengan sesuatu yang dapat mendekatkan diri mereka kepada Allah.&lt;br /&gt;30. perlakukanlah tetanggamu dengan baik&lt;br /&gt;31. janganlah berbohong&lt;br /&gt;32. janganlah kamu bergaul terlalu dekat dengan penguasa&lt;br /&gt;33. tinggalkanlah kebatilan dan janganlah kamu ambil sedikirpun kebatilan itu.&lt;br /&gt;34. bila kamu mendengar sesuatu yang haq (benar), janganlah kamu simpan.&lt;br /&gt;35. janganlah kamu putuskan hubungan dengan para kerabat dan handai taulan. Sambunglah tali persaudaraan dengan mereka&lt;br /&gt;36. janganlah kamu mengutuk seorang pun dari makhluk Allah&lt;br /&gt;37. perbanyaklah membaca tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir&lt;br /&gt;38. janganlah kamu meninggalkan bacaan Al-Qur’an di setiap kesempatan, kecuali dalam keadaan junub (hadats besar)&lt;br /&gt;39. janganlah kamu meninggalkan shalat jumat, shalat jamaah dan shalat hari raya.&lt;br /&gt;40. pikirkanlah segala ungkapan maupun perbuatan yang kamu tidak rela bila ditujukan padamu. Maka kamu harus tidak rela bila hal itu ditujukan kepada siapapun, jangan sampai melakukannya pada siapapun.&lt;br /&gt;Salman bertanya kepada Rasulullah Saw, “ya Rasulullah, apa pahala untuk empat puluh hadits tersebut?”&lt;br /&gt;Nabi menjawab: “Demi Zat yang mengutusku menjadi nabi, sesungguhnya Allah akan mengumpulkanmu bersama para nabi, dan ulama pada hari kiamat. Barangsiapa memperlajari empat puluh hadits itu dan mengajarkannya kepada manusia, maka hal itu lebih baik dari pada pemberian dunia beserta isinya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian sabda Nabi, “barangsiapa menjaga empat puluh hadits ini atas umatku” adalah orang yang meriwayatkan hadits itu kepada mereka (umat Muhammad). Meskipun ia tidak hafal dan mengerti makna hadits itu. karena dengan meriwayatkan hadits tersebut, kaum muslim akan bisa mengambil manfaatnya, akan berbeda bagi orng yang hafal hadits tersebut tapi tidak meriwayatkannya kepada umat. Sebagaimana yang telah diterangkan oleh Imam Azizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk melengkapi semua itu, Imam Abdul Mun’im menambahkan satu lagi, yaitu shalawat (doa kesejahteraan) kepada Nabi Muhammad Saw, sahabat dan keluarganya. Rasulullah Saw bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;“&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;seandainya seorang hamba datang pada hari kiamat dengan membawa kebaikan seluruh penghuni dunia, tetapi di dalamnya tidak ada shalawat atas diriku, maka kebaikan itu dikembalikan lagi padanya dan tidak diterima”&lt;/span&gt; (disadur dari kitab Qomi’uth Thughyam [mahligai 77 cabang iman] yang disusun oleh Muhammad Nawawi bin Umar)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-3250541232797725889?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/3250541232797725889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=3250541232797725889&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/3250541232797725889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/3250541232797725889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2010/01/hadits-40.html' title='Hadits 40'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2464743169600061848</id><published>2009-09-26T22:55:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T00:02:01.693-07:00</updated><title type='text'>Umat Islam Hari Ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sekarang ummat Muslim bak berada di sebuah perahu di tengah lautan yang berombak. Siapa yang pegangannya lemah, maka ia akan mudah tercebur ke laut. Tapi siapa yang pegangannya kuat, ia akan selamat sampai daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa kekuatan iman masing-masing muslim sedang diterpa ujian.. ujian untuk mempertahankan kekokohannya, mempertahankan kemanisannya.. dan mempertahankan ridho Allah terus menaunginya… keadaan seperti ini telah ada dalam nubuat Rasulullah beratus-ratus tahun yang lalu..seakan-akan Rasulullah telah mengetahui bahwa semakin lama banyak umat muslim yang jauh dari ibadah, yang jauh dari ulumuddin, jauh dari ulama…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dari dalam bangunan Islam, kita dikepung oleh macam-macam firqoh yang kesemuanya mengaku ahlusunnah,, namun kenyataannya, pemikiran mereka amat jauh dari aqidah ahlusunnah… maka kini kita harus berhati-hati..jangan mengikuti sesuatu yang tidak kita ketahui ilmunya… jangan langsung tertarik oleh paham-paham ilberal yang menggerogoti Islam, yang sangat menjujung tinggi akal di atas Al-Qur’an dan sunnah, yang menganggap al-Quran sudah tak revelan untuk zaman ini… , (jika memang alquran sudah tak relevan, mengapa Allah menjadikan Al-Quran sebagai kitab suci umat muslim hingga akhir zaman?) Bukan hanya itu Al-quran sudah ditafsirkan sekehendak nafsu mereka hingga homoseksual dihalalkan, poligami diharamkan, wanita menjadi imam shalat laki-laki dibolehkan… naudzubillah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka penting bagi umat muslim untuk mengetahui ilmu sebelum amal. Karena amal tanpa ilmu adalah sia-sia.. seperti perkataan salah satu saudara kita ketika ia melakukan ibadah Qurban “bagi saya berkurban hanya sekali seumur hidup” astagfirullah… sungguh kasihan saudara kita ini, amalnya sia-sia karena tidak dilakukan berdasarkan ilmu, tapi kehendaknya sendiri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tak cukup dengan ilmu, ilmu tanpa akhlak akan membuat kering kepribadian seorang muslim…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini kita amat susah menjaga pergaulan.. ikhtilat dimana-mana, di sekolah, kampus, organisasi… interaksi dalam menuntut ilmu itu boleh, namun akhlak harus tetap diutamakan. Biasanya karena di dalam kelas atau organisasi masing-masing perempuan atau laki-laki sudah merasa sangat dekat emosionalnya, maka mereka sudah tak segan lagi saling memgang tangan, berangkulan, berdempetan, dan sebagainya… padahal Baginda Rasulullah SAW telah mencontohkan akhlaqul karimah ketika beliau hendak membaiat para muslimah, beliau tidak menjabat tangan mereka seperti yang beliau lakukan pada sahabat beliau yang laki-laki padahal itu adalah peristiwa penting.. maka bersikap wara' lah sahabat... (yaitu hal-hal yang tidak berfaedah. Sedangkan menurut As-Syibli, wara’ merupakan upaya untuk menghindarkan diri dari berbagai hal yang tidak berkaitan dengan Allah SWT.) tiada yang bisa menjaga diri kita kecuali Allah dan diri kita sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Tulisan ini adalah unek-unek saya, bukan untuk mengajari, tapi mengingatkan . . . maaf atas segala khilaf…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2464743169600061848?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2464743169600061848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2464743169600061848&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2464743169600061848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2464743169600061848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/09/umat-islam-hari-ini.html' title='Umat Islam Hari Ini'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-4773784933302193972</id><published>2009-09-24T20:17:00.000-07:00</published><updated>2009-09-24T20:24:38.061-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><title type='text'>KISAH BERPISAHNYA ROH DARI JASAD</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Srw3HRVU-0I/AAAAAAAAAl4/-QqWzwLfhPg/s1600-h/storm.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 251px; height: 158px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Srw3HRVU-0I/AAAAAAAAAl4/-QqWzwLfhPg/s320/storm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385239852479740738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam sebuah hadis daripada Aisyah r.a katanya, "Aku sedang duduk bersila di dalam rumah. Tiba-tiba Rasulullah S.A.W datang dan masuk sambil memberi salam kepadaku. Aku segera bangun kerana menghormati dan memuliakannya sebagaimana kebiasaanku di waktu baginda masuk ke dalam rumah. Nabi S.A.W bersabda, "Duduklah di tempat duduk, tidak usahlah berdiri, wahai Ummul Mukminin." Maka Rasulullah S.A.W duduk sambil meletakkan kepalanya di pangkuanku, lalu baginda berbaring dan tertidur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Maka aku hilangkan uban pada janggutnya, dan aku dapat 19 rambut yang sudah putih. Maka terfikirlah dalam hatiku dan aku berkata, "Sesungguhnya baginda akan meninggalkan dunia ini sebelum aku sehingga tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya." Maka aku menangis sehingga mengalir air mataku jatuh menitis pada wajah baginda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginda terbangun dari tidurnya seraya bertanya, "Apakah sebabnya sehingga engkau menangis wahai Ummul Mukminin?" Masa aku ceritakan kisah tadi kepadanya, lalu Rasulullah S.A.W bertanya, "Keadaan bagaimanakah yang hebat bagi mayat?" Kataku, "Tunjukkan wahai Rasulullah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah S.A.W berkata, "Engkaulah katakan!," Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada keadaan lebih hebat bagi mayat ketika keluarnya mayat dari rumahnya di mana anak-anaknya sama-sama bersedih hati di belakangnya. Mereka sama-sama berkata, "Aduhai ayah, aduhai ibu! Ayahnya pula mengatakan: "Aduhai anak!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah S.A.W bertanya lagi: "Itu juga termasuk hebat. Maka, manakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah r.a : "Tidak ada hal yang lebih hebat daripada mayat ketika ia diletakkan ke dalam liang lahad dan ditimbuni tanah ke atasnya. Kaum kerabat semuanya kembali. Begitu pula dengan anak-anak dan para kekasihnya semuanya kembali, mereka menyerahkan kepada Allah berserta dengan segala amal perbuatannya." Rasulullah S.A.W bertanya lagi, "Adakah lagi yang lebih hebat daripada itu?" Jawab Aisyah, "Hanya Allah dan Rasul-Nya saja yang lebih tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bersabda Rasulullah S.A.W : "Wahai Aisyah, sesungguhnya sehebat-hebat keadaan mayat ialah ketika orang yang memandikan masuk ke rumahnya untuk memandikannya. Maka keluarlah cincin di masa remaja dari jari-jarinya dan ia melepaskan pakaian pengantin dari badannya. Bagi para pemimpin dan fuqaha, sama melepaskan serban dari kepalanya untuk dimandikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala itu rohnya memanggil, ketika ia melihat mayat dalam keadaan telanjang dengan suara yang seluruh makhluk mendengar kecuali jin dan manusia yang tidak mendengar. Maka berkata roh, "Wahai orang yang memandikan, aku minta kepadamu kerana Allah, lepaskanlah pakaianku dengan perlahan-lahan sebab di saat ini aku berehat dari kesakitan sakaratul maut." Dan apabila air disiram maka akan berkata mayat, "Wahai orang yang memandikan akan roh Allah, janganlah engkau menyiram air dalam keadaan yang panas dan janganlah pula dalam keadaan sejuk kerana tubuhku terbakar dari sebab lepasnya roh," Dan jika mereka memandikan, maka berkata roh: "Demi Allah, wahai orang yang memandikan, janganlah engkau gosok tubuhku dengan kuat sebab tubuhku luka-luka dengan keluarnya roh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila telah selesai dari dimandikan dan diletakkan pada kapan serta tempat kedua telapaknya sudah diikat, maka mayat memanggil, "Wahai orang yang memandikanku, janganlah engkau kuat-kuatkan dalam mengafani kepalaku sehingga aku dapat melihat wajah anak-anakku dan kaum keluargaku sebab ini adalah penglihatan terakhirku pada mereka. Adapun pada hari ini aku dipisahkan dari mereka dan aku tidak akan dapat berjumpa lagi sehingga hari kiamat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila mayat dikeluarkan dari rumah, maka mayat akan menyeru, "Demi Allah, wahai jemaahku, aku telah meninggalkan isteriku menjadi janda, maka janganlah kamu menyakitinya. Anak-anakku telah menjadi yatim, janganlah menyakiti mereka. Sesungguhnya pada hari ini aku akan dikeluarkan dari rumahku dan meninggalkan segala yang kucintai dan aku tidak lagi akan kembali untuk selama- lamanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila mayat diletakkan ke dalam keranda, maka berkata lagi mayat, "Demi Allah, wahai jemaahku, janganlah kamu percepatkan aku sehingga aku mendengar suara ahliku, anak-anakku dan kaum keluargaku. Sesungguhnya hari ini ialah hari perpisahanku dengan mereka sehingga hari kiamat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt; Dikutip dari Kisah teladan Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-4773784933302193972?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/4773784933302193972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=4773784933302193972&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/4773784933302193972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/4773784933302193972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/09/kisah-berpisahnya-roh-dari-jasad.html' title='KISAH BERPISAHNYA ROH DARI JASAD'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Srw3HRVU-0I/AAAAAAAAAl4/-QqWzwLfhPg/s72-c/storm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6320158408243922733</id><published>2009-09-24T19:22:00.000-07:00</published><updated>2009-09-24T19:31:39.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPUTAR AHLUL BAIT'/><title type='text'>Pesan Al-guthb irsyad wal bilad Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrwqmsieLLI/AAAAAAAAAlw/1kfoqXvbEDk/s1600-h/nasihat.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 258px; height: 193px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrwqmsieLLI/AAAAAAAAAlw/1kfoqXvbEDk/s320/nasihat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385226098707410098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;J&lt;/span&gt;ika satu zaman itu rusak, maka wajiblah bagi mereka yang hidup di zaman itu, untuk mengikuti jejak langkah ulama salaf sholihin. Jika tidak mampu menyamakan diri dengan mereka dalam setiap langkah, paling tidak hampir menyamai mereka, sebab setiap orang dalam kehidupan itu harus memiliki panutan (imam), sedang orang yang tidak memiliki panutan (Imam) maka panutannya adalah setan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;* Telah sesat sekelompok orang sebab buku yang dibacanya, seseorang tidak akan menjadi alim besar kecuali dengan guru yang membimbing dan menuntunnya, bukan dengan buku yang dibacanya.* Penghuni kubur dari para Wali Allah berada di sisi Allah. Barang siapa tawajuh kepada mereka, maka mereka spontan datang membantunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;* Jika kamu melihat seorang dari Ba’Alawy berjalan di luar Thoriqoh Ba’Alawy maka sesungguhnya maka tiada yang menghalangi dirinya selain kelemahannya sendiri, dan kelemahan itu adakalanya dalam kondisi ekonomi atau hati.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-size:100%;" &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;* Thoriqoh Alawiyyah berdiri atas dasar kemuliaan dan ketakwaan kepada Allah SWT.* Barangsiapa yang menjalin hubungan (kontak batin) dengan kami, maka kami berikan kepadanya segala perhatian kami, kami tidak pernah melepas dan meninggalkannya walaupun dia tinggal jauh dari tempat kami.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6320158408243922733?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6320158408243922733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6320158408243922733&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6320158408243922733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6320158408243922733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/09/pesan-al-guthb-irsyad-wal-bilad-al.html' title='Pesan Al-guthb irsyad wal bilad Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrwqmsieLLI/AAAAAAAAAlw/1kfoqXvbEDk/s72-c/nasihat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-862042431652368438</id><published>2009-08-09T17:00:00.000-07:00</published><updated>2009-08-09T17:55:33.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lomba Blog dijaminmurah.com'/><title type='text'>Ramadhan di Komplek Ramdhani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sn9v2AC1zyI/AAAAAAAAAko/AlZNKmWYr_g/s1600-h/dani.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 222px; height: 188px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sn9v2AC1zyI/AAAAAAAAAko/AlZNKmWYr_g/s320/dani.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368132254364454690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;    R&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;amdhani keluar dari halaman rumahnya dan menengok ke kiri dan kanannya. Dilihatnya jalan panjang kompek itu. sepi. Tak seperti hari-hari lainnya. “mungkin orang-orang masih pada tidur” gumam Ramdhani. Karena malas di rumah, pemuda itu memutuskan untuk pergi ke mushalla dekat rumahnya. Sampai di mushalla, ia terkejut karena mushalla itu telah dipenuhi oleh beberapa pria yang tertidur pulas. Ada Bang Asep si tukang Bakso, ada si Karto tetangga dekatnya, ada pula beberapa bocah yang tadi subuh ditemuinya sedang berteriak-teriak membangunkan sahur. dan ternyata si Jono adiknya sendiri juga ikut-ikutan tiduran. Namun di ujung sana ia melihat Uwak Hasan sang Marbot mushalla sedang bertadarus di dekat mimbar. Ramdhani sedikit lega, ternyata ada juga yang mengoptimalkan keberkahan bulan Ramadhan dengan ibadah, bisiknya dalam hati. Ia lalu menghampiri Uwak Hasan dan ikut bertadarus di sampingnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt; Setelah beberapa lama bertadarus di masjid, Ramdhani lalu berniat pulang ke rumah. di tengah jalan, ia bertemu dengan sekumpulan ibu-ibu yang sedang berbincang-bincang dengan raut wajah yang sangat antusias. Salah satu dari mereka memanggil Ramdhani, Ramdhani menurut saja lalu mendekat ke arah mereka. “ada apa yah Bu?” tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“eh Dhani, kamu ingat tidak sama si Lola, itu tuh mantan pacar kamu!” ujar Bu Tika yang berpostur paling tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramdhani terkejut “Hah? Lola yang mana Bu, Pacar saya dari mana? Saya tidak pernah punya pacar!” ia buru-buru menyangkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Ane, yang sebaliknya bertubuh paling kurus mencolek lengan Ramdhani “alaaah…kamu nggak usah menyangkal, kamu kan pernah ngantar dia ke depan rumahnya, semua tetangga di komplek ini udah pada tau…!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramdhani mulai kesal “astagfirullah Buu..iya memang saya pernah ngantar dia, karena saya kasihan ngelihat dia malam-malam nunggu taksi sendirian”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Bu Susi yang giliran bicara “aduh..aduh..mau pacarnya kek, mau bukan, tapi kamu tahu nggak Dhani, sekarang si Lola itu sudah Hamil besar! Padahal kan dia tuh belum pernah nikah!” ujarnya sambil membelalakkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramdhani bukan main terperanjat. Bukan karena kabar tentang Lola, tapi karena ternyata Ibu-Ibu itu memanggil dirinya untuk membicarakan aib orang lain, Ghibah!&lt;br /&gt;Ramdhani yang tak tahan akhirnya segera pamit pulang. Ketika di tanya oleh ibu-ibu itu, ia hanya berkata “saya nggak mau ghibah, apalagi sedang puasa!” katanya sambil berlari. Ibu-ibu itu hanya saling menatap satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Adzan Isya hampir berkumandang, dengan baju koko rapi serta sajadah di pundaknya, Ramdhani berjalan bertiga dengan sahabat karibnya, Tora dan Imran menuju masjid untuk shalat tarawih. Sesampainya di halaman masjid yang hampir penuh dengan jamaah itu, Tora terhenti dan meminta izin pada Ramdhani dan Imran untuk masuk mesjid saat shalat Isya hendak dimulai. Tanpa perasaan curiga Ramdhani mengiayakan, sementara Imran yang tahu tentang keadaan sebenarnya hanya geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kenapa Ran?” tanya Ramdhani bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kamu nggak tahu yah, si Tora itu sengaja masuk masjid belakangan, karena dia udah janjian sama si Hani, cewek yang baru jadi anggota RISMA Syabbabul Jannah!” bisik Imran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramdhani berdecak kesal “astagfirullah tuh anak…mau tarawih kok disisipin pacaran. Perbuatan sunnah kok disisipin dosa…ck..ck..ck”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;****&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;    Kisah Ramdhani di atas mungkin pernah pula kita jumpai. Ada orang-orang yang bergembira  menyambut bulan Ramadhan dengan berpuasa dan menjalani ibadah lain dengan sangat khusyuk dan menghindari perbuatan yang tercela dan sia-sia. Di samping itu, ada pula orang-orang yang menghadapi bulan Ramadhan tanpa ada peningkatan ibadah sama sekali, tanpa ada niat untuk memperbaiki diri, dan tanpa ada usaha untuk memperbanyak amal-amalnya. Mereka hanya sekedar menahan lapar dan haus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;betapa banyaknya orang yang berpuasa yang tidak mendapat apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt; (HR. Bukhari). Dan lebih buruk lagi jika tidak berpuasa tanpa ada halangan yang dibenarkan syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa adalah madrasah ruhaniah (sekolah ruhani), dimana di dalamnya terdapat pelajaran yang dapat kita renungkan. Yaitu, yang pertama adalah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;ikhlas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;: ikhlas melatih diri untuk mengendalikan hawa nafsu, menahan haus dan lapar, menahan letih, dengan tidak mendambakan pujian atau imbalan dari makhluk lain, melainkan Ridho Allah subhanahu wa ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;penyucian diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;: di dalam ibadah puasa, ummat Muslim dididik untuk meninggalkan semua perbuatan tercela, mengendalikan lidahnya untuk mengatakan kata-kata keji, menggunjing memakiorang lain. Dalam suatu hadits diriwayatkan bahwa pada bulan Ramadhan ada seorang wanita sedang mencaci maki pembantunya. Rasulullah mendengarnya kemudian beliau menyuruh seseorang untuk membawa makanan dan memanggil wanita itu. kemudian Rasulullah berkata “Makanlah makanan ini!” wanita itu menjawab, “saya sedang berpuasa ya Rasulullah” kemudian Rasul yang mulia bersabda lagi, “bagaimana mungkin kamu berpuasa sedangkan kamu mencaci-maki pembantumu. Sesungguhnya puasa adalah sebagai penghalang bagi kamu untuk tidak berbuat hal-hal yang tercela. Betapa sedikitnya orang yang berpuasa dan betapa banyaknya orang yang kelaparan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah mengatakan Betapa sedikitnya orang yang berpuasa dan betapa banyaknya orang yang kelaparan, Nabi mengisyaratkan pada kita bahwa orang-orang yang hanya menahan lapar dan dahaga saja, tidak sanggup mewujudkan pesan moral ibadah shaum, maka mereka tidak lebih dari orang-oang yang kelaparan saja. Dan Abu Hurairah menuturkan, Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam meriwayatkan dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala “&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);"&gt;setiap amal manusia untuk dirinya kecuali puasa, sungguh puasa itu untuk-Ku dan aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Jika kamu berpuasa, maka jangan berkata jorok, berteriak keras, dan jangan berlaku bodoh. Jika ada orang yang mencacimu atau memukulmu, maka katakanlah “sungguh aku sedang berpuasa dua kali. demi Zat yang menggenggam jiwa Muhammad, bau tidak sedap mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi bagi Allah daripada minyak kasturi. Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan ; kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya&lt;/span&gt; (HR. Bukhari-Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, dalam puasa ummat Muslim dibiasakan untuk &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;melakukan perbuatan baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Berbuat baik kepada sesama makhluk, dan berbuat baik kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Diantaranya dengan melakukan sedekah, mengeluarkan zakat, menyambung silaturahim, di saat yang sama juga memperbanyak membaca dan mentadaburi Al-Qur’an, melakukan shalat malam, dan memberbanyak dzikir  (mengingat) dan istigfar (memohon ampun) kepada Allah subhanahu wa ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu sikap yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah  yang patut kita teladani sebagai perisai terhadap segala macam bentuk maksiat adalah bersikap Wara’ , yaitu waspada terhadap dosa. Wara itu ada dua macam.  Wara’ yang sunnah yaitu meninggalkan segala hal yang tidak jelas status halal-haramnya, dan Wara’ yang wajib yaitu meninggalkan segala sesuatu yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW mendifinisikan Wara’ secara komperehensif dalam sabdanya : “&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);"&gt;salah satu tanda kebaikan Islam seseorang adalah jika dia meninggalkan apa yang tidak pantas untuknya&lt;/span&gt;” (H.R. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Rasulullah ini menyangkup meninggalkan semua yang tak pantas dilakukan, yang meliputi segala bentuk ucapan, penglihatan, pendengaran, pikiran, dan aktivitas lainnya, baik yang lahir maupun batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku sesama Muslim, Sangat merugi jika pahala membaca Al-Qur’an kita terhapus dengan Ghibah yang kita lakukan, sangat rugi jika pahala I’tikaf kita terhapus oleh perkelahian yang kita lakukan, kerugian besar jika pahala sedekah kita terhapus oleh caci maki kita terhadap orang lain. Dan lebih rugi lagi, jika dosa kita lebih melimpah dari amal-amal shalih yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan yang mulia telah menanti, Bulan suci Ramadhan akan menemui kita kembali Insya Allah. Pergunakanlah hari-hari yang penuh berkah itu dengan sebaik-baiknya… Rasulullah dan para sahabat sangat merindukan kedatangan bulan ramadhan, dan bersedih apabila ia akan berakhir.&lt;br /&gt;Semoga kita masih diberi umur untuk menjumpai Ramadhan, dan melaluinya tanpa perbuatan sia-sia melainkan dengan amal yang dicontohkan oleh junjungan kita, &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Rasul Sayyidina Muhammad Shallalahu ‘Alaihi Wa sallam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-862042431652368438?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/862042431652368438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=862042431652368438&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/862042431652368438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/862042431652368438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/08/ramadhan-di-komplek-ramdhani.html' title='Ramadhan di Komplek Ramdhani'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sn9v2AC1zyI/AAAAAAAAAko/AlZNKmWYr_g/s72-c/dani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-5125798941785848581</id><published>2009-07-24T19:04:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T19:18:52.293-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>KEMULIAAN AKHLAQ AL-MUSTOFA RASULULLAH MUHAMMAD SAW</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Rasulullah Saw bersabda: "Aku kesayangan Allah (dan tidak congkak). Aku membawa panji "PUJIAN" pada hari kiamat, di bawahnya Adam dan yang sesudahnya (dan tidak congkak). Aku yang pertama pemberi syafa'at dan yang diterima syafaatnya pada hari kiamat (dan tidak congkak). Aku yang pertama menggerakkan pintu surga dan Allah membukanya untukku dan aku dimasukkanNya bersama-sama orang-orang beriman yang fakir (dan tidak congkak). Dan Aku lah paling mulia dari kalangan terdahulu dan terbelakang di sisi Allah (dan tidak congkak)." (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika Aisyah Ra ditanya tentang akhlak Rasulullah Saw, maka dia menjawab, "Akhlaknya adalah Al Qur'an." (HR. Abu Dawud dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Aku penutup para nabi. Tidak ada nabi lagi sesudah aku. (HR. Ahmad dan Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Aku diberi (oleh Allah) hikmah-hikmah yang banyak dalam ucapan-ucapan yang sedikit. (Maksudnya, ucapan-ucapan beliau singkat tetapi mengandung makna yang luas dan dalam). (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kepada Rasulullah Saw disarankan agar mengutuk orang-orang musyrik. Tetapi beliau menjawab: "Aku tidak diutus untuk (melontarkan) kutukan, tetapi sesungguhnya aku diutus sebagai (pembawa) rahmat." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, "Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah beliau mengeluh "Ah" terhadapku dan belum pernah beliau menegur, "kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini." (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Rasulullah Saw melakukan shalat malam sehingga kedua kakinya bengkak. Beliau juga tidak senang bila ada orang berjalan di belakangnya. (Artinya, tidak sejajar dan berjalan di belakangnya dengan maksud untuk menghormati beliau.) (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Anas Ra berkata, "Rasulullah Saw adalah orang yang paling baik, paling dermawan (murah tangan), dan paling berani". (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tiada seorang beriman hingga aku lebih dicintai dari ayahnya, anaknya, dan seluruh manusia. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Aku Muhammad dan Ahmad (terpuji), yang dihormati, yang menghimpun manusia, nabi (penyeru) taubat, dan nabi (penyebar) rahmat. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;        KISAH ::&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Diriwayatkan pula disaat perang Hunain selesai, Rasul saw memberi pada Sofwan 100 ekor unta, lalu 100 ekorlagi dan 100 ekor lagi, berkata Sofwan : “Sungguh Ia (Rasul saw) adalah orang yangpaling kubenci, namun ia tak henti hentinya memberiku sampai ia menjadi orang yangpaling kucintai” (Shahih Muslim hadits no.2313). Alangkah penyantunnya Nabi kita ini,bukanlah kecintaan Sofwan karena pmberian harta, namun kebenciannya lunturmenghadapi manusia mulia yang memberinya dan saat ia tak berterimakasih justru iaditambah lagi.. dan lagi…, tidak pernah kita temukan seorang dermawan dimuka Bumi yang setelah ia memberi dan yang diberi tak berterimakasih malah ia menambahnya lagi dan lagi, dan sesekali bukanlah barang yang murah, karena harga seekor Untahampir menyamai 40 ekor kambing, dan beliau memberikannya 100 ekor onta, dan Sofwan tak berterimakasih dan tetap membencinya, beliau menambahnya lagi 100ekor unta, lalu menambah lagi 100 ekor unta, lunturlah Sofwan.. ia lebur.. tak ada lagi yang lebih dicintainya selain Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;"&gt;Di antara akhlaq mulia Al-Musthofa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ketika seseorang membisikkan berita kepada Rasulullah, dan hal itu baru beliau alami pertama lali. Sewaktu dibisiki oleh orang itu, beliau langsung mengalihkan kepalanya hingga orang itu sendiri yang mengalihkan kepalanya. Dan tiada seorang pun yang menjabat tangan beliau lalu beliau melepaskannya kecuali orang tersebut yang melepaskannya duluan. Begitu halnya beliau bercakap-cakap dengan seseorang, maka beliau tidak memalingkan wajahnya bila orang tersebut belum pergi dan tidak pernah beliau memotong percakapan seseorang sampai selesai kecuali orang itu telah keterlaluan, beliau harus memutuskan pembicaraan itu, serta melarang orang itu bicara atau beliau sendiri yang bangkit berdiri. Selain itu beliau juga selalu mendahulukan salam kepada orang yang dijumpainya dan bila beliau berjumpa dengan salah satu para sahabatnya, maka beliaulah yang mendahului berjabat tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;"&gt;Rasulullah adalah sebaik-baiknya teladan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;tak seorangpun melakukan shalat terkecuali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diwajibkan Nya bersalam pada &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Muhammad saw…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diwajibkan Nya bersalam pada &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Muhammad saw…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diwajibkan Nya bersalam pada &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Muhammad saw…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diwajibkan Nya bersalam pada &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Muhammad saw…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan diwajibkan Nya bershalawat pada &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Muhammad saw…&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-5125798941785848581?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/5125798941785848581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=5125798941785848581&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/5125798941785848581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/5125798941785848581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/07/kemuliaan-akhlaq-al-mustofa-rasulullah.html' title='KEMULIAAN AKHLAQ AL-MUSTOFA RASULULLAH MUHAMMAD SAW'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6569358291016924629</id><published>2009-07-19T18:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-19T18:32:47.694-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Pendapat para Imam dan Muhadditsin mengenai Bid’ah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;1. Al Hafidh Al Muhaddits Al Imam Muhammad bin Idris Assyafii rahimahullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;(Imam Syafii)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Syafii bahwa bid’ah terbagi dua, yaitu bid’ah mahmudah (terpuji) dan bid’ah madzmumah (tercela), maka yang sejalan dengan sunnah maka ia terpuji, dan yang tidak selara  dengan sunnah adalah tercela, beliau berdalil dengan ucapan Umar bin Khattab ra mengenai shalat tarawih : “inilah sebaik baik bid’ah”. (Tafsir Imam Qurtubiy juz 2 hal 86-87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;2. Al Imam Al Hafidh Muhammad bin Ahmad Al Qurtubiy rahimahullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Menanggapi ucapan ini (ucapan Imam Syafii), maka kukatakan (Imam Qurtubiberkata) bahwa makna hadits Nabi saw yang berbunyi : “seburuk buruk permasalahanadalah hal yang baru, dan semua Bid’ah adalah dhalalah” (wa syarrul umuurimuhdatsaatuha wa kullu bid’atin dhalaalah), yang dimaksud adalah hal hal yang tidaksejalan dengan Alqur’an dan Sunnah Rasul saw, atau perbuatan Sahabat radhiyallahu anhum, sungguh telah diperjelas mengenai hal ini oleh hadits lainnya : “Barangsiapamembuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yang buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yang mengikutinya” (Shahih Muslim hadits no.1017) dan hadits ini merupakan inti penjelasan mengenai bid’ah yang baik dan bid’ah yang sesat”. (Tafsir Imam Qurtubiy juz 2 hal 87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;3. Al Muhaddits Al Hafidh Al Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf Annawawiy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;rahimahullah (Imam Nawawi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Penjelasan mengenai hadits : “Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat buat hal baru yang dosanya”, hadits ini merupakan anjuran untuk membuat kebiasaan kebiasaan yang baik, dan ancaman untuk membuat kebiasaan yang buruk, dan pada hadits ini terdapat pengecualian dari sabda beliau saw : “semua yang baru adalah Bid’ah, dan semua yang Bid’ah adalah sesat”, sungguh yang dimaksudkan adalah hal baru yang buruk dan Bid’ah yang tercela”. (Syarh Annawawi ‘ala Shahih Muslim juz 7 hal 104-105) Dan berkata pula Imam Nawawi bahwa Ulama membagi bid’ah menjadi 5, yaitu Bid’ah yang wajib, Bid’ah yang mandub, bid’ah yang mubah, bid’ah yang makruh dan bid’ah yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bid’ah yang wajib contohnya adalah mencantumkan dalil dalil pada ucapan ucapan yang menentang kemungkaran, contoh bid’ah yang mandub (mendapat pahala biladilakukan dan tak mendapat dosa bila ditinggalkan) adalah membuat buku buku ilmusyariah, membangun majelis taklim dan pesantren, dan Bid;ah yang Mubah adalahbermacam macam dari jenis makanan, dan Bid’ah makruh dan haram sudah jelasdiketahui, demikianlah makna pengecualian dan kekhususan dari makna yang umum,sebagaimana ucapan Umar ra atas jamaah tarawih bahwa inilah sebaik2 bid’ah”.(Syarh Imam Nawawi ala shahih Muslim Juz 6 hal 154-155)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;4. Al Hafidh AL Muhaddits Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;rahimahullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengenai hadits “Bid’ah Dhalalah” ini bermakna “Aammun makhsush”, (sesuatu yangumum yang ada pengecualiannya), seperti firman Allah : “… yang Menghancurkansegala sesuatu” (QS Al Ahqaf 25) dan kenyataannya tidak segalanya hancur, (*ataupula ayat : “Sungguh telah kupastikan ketentuanku untuk memenuhi jahannam dengan jin dan manusia keseluruhannya” QS Assajdah-13), dan padakenyataannya bukan semua manusia masuk neraka, tapi ayat itu bukan bermakna keseluruhan tapi bermakna seluruh musyrikin dan orang dhalim.pen) atau hadits : “aku dan hari kiamat bagaikan kedua jari ini” (dan kenyataannya kiamat masih ribuan tahun setelah wafatnya Rasul saw) (Syarh Assuyuthiy Juz 3 hal 189).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bila muncul pemahaman di akhir zaman yang bertentangan dengan pemahaman para Muhaddits maka mestilah kita berhati hati darimanakah ilmu mereka?, berdasarkan apa pemahaman mereka?, atau seorang yang disebut imam padahal ia tak mencapai derajat hafidh atau muhaddits?, atau hanya ucapan orang yang tak punya sanad, hanya menukil menukil hadit dan mentakwilkan semaunya tanpa memperdulikan fatwa fatwa para Imam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:100%;" &gt;Copas from: Kenalilah Aqidahmu – Al Habib Munzir Almusawa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6569358291016924629?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6569358291016924629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6569358291016924629&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6569358291016924629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6569358291016924629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/07/pendapat-para-imam-dan-muhadditsin.html' title='Pendapat para Imam dan Muhadditsin mengenai Bid’ah'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-9191791137901706048</id><published>2009-07-05T19:57:00.000-07:00</published><updated>2009-07-05T20:16:42.161-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Menjadi Remaja yang Dicintai Allah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;            &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:180%;" &gt;A&lt;/span&gt;llah sangat menyukai seorang pemuda yang waktunya ia gunakan untuk beribadah kepadaNya. Malah Allah le&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bih menyukainya daripada ibadahnya orang yang telah lanjut usia. &lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sementara Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi oleh Allah di baw&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;ah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu: Pemimpin yang adil, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;pemuda yang tumbuh dengan beribadah kepada Allah (selalu beribadah)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b  style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:12;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;, seseorang yang hatinya bergantung kepada mesjid (selalu melakukan salat jamaah di dalamnya), dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang yang diajak perempuan berkedudukan dan cantik (untuk berzina), tapi ia mengatakan: Aku takut kepada Allah, seseorang yang memberikan sedekah k&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;emudian merahasiakannya sampai tangan kanannya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kirinya dan seseorang yang berzikir (mengingat) Allah dalam kesendirian, lalu meneteskan air mata dari kedua matanya.&lt;/span&gt; “ (Shahih Muslim No.1712)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kita semua tahu, masa muda adalah masa keemasan s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;eorang manusia, tahap yang menjembatani antara masa kanak-kanak dan dewasa, juga masa dimana seseorang mulai membentuk karakter dirinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Teringat sebuah nasehat dari KH. Abdullah Gymnastiar, bah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;wa &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;jika di usia 15 s.d 25 tahun dibiarkan sia-sia, maka selepas itu, tinggal ada dua pilihan ; mau jadi mutiara atau mau jadi sampah?”&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalimat yang amat bijak, kiranya tidak berlebihan yang di katakan oleh Aa Gym di atas. Banyak orang yang baru menyadari betapa pentingnya masa remaja, hingga pada saat senjanya baru ia menyesali, mengapa masa mudanya tergadai percuma hanya dengan hura-hura.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;jangan sampai kita tertipu dengan kesenangan dunia, hingga &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;melupakan urusan akhirat. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;"&gt;‘Jadikanlah duniamu sebagai ladang untuk akhiratmu’&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt; Allah telah memberi peringatan kepada manusia agar memanfaatkan waktunya dengan baik :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.&lt;/span&gt;” (Q.S Al-Ashr: 1-3)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya kagum dengan salah seorang kakak kelas saya, ketika ia menjadi pembicara pada kegiatan ROHIS di SMU saya, ia bercerita bahwa ketika menjadi ketua OSIS, yang ada dibenaknya hanyalah bagaimana ia bisa memanfaatkan jabatannya itu untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat memperluas syiar Islam. Sekali lagi, saya kagum dengan caranya memanfaatkan kemampuan yang ia miliki, ia pandai menjadi seorang motivator, maka itulah yang terus ia kembangkan untuk membawa manfaat bagi orang lain. Itulah ciri pemuda yang dicintai Allah. Pemuda yang mengoptimalkan potensi dirinya untuk kepentingan agama Allah dan makhluk lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Marilah kita mencontohi para sahabat Rasul yang telah menjadi brilian di masa mudanya, seperti Zaid bin Tsabit, Usamah bin Zaid bin Haritsah, Asma’ binti Abu Bakar dan lain-lain. Di usia muda mereka telah memberikan kontribusi bagi perjuangan da’wah Rasulullah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Janganlah menunggu datangnya masa tuamu untuk memulai ketaatan kepada Allah, tak terhitung nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, sejak dalam kandungan ibu, kita telah diberi rizqi dan perlindungan oleh Allah, ketika sudah dilahirkan, Allah menjaga kita melalui tangan ayah dan bunda, Allah menyayangi kita melalui perhatian dan kasih sayang ayah dan bunda. Namun ketika punggung kita mulai kuat untuk tegak, kaki telah kokoh untuk berpijak, ketika kita tumbuh menjadi manusia ba&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ligh yang sempurna, kita lalai atas nikmat Allah, kita durhakai Dia dengan dosa yang kita lakukan tanpa rasa bersalah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur” (An-Nahl: 78)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun, sedikit saja kesulitan menimpa kita, kita mulai berputus asa, entah menyalahkan siapa. Dan mulai menjauh dari Allah. Dan ingatlah, yang menimpa kita terkadang adalah hasil perbuatan kita sendiri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zhalim terhadap diri mereka sendiri (Q.S Yunus : 44)”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;“katakanlah, ‘Hai manusia, sesungguhnya tela&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;h datang kepadamu kebenaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk, maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu untuk kecelakaan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu” (Q.S Yunus: 108)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadikan dirimu berharga, hilangkan rasa minder, karena minder adalah menganggap diri sendiri cacat, sementara orang lain sempurna tanpa cacat. Bersyukrurlah atas apa-apa yang Allah berikan atas diri kita, apakah itu kelebihan maupun kekurangan. kelebihan yang Allah berikan adalah alasan untuk tidak minder, dan kekurangan yang Allah be&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;rikan adalah alasan untuk tidak sombong.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mari kita menjadi muslim yang istiqomah, tidak taqlid kepada budaya yang berlawanan dengan ajaran Islam. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;"&gt;Sebaik-baik ajaran adalah yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; color: rgb(102, 102, 204); font-family: courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;I’m Proud to be Muslim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SlFrG7C89tI/AAAAAAAAAgM/WOqLiabhlMw/s1600-h/quran.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 170px; height: 159px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SlFrG7C89tI/AAAAAAAAAgM/WOqLiabhlMw/s320/quran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355179198593693394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Wallahu a’lam Bishawab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-9191791137901706048?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/9191791137901706048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=9191791137901706048&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/9191791137901706048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/9191791137901706048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/07/menjadi-remaja-yang-dicintai-allah.html' title='Menjadi Remaja yang Dicintai Allah'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SlFrG7C89tI/AAAAAAAAAgM/WOqLiabhlMw/s72-c/quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2728891010883411482</id><published>2009-07-03T20:21:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T20:33:18.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Hidup Sehat Dengan Pola Makan Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;anyak penyakit yang bersumber dari dalam perut kita. Padahal sebagai umat Islam kita telah ditunjukkan Allah seorang contoh yang demikian sempurna. Mulai dalam segala hal termasuk makan. yaitu Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang menjadi menu keseharian Rasulullah adalah udara segar di subuh hari. Telah kita ketahui udara pagi kaya akan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain. Dan ini sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya sehari penuh. Maka jangan heran, jika tidak bangun subuh kita terasa malas untuk melakukan aktivitas keseharian. Selanjutnya Rasulullah menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas subuh, Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al-Qur’an, kata ‘syifa’/ kesembuhan, yang dihasilkan oleh madu, diungkapkan dengan isim nakirah, yang berarti umum, menyeluruh. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi memberishkan lambung, mengaktifkan usus-usus, menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;" class="photo photo_center"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=36429&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=99011987691&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=99011987691&amp;amp;id=1707069365"&gt;&lt;img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs115.snc1/4841_1021084023163_1707069365_36429_4566953_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="clear_center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Masuk waktu dhuha, Rasulullah selalu makan tujuh butir kurma ajwa’/ matang. Sabda beliau, barangsiapa yang makan tujuh butir korma, maka akan terlindungi dari racun. Dalam sebuah penelitian di Mesir, penyakit kanker ternyata tidak menyebar ke daerah-daerah yang penduduknya banyak mengkonsumsi kurma. Belakangan terbukti bahwa kurma mengandung zat-zat yang bisa mematikan sel-sel kanker. Maka tidak perlu heran kalau Allah menyuruh Maryam ra, untuk makan kurma di saat kehamilannya, sebab memang itu bagus untuk kesehatan janin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="photo photo_center"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=36428&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=99011987691&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=99011987691&amp;amp;id=1707069365"&gt;&lt;img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs115.snc1/4841_1021083343146_1707069365_36428_8275664_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dahulu, Rasulullah selalu berbuka puasa dengan segelas susu segar dan kurma, kemudian shalat maghrib. Kedua jenis makanan itu kaya dengan glukosa, sehingga langsung menggantikan zat-zat gula yang kering setelah seharian berpuasa. Glukosa itu sudah cukup mengenyangkan, sehingga setelah shalat maghrib, tidak akan berlebihan apabila bermaksud untuk makan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak berpuasa, menjelang sore hari, menu Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja bukan Cuma cuka dan minyak zaitunnya saja, tetapi dikonsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya. Manfaatnya banyak sekali. Diantaranya mencegah lemah tulang dan kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolestrol, dan memperlancar pencernaan. Ia juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu memperkuat daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit. Jadi, asalkan namanya sayuran, sepanjang itu halal, Insya Allah bergizi tinggi.&lt;br /&gt;Di samping menu wajib di atas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengkonsumsinya. Di antaranya tsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Jadi kira-kira seperti bubur ayam. Kemudian beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu manis, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian beliau juga senang makan anggur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="photo photo_center"&gt;&lt;div class="clear_center"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=36430&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=99011987691&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=99011987691&amp;amp;id=1707069365"&gt;&lt;img style="width: 150px; height: 116px;" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs115.snc1/4841_1021084423173_1707069365_36430_3724356_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: rgb(102, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ATUR POLA MAKAN&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Cara mengkonsumsi makanan juga tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Sebab setinggi apapun gizinya, kalau pola makan tidak teratur, akan buruk akibatnya. Yang paling penting adalah meghindari isrof. Atau ‘berlebihan’. Kata Rasulullah, “cukuplah bagi manusia itu beberapa suap makanan kalaupun harus makan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk air minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya (hadits)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang terlalu banyak makanannya, maka lambungnya akan penuh dan pernafasannya tidak bagus, sehingga zat-zat yang terkandung dalam makanan tersebut menjadi tidak berfungsi dengan baik. Imbasnya, kondisi fisik menjadi tidak prima, dan aktivitas pun tidak akan maksimal. Kenyang adalah tercukupinya tubuh oleh zat-zat yang dibutuhkannya, sesuai dengan proporsi dan ukurannya. Jadi ini penting: &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;JANGAN KEKENYANGAN!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah juga melarang untuk makan lagi sesudah kenyang. Suatu hari, di masa setelah wafatnya Rasulullah, para sahabat mengunjungi Aisyah ra. Waktu itu Daulah Islamiyah sudah sedemikian luas dan makmur. Lalu sambil menunggu Aisyah ra, para sahabat yang sudah menjadi orang-orang kaya, saling bercerita tentang menu makanan mereka yang meningkat dan bermacam-macam. Aisyah yang mendengar hal itu tiba-tiba menangis, “apa yang membuatmu menangis wahai bunda?” Tanya para sahabat. Aisyah ra lalu menjawab “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dahulu Rasulullah tidak pernah mengeyangkan perutnya dengan dua jenis makanan. Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”.&lt;/span&gt; Dan penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya berjenis-jenis makanan dalam perut telah melahirkan bermacam-macam penyakit. Maka sebaiknya jangan gampang tergoda untuk makan lagi, kalau sudah yakin bahwa anda sudah kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang selanjutnya, Rasulullah tidak makan dua jenis makanan yang panas atau dua jenis makanan yang dingin secara bersamaan. Beliau juga tidak makan ikan dan daging dalam satu waktu dan juga tidak langsung tidur setelah makan malam. Karena tidak baik bagi jantung. Beliau juga meminimalisir mengkonsumsi daging. Sebab terlalu banyak daging akan berakibat buruk pada persendian dan ginjal. Pesan Umar ra, “jangan kamu jadikan perutmu sebagai kuburan bagi hewan-hewan ternak!”&lt;br /&gt;Inilah beberapa tuntunan Rasulullah dalam makan dan minum, semoga kita bisa mengikuti jejak beliau. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;Shollu ‘alan Nabi!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2728891010883411482?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2728891010883411482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2728891010883411482&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2728891010883411482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2728891010883411482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/07/hidup-sehat-dengan-pola-makan.html' title='Hidup Sehat Dengan Pola Makan Rasulullah SAW'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-5709746769803763257</id><published>2009-06-22T20:47:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T20:58:51.769-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Karena Cinta Pada Rasululah</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SkBSp9BB5PI/AAAAAAAAAfs/__HBW04ZBrs/s1600-h/nabi-muhammad-saw.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350367238023144690" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 220px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SkBSp9BB5PI/AAAAAAAAAfs/__HBW04ZBrs/s320/nabi-muhammad-saw.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#cc33cc;"&gt;P&lt;/span&gt;ada zaman Rasulullah saw, ada seorang lelaki bernama Abdullah. Tapi karena ia sering bercanda, ia dapat julukan 'Himar' (si keledai). Ia sering membuat Rasulullah tertawa. Beliau pernah menghukumnya dgn mencambuk karena ia minum minuman keras. Pada suatu hari, ia dipanggil kembali dan dicambuk lagi. Seorang sahabat berkata : ya Allah, laknatlah dia! Betapa sering dia dipanggil krena perbuatannya Nabi saw bersabda: 'janganlah kamu melaknat dia, demi Allah, kamu tidak tahu bahwa ia mencintai Allah dan Rasul-Nya' (shahih Bukhari, Kitab Hudud 8:197) karena kealpaan si peminum itu dan ketidakmampuannya menahan nafsunya ia sering tergelincir, namun ia sering bercanda u/ menyenangkan hati Nabi, dia mencintai Allah dan Rasulnya. Rasulullah bersabda: 'sesungguhnya syafaatku diperuntukkan buat umatku yang berbuat dosa besar."(sunan ibn Majah 2:1441; musnad Ahmad 3:213 ; sunan Abi Daud 2:537; sunan Al-Turmudzi 4:45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di Zaman Rasulullah, di zaman ini kita bisa merasakan pertolongan Rasulullah saw, seperti sebuah peristiwa yang diceritakan oleh Jalaludin Rahmat dalam bukunya 'Rindu Rasulullah' :"Dalam salah satu perjalanan haji saya, saya berjumpa dgn kaum Muslim dari Arab Saudi, yang mengungsi ke Jordan. Salah seorang di antara mereka memberikan kpdku majalah Al-Haramayn, majalah kaum disiden kerajaan Saudi. Dalam artikel yg berjudul Al-mu'jizat Al-khalidah, diberitakan peristiwa yang terjadi pd salah satu musim haji. Seorang peziarah dgn menggendong anaknya berusaha mencium pintu makam Nabi saw. Tentu sj ia dihardik oleh askar yg menjaga makam Nabi dengan bentakan &lt;em&gt;'syirk!&lt;/em&gt; Ia bersikeras. Askar mendorongnya dengan kasar. Ia terjatuh dan anaknya terlempar. Ia menjerit, 'ya Rasul Allah, aku datang dari negeri jauh untuk melepas rinduku padamu. Engkau saksikan apa yang ia perbuat padaku. Aku adukan ia kepadamu." Tiba-tiba askar itu tersungkur. Ia mati. &lt;em&gt;Believe it or not&lt;/em&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Cintailah Rasulullah, karena seseorang akan bersama dengan orang-orang yang dicintainya di Akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahu a'lam. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-5709746769803763257?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/5709746769803763257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=5709746769803763257&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/5709746769803763257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/5709746769803763257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/06/karena-cinta-pada-rasululah.html' title='Karena Cinta Pada Rasululah'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SkBSp9BB5PI/AAAAAAAAAfs/__HBW04ZBrs/s72-c/nabi-muhammad-saw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6924767088819980893</id><published>2009-06-19T01:51:00.000-07:00</published><updated>2009-06-19T01:54:39.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Tiga Hari Bersama Penghuni Surga</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;alam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan An-Nasa’I, Anas bin Malik menceritakan sebuah kejadian yang dialaminya pada sebuah majelis bersama Rasulullah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Anas bercerita : “pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda, ‘sebentar lagi akan muncul di hadapan kalian seorang laki-laki penghuni surga’ . tiba-tiba muncullah laki-laki Anshar yang janggutnya basah dengan air wudhunya. Dia mengangkat kedua sandalnya pada tangan sebelah kiri.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Esok harinya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata begitu juga, “akan datang seorang lelaki penghuni surga.” Dan muncullah laki-laki yang sama. Begitulah Nabi mengulang sampai tiga kali.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Ketika majelis Rasulullah selesai, Abdullah bin Amr bin Al-Ash r.a. mencoba mengikuti seorang lelaki yang disebut oleh Nabi sebagai penghuni surge itu. Kemudian dia berkata kepadanya, “saya ini bertengkar dengan Ayah saya, dan saya berjanji kepada ayah saya bahwa selama tiga hari saya tidak akan menemuinya. Maukah kau member tempat pondokan buat saya selama hari-hari itu?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Abdullah mengikuti orang itu ke rumahnya, dan tidurlah Abdullah di rumah orang itu selama tiga malam. Selama itu Abdullah ingin menyaksikan ibadah apa gerangan yang dilakukan oleh orang itu yang disebut oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai penghuni surge. Tetapi selama itu ia tidak menyaksikan sesuatu yang istimewa di dalam ibadahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Kata Abdullah “setelah lewat tiga hari aku tidak melihat amalannya sampai-sampai aku hampir meremehkan amalannya, lalu aku berkata, ‘hai hamba Allah, sebenarnya aku tidak bertengkar dengan ayahku, dan tidak juga aku menjauhinya. Tetapi aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata tentang dirimu sampai tiga kali, ‘akan datang seorang darimu sebagai penghuni surge. ‘aku ingin memerhatikan amalanmu supaya aku dapat menirunya. Mudah-mudahan dengan amal yang sama aku mencapai kedudukanmu.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Lalu orang itu berkata, “yang aku amalkan tidak lebih dari apa yang engkau saksikan”.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;ketika aku mau berpaling, kata Abdullah, lelaki itu memanggil lagi, kemudian berkata, “demi Allah, amalku tidak lebih dari apa yang engkau saksikan itu. Hanya saja aku tidak pernah menyimpan dari diriku niat yang buruk terhadap kaum Muslim, dan aku tidak pernah menyimpan rasa dengki kepada mereka atas kebaikan yang diberikan Allah kepada mereka.” Lalu Abdullah bin Amr berkata “beginilah bersihnya hatimu dari perasaan jelek dari kaum Muslim, dan bersihnya hatimu dari perasaan dengki. Inilah tampaknya yang menyebabkan engkau sampai ke tmpat yang terpuji itu. Inilah justru yang tidak pernah bisa kami lakukan”&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                                                    .........&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “setiap masa ada orang yang sangat dekat dengan Allah (yang oleh Rasulullah disebut abdal). Kalau salah seorang di antara mereka mati, maka Allah akan menggantikannya dengan orang yang lain. Begitulah orang itu selalu ada di tengah-tengah masyarakat.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;Rasulullah mengatakan bahwa berkat kehadiran mereka, Allah menyelamatkan suatu masyarakat dari bencana. Karena merekalah Allah menurunkan hujan; karena merekalah Allah menumbuhkan tanaman; dan karena merekalah Allah menghidupkan dan mematikan. Sehingga para sahabat bertanya kepada Rasulullah “apa maksudnya ‘karena merekalah Allah menghidupkan dan mematikan?’” Rasulullah menjawab : “kalau mereka berdoa agar Allah memanjangkan usia seseorang, maka Allah panjangkan usianya. Kalau mereka berdoa agar orang zalim itu binasa, maka Allah binasakan mereka”. Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “orang ini mencapai kedudukan yang tinggi bukan karena banyak shalatnya, bukan karena banyak puasanya, bukan pula karena banyaknya ibadah hajinya, tetapi karena dua hal ; yaitu memiliki sifat kedermawanan dan kecintaan yang tulus kepada sesama kaum Muslim”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6924767088819980893?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6924767088819980893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6924767088819980893&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6924767088819980893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6924767088819980893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/06/tiga-hari-bersama-penghuni-surga.html' title='Tiga Hari Bersama Penghuni Surga'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-704875786024885135</id><published>2009-06-16T19:37:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T19:44:58.036-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPUTAR AHLUL BAIT'/><title type='text'>Nasehat Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad Mengenai Bani Alawi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;  Berkata Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : “ Tak seorangpun dari Bani Alawi boleh menyalahi cara-cara yang ditempuh oleh sesepuhnya dahulu, dan tidak boleh juga menyimpang dari jalan hidup dan perilaku mereka.." seterusnya dikatakan “sebab jalan mendekatkan diri kepada Allah (thariqah) yang mereka tempuh dibuktikan dengan kebenarannya oleh Al-Qur’an dan Sunnah Rasul SAW, dan berbagai riwayat hadits serta sejarah kehidupan kaum salaf. Dan kaum salaf itulah yang secara berantai menerima peninggalan para sesepuhnya, sampai kepada datuk pertama, Nabiyullah Muhammad SAW. Dalam hal ini masing-masing dari mereka itu mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Imam Al-Haddad selanjutnya berkata&lt;/span&gt;: “Adapun orang dari keturunan Ahlul Bait yang tidak mengikuti jejak para sesepuh mereka yang suci, orang demikian telah kerasukan angan-angan yang merusak disebabkan oleh ketidaktahuan mereka akan soal-soal agama. Meski demikian mereka masih tetap harus dihormati, karena tali kekerabatannya dengan Rasulullah SAW. Ia harus diingatkan dan diberi nasehat-nasehat dan didorong agar mau mempelajari dan mengkaji ilmu-ilmu agama seperti yang dilakukan oleh para sesepuh mereka, banyak berbuat kebajikan, menghayati akhlaq mulia dan berprilaku yang diridhai Allah SWT. Mereka harus diberi tahu bahwa merekalah yang paling layak menghayati kehidupan seperti itu dan lebih wajib daripada kaum muslimin lainnya. Mereka harus diberi peringatan sebaik-baiknya, bahwa nasab (keturunan) saja tidak bermanfaat, tidak akan mengangkat derajat seseorang tanpa dibarengi dengan ketaqwaan kepada Allah SWT, apalagi jika ialebih mengutamakan soal-soal keduniaan, mengabaikan ketaatan dan mengotori dirinya sendiri dengan perbuatan-perbuatan yang menyalahi ajaran-ajaran Allah dan Rasul-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;Dalam Kitabnya yang berjudul ‘Fushulul’Ilmiyah Wa-Ushulul Hikamiyyah, Imam Al-Haddad berkata: “siapapun yang mendukung ahlulbait, tidak boleh mengangung-agungkannya dan tidak boleh juga memuji-muji orang yang bodoh (jahil) kendati orang jahil itu berasal dari keturunan mulia (syarif) atau keturunan dari kaum salaf (sahabat nabi) yang saleh. Sebab, mengangung-agungkan dan memuji-muji orang ahlul bait secara berlebihan menurut kenyataannya akan dapat membuatnya lengah terhadap agama dan dapat pula nubuatnya merasa bangga di hadapan Allah. Juga dapat menjauhkan diri dari amal shaleh dan membuatnya lalai akan menambah bekal kehidupan akhiratnya. Oarng yang mengagung-agungkan dan memuji anggota ahlul bait hingga tergelincir dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebanggaan, sama dengan orang yang berusaha menjerumuskan mereka ke dalam bencana. Jika demikian mereka itu layak menerima murka Allah dan Rasul-Nya, dan dari kaum saleh (shalihin) asal keturunan mereka, yang mereka pandang sebagai sumber kemuliaan mereka, khususnya mereka yng jahil (tidak berilmu)”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;sumber: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sekilas Tentang Kaum Alawiyin (Habaib)&lt;/span&gt; –Idrus Alwi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-704875786024885135?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/704875786024885135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=704875786024885135&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/704875786024885135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/704875786024885135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/06/nasehat-al-habib-abdullah-bin-alwi-al.html' title='Nasehat Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad Mengenai Bani Alawi'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6386617463530877713</id><published>2009-05-24T20:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-24T20:43:46.908-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Memulai Ketaatan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;"&gt;   Bismillah Wal Hamdulillah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Ya Rabb Pemilik jagad raya beserta seluruh Isinya, dengan Ilmu dan rahasiaMu yang Maha Mengagumkan. Ya Allah Ampuni gadis kecil ini, yang hanya ingin menjadi berharga dalam masa mudanya, yang mengemis cintaMu tanpa henti, meski kadang hamba terperosok dan khilaf karena hamba kurang mengingatMu.&lt;br /&gt;Dari Abu Hurariah r.a., dari Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Ada tujuh golongan yang mendapat naungan dari Allah SWT pada hari kiamat kelak, di mana tidak ada sama sekali naungan pada hari itu melainkan naungan dari Allah SWT;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Imam (raja atau penguasa) yang adil,&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);font-size:130%;" &gt;2. Pemuda yang menjadi dewasa dalam beribadat kepada Allah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang hatinya tergantung di masjid,&lt;br /&gt;4. Dua orang yang saling mencintai satu sama lain kerana Allah. Mereka berkumpul kerana Allah dan berpisah kerana Allah.&lt;br /&gt;5. Seorang laki-laki yang dirayu oleh seorang wanita bangsawan yang cantik untuk berbuat mesum, lalu dia menolak dengan kata, 'Aku takut kepada Allah.'&lt;br /&gt;6. Orang yang bersedekah dengan diam-diam, sehingga tangan kanannya tidak mengetahui apa yang disedekahkan tangan kirinya.&lt;br /&gt;7. Orang yang mengalir air matanya ketika berzikir, mengingat dan menyebut nama Allah dalam keadaan bersunyi diri kerna mengingatkan sifat Jalal dan sifat Jamal Allah SWT."&lt;br /&gt;(Shahih Muslim, diriwayatkan juga oleh Abu Daud dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sungguh berat menjalani kesabaran untuk mencapai ketaatan kepada Allah. Dunia yang berdandan dengan kemewahan dan kesenangan, lingkungan yang jauh dari syariat, kawan yang saling menjerumuskan, kawan yang tidak pernah mengingatkan, kawan yang mengajak bersenang-senang.. Ya Rabb, tidak ada yang lebih baik dari menutup mata terhadap kemaksiatan,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak ada kata berhenti untuk mengejar keshalehan., sekali terjatuh dalam khilaf dan kemaksiatan, jangan putus asa dari Rahmat Allah.. karena keburukan akhlak bukanlah takdir, bukanlah hal yang tidak bisa dirubah. Bersegaralah untuk menjadi muslim yang kaffah (sempurna dalam menjalankan syariat Islam)… jangan pernah berkata bahwa diri sendiri buruk, penuh maksiat, dan tidak mau berubah sebelum Allah takdirkan, sebelum Allah tetapkan saatnya, sebelum Allah datangkan hidayah… Ikhwah, pemikiran seperti itu adalah salah besar, Allah telah menetapkan dalam diri manusia itu fitrah yang condong kepada kebaikan, dan nafsu. Setiap manusia mendapat risalah dari Allah yang seringkali tidak ia sadari,baik dalam bentuk teguran dari sahabat, mendengar ceramah, kejadian alam, hingga melalui mimpi. Jika orang tersebut mengikuti risalah yang bersumber dari Allah tersebut, dan bersegera untuk menjadi Muslim yang bertaqwa (menjalankan perintah Allah, menjauhi Larangan-Nya), maka ia telah mengalahkan nafsunya. Namun jika ia tidak mau menaati Allah dan mengabaikan risalah yang datang padanya, maka tunggu pada saat Allah mendatangkan keputusan-Nya, ketika Allah kunci mati hatinya..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Alhamdulillah, sekarang ini banyak ukhti-ukhti para muslimah yang telah mengenakan khimar/kerudung (kain yang menutup kepala hingga dada), Alhamdulillah ‘ala kulli hal. Tapi ada yang sedikit disayangkan, mereka mengenakan khimar tersebut beserta celana jeans ketat atau baju pendek, atau ukhti tersebut mengenakan kerudung yang pendek, tidak sampai menutup ke dada atau juga, kerudung mereka kadangkala masih dilepas, *ketentuan &lt;a href="http://ragwanpalace.blogspot.com/2009/04/hijab-mengapa-tidak-kau-kenakan.html" target="_blank"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;selanjutnya baca…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt; * Atau, ada yang melepas khimarnya di dalam rumah, diperbolehkan, tapi ingat…lihat dulu, harus dipastikan di dalam rumah tidak ada yang bukan muhrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sesama muslim, saudara fillah, kita harus selalu mengingatkan. Mungkin saja ukhti-ukhti tersebut tidak mempelajari hukum syariat lebih lanjut, sehingga mereka belum paham akan aturan-aturan dalam pakaian muslimah. Atau mungkin di lingkungan keluarga dan pertemanan, tidak ada orang-orang yang mendorong dan memberikan nasihat untuk membentengi keimanan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ingatlah firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#وَالْعَصْرِ&lt;br /&gt;#إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ&lt;br /&gt;إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ #وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi masa.&lt;br /&gt;Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,&lt;br /&gt;kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. (Al-Ashr:1-3)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Marilah kita berusaha menjadi orang-orang yang beruntung dengan beramal shalih dan saling menasihati tentang kebenaran dan kesabaran, jangan berhenti untuk belajar, disaat iman terasa mulai menipis, segeralah perbanyak ibadah dan mengingat Allah subhanahu wa ta’ala, mencari teman yang shalih, membaca buku-buku agama, mendengarkan ceramah, dan jauhi terlalu banyak candaan, bersenang-senang hingga lalai mengingat Allah, dan teman yang mengajak kepada maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudaraku fillah, ketaatan tidaklah mudah, mungkin pahit pada awalnya, tapi manis jika ikhlas dijalani, dan berujung pada ridho Allah subhanahu wa ‘ta’ala..&lt;br /&gt;Ya Allah Maha Luas Ilmu-Mu, tiada daya upaya selain pertolonganMu, mudahkan kami menjalankan ketaatan, mudahkan dan bukakan hati kami untuk menerima kebaikan dan petunjuk dariMu&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;..aamiin ya Rabb… &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6386617463530877713?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6386617463530877713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6386617463530877713&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6386617463530877713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6386617463530877713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/05/memulai-ketaatan.html' title='Memulai Ketaatan'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-1726034354276418052</id><published>2009-05-16T02:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T02:54:55.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Buku Bagus...Buku Bagus.... ^o^</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWj4RlRI/AAAAAAAAAfM/9zSEOcr21Hw/s1600-h/16052009007.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWj4RlRI/AAAAAAAAAfM/9zSEOcr21Hw/s320/16052009007.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336356927696901394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;   ESQ for Te&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ens&lt;/span&gt; : &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Ginanjar Agustian &amp;amp; Ridwan Principles &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Membaca Buku ini, rasanya seperti mengikuti training ESQ langsung! Mau tau gimana caranya jadi remaja yang PeDe?  Atau gimana sih caranya menumbuhkan jiwa kepemimpinan Kamu? Di dalam buku ini, kamu juga diajarin cara membangun visi dalam hidup… so, hidup kamu Insya Allah akan lebih terarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWvbHC6I/AAAAAAAAAfU/kwvV4Ystrdw/s1600-h/16052009004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 105px; height: 140px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWvbHC6I/AAAAAAAAAfU/kwvV4Ystrdw/s320/16052009004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336356930795801506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;17 Habaib Berpengaruh di Indonesia&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Abdul Qadir Umar Maulada&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;wilah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buku ini berisi biografi dan peranan 17 Ulama Dzuriyat (keturunan) Rasulullah di Indonesia. Buku ini juga dilengkapi dengan 210 foto-foto 17 Habaib tersebut. Di dalamnya terdapat kisah dan tauladan kaum shalihin sehingga menyejukkan hati dan akan membuat para pembaca  terasa sangat dekat dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWnN_WCI/AAAAAAAAAfc/KtlH3uQdnF0/s1600-h/16052009008.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 105px; height: 140px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWnN_WCI/AAAAAAAAAfc/KtlH3uQdnF0/s320/16052009008.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336356928593287202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Astagfirullah: Islam Jangan Dijual&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Eko Prasetyo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masih dengan ciri khas Bang Eko Prasetyo yang ‘pedas’ dan ‘tajam’ dalam tulisan-tulisannya, kali ini kita diajak untuk memikirkan lebih keras bahwa kini, Islam sering dijual dan dijadikan label di pasaran! namun ternyata, sebagian besar dari ummat muslim tidak menyadarinya…  so, kalo mo jadi Muslim yang pinter, baca deh buku ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MW4lL1BI/AAAAAAAAAfk/P4xkYphyvqU/s1600-h/16052009011.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 102px; height: 136px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MW4lL1BI/AAAAAAAAAfk/P4xkYphyvqU/s320/16052009011.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336356933253977106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Mengenal Aliran-aliran dalam Islam dan Ciri-ciri Ajarannya&lt;/span&gt; : &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Drs. KH.M.Sufyan Raji Abdullah, Lc.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di dalam buku ini kamu bisa menemukan sejumlah Aliran, faham, Firqoh, hingga aliran kebatinan beserta sejarah berdirinya juga pembahasan dan cirri-ciri ajarannya sehingga kamu bisa membandingkan dengan firqoh Najiyah yaitu Ahlusunnah wal Jama’ah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-1726034354276418052?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/1726034354276418052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=1726034354276418052&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1726034354276418052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1726034354276418052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/05/buku-bagusbuku-bagus-o.html' title='Buku Bagus...Buku Bagus.... ^o^'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sg6MWj4RlRI/AAAAAAAAAfM/9zSEOcr21Hw/s72-c/16052009007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6991240157525791813</id><published>2009-05-13T23:15:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T23:45:03.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><title type='text'>Hak-hak Wanita Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sgu9r3TFiqI/AAAAAAAAAeE/-EuQJcFCe2k/s1600-h/wanita_islam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 291px; height: 285px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sgu9r3TFiqI/AAAAAAAAAeE/-EuQJcFCe2k/s320/wanita_islam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335566744826514082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Islam datang, situasi wanita sangat buruk. Mereka tidak mempunyai hak-hak atau nilai apapun. Islam menyelamatkannya dari kondisi yang buruk ini dan mengangkatnya pada status yang tinggi. Islam membebaskan wanita dari ketidakadilan, dimana mereka tunduk dan menjadikan mereka merasa penting dan sejajar dengan pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Gambaran Keadaan Wanita Sebelum Dakwah Islam Datang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Wanita di Mata Orang-orang Yunani&lt;br /&gt;Di mata mereka, wanita sangat dilecehkan dan diejek. Sampai-sampai mereka mengklaim kaum wanita sebagai najis dan kotoran dari hasil perbuatan syetan. Bagi mereka, wanita sama rendahnya dengan barang dagangan yang bisa diperjual belikan di pasar-pasar. Wanita boleh di rampas haknya. Tidak perlu diberikan hak bagian harta pusaka dan juga tidak berhak menggunakan hartanya sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;B. Wanita di Mata orang-orang Romawi&lt;br /&gt;Di zaman Romawi yang orang-orangnya memiliki semboyan cukup terkenal “wanita itu tidak punya ruh”, kaum wanita mengalami berbagai macam siksaan yang kejam. Betapa tidak, sering kali mereka harus menahan panasnya minyak yang dituangkan ke tubuhnya yang sudah diikat di sebuah tiang. Bahkan kadang mereka di ikatkan pada ekor kuda lalu dibawanya lari sekencang mungkin sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Wanita di Mata Orang-orang Cina&lt;br /&gt;Orang-orang cina menyamakan wanita dengan air penyakit yang membasuh kebahagiaan dan harta. Seorang berkebangsaan Cina berhak menjual istrinya sebagaimana budak perempuan. Apabila seorang wanita Cina menjadi janda, maka keluarga mendiang suami berhak atas dirinya. Jadi, ia seperti barang peninggalan yang bisa diwarisi. Bahka seorang suami berhak mengubur istrinya hidup-hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Wanita di mata orang-orang Hindu&lt;br /&gt;Di mata orang-orang Hindu, seorang wanita tidak berhak untuk hidup setelah ditinggal mati oleh suaminya. Pada hari kematian suaminya, ia juga harus ikut mati, atau ia harus membakar dirinya dalam keadaan hidup bersama suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Wanita di mata Orang-orang Persia&lt;br /&gt;Menurut mereka, seseorang boleh saja menikahi ibunya sendiri, saudara perempuan kandung, tante, bibi, keponakannya dan muhrim-muhrimnya yang lain.&lt;br /&gt;Pada saat haid, seorang wanita akan diasingkan ke tempat yang jauh dari luar kota. Terlebih kalau ia kebetulan menjadi istri atau di bwah kekuasaan dictator, maka nasibnya berada di tangan laki-laki itu, mau dibunuh atau dibiarkan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Wanita di Mata orang-orang Nasrani.&lt;br /&gt;Pernah salah seorang yang dianggap suci di antara mereka mengatakan, “sesungguhnya wanita adalah sumber kejahatan, malapetaka yang disukai, sangat penting bagi keluarga dan rumah tangga, pembunuh yang dicintai, dan musibah yang dicari.&lt;br /&gt;Pada tahun 586 M, orang-orang Perancis pernah menyelenggarakan sebuah konferensi untuk membahas masalah ini :&lt;br /&gt;“apakah wanita itu bisa dianggap manusia atau tidak? Apakah wanita itu punya ruh atau tidak? Kalau punya ruh, maka apakah ruhnya itu ruh hewan atau ruh manusia? Kalau ruhnya manusia, apakah ia sama dengan laki-laki atau lebih rendah?”&lt;br /&gt;Akhirnya konferensi itu membuat kesimpulan “sesungguhnya wanita dalah seorang manusia, akan tetapi, diciptakan untuk melayani kaum laki-laki saja”&lt;br /&gt;Undang-undang sipil Perancis pasca revolusi menetapkan, oarng-orang yang tak perlu diperhitungkan adalah anak kecil, orang gila dan wanita, sampai pada tahun 1938 ketetapan itu diganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Wanita di Mata Orang-orang Arab Jahiliyah&lt;br /&gt;“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (An-Nahl: 58-59)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman Jahiliyah dulu, wanita tidak memiliki hak waris. Seorang wanita pada waktu itu tidak mempunyai hak apapun terhadap suaminya. Sebaliknya, seorang suami berhak menceraikan istrinya lalu merujuknya lagi, kemudian menceraikan lalu merujuknya kembali. Apabila seorang suami mati, maka anak yang paling tua bisa mengawini ibu(tiri)nya. Kalau tidak ia berhak mengawinkannya kepada siapa saja yang ia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Islam Rahmatan lil Alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah mengangkat martabat kaum wanita. Pria dan wanita benar-benar sejajar dalam pertimbangan manusia, masing-masing memiliki kemanfaatan atas yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan (Al-Isra’ :70).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kitab suci Al-Qur’an berbicara mengenai manusia atau anak-anak Adam, itu berarti pria dan wanita. Tetapi jika Al-Qur’an ingin menunjuk salah satu di antara mereka secara tunggal, maka akan menggunakan istilah ‘pria’ atau ‘wanita’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw menggambarkan hubungan antara pria dan wanita dalam cara berikut:&lt;br /&gt;“wanita adalah saudara perempuan pria, mereka juga memiliki hak dan kewajiban, semua dalam hubungan yang adil dan layak” (dalam sunan Tirmidzi). Penggunaan kata “saudara perempuan” menunjukkan secara jelas mengenai kesetaraan antara mereka. Bagi Allah, pria dan wanita adalah setara kecuali dalam amal kebaikan yang mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah swt berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan (Q.S An-Nahl : 97)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikit pun. (Q.S An-Nisa: 124)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. (Q.S Ali-Imran: 195)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S At-Taubah: 71)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Q.S Al-Ahzab: 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emansipasi wanita, gerakan yang sangat diagung-agungkan oleh banyak orang, khususnya wanita sendiri, agaknya jangan kebablasan sehingga wanita menjadi lupa diri dan melanggar aturan-aturan Allah swt. Cukuplah Islam mengatur hak-hak, apa yang harus dilakukan atau yang tidak boleh dilakukan oleh wanita dengan sangat sempurna. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6991240157525791813?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6991240157525791813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6991240157525791813&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6991240157525791813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6991240157525791813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/05/hak-hak-wanita-dalam-islam.html' title='Hak-hak Wanita Dalam Islam'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/Sgu9r3TFiqI/AAAAAAAAAeE/-EuQJcFCe2k/s72-c/wanita_islam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6848821018387749598</id><published>2009-05-09T04:57:00.000-07:00</published><updated>2009-05-09T05:53:14.482-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPUTAR AHLUL BAIT'/><title type='text'>Asal Usul Sebutan Alawiyin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SgV8PIihOfI/AAAAAAAAAd0/ktlRUTUAbH8/s1600-h/sayyid-alwi-al-maliki.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 196px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SgV8PIihOfI/AAAAAAAAAd0/ktlRUTUAbH8/s320/sayyid-alwi-al-maliki.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333805933122370034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nenek moyang golongan Sayyid di Hadramaut adalah seorang yang bernama Ahmad bin Isa yang dijuluki Al-Muhajir, yang menurut tradisi telah menetap di negeri itu selama 10 Abad. Ia berasal dari Basora Irak. Kepindahannya ke Hadramaut disebabkan kekusaan dictator kekhalifahan Bani Abbas yang secara turun menurun memimpin umat Islam, mengakibatkan rasa ketidakpuasan di kalangan rakyat. Rakyat mengharapkan salah satu keturunan Rasulullah dapat memipin mereka. Akibat dari kepemimpinan yang dictator, banyak kaum muslim berhijrah, menjauhkan diri dari pusat pemerintahan Baghdad dan menetap di Hadramaut. Imam Ahmad bin Isa keadaannya sama dengan para sesepuhnya. Beliau seorang ‘alim, ‘amil (mengamalkan ilmunya), hidup bersih dan wara’ (pantang bergelimang dalam soal keduniaan). Allah swt mengaruniainya dua ilmu sekaligus, ilmu tentang soal-soal lahir dan ilmu tentang futuhatul-bathin (mengetahui beberapa masalah ghaib). Di Iraq beliau hidup terhormat dan disegani, mempunyai kedudukan terpandang dan mempunyai kekayaan cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="full post"&gt; Ketika beliau berangkat hijrah dari Iraq ke Hijaz pada tahun 317 H beliau di temani oleh istrinya, Syarifah Zainab bintiAbdullah bin Al-Hasan bin ‘Ali Al-‘Uraidhy, bersama putera bungsunya bernama Abdullah, yang kemudian dikenal dengan nama Ubaidillah. Turut serta dalam hijrah itu cucu beliau yang bernama Ismail bin Abdullah yang dijuluki dengan Bashriy. Turut pula dua anak lelaki dari paman beliau dan orang-orang yang bukan dari kerabat dekatnya. Mereka merupakan rombongan yang terdiri dari 70 orang. Imam Al-Muhajir membawa sebagian dari harta kekayaannya dan beberapa ekor unta ternaknya. Sedangkan putera-putera yang lain ditinggalkan menetap di Iraq.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="full post"&gt;Tibalah Imam Al-Muhajir di Madinah Al-Muhajir di Madinah Al-Munawwarah dan tinggal disana selama satu tahun. Pada tahun itulah kaum Qaramithah memasuki kota Makkah dan menguasainya. Mereka meletakkan pedang di Al-Hajij dan memindahkan Hajarul-Aswad dari tempatnya ke tempat yang lain yang dirahasiakan. Pada tahun berikutnya Al-Muhajir berangkat ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Dari Makkah beliau menuju Asir lalu ke Yaman. Di Yaman beliau meninggalkan anak pamannya yang bernama Sayyid Muhammad bin Sulaiman, datuk kaum Sayyid Ahadilah. Kemudian Imam Al-Muhajir berangkat menuju Hadramaut dan menetap di Hasisah. Imam Al-Muhajir menetap di Hadramaut atas dasar pengarahan dari Allah swt. Sebab kenyataan menunjukkan, setelah beliau hijrah ke negeri itu di sana memancar cahaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="full post"&gt;Terang sesudah beberapa lama gelap gulita. Penduduk yang awalnya bodoh berubah menjadi mengenal ilmu. Imam Al-Muhajir dan keturunannya berhasil menundukkan kaum Khawarij dengan dalil dan argumentasi. Kaum Khawarij tidak mengakui atau mengingkari Imam Al-Muhajir berasal dari keturunan Nabi Muhammad saw. Untuk memantapkan kepastian nasabnya sebagai keturunan Rasulullah saw Sayyid Ali bin Muhammad bin Alwi berangkat ke Iraq. Di sanalah ia beroleh kesaksian dari seratus orang terpercaya dari mereka yang hendak berangkat menunaikan ibadah haji. Kesaksian mereka yang mantap ini lebih memantapkan lagi di Makkah dan beroleh kesaiksian dari rombongan Hujjaj Hadramaut sendiri. Dalam upacara kesaksian itu hadir bebrapa kaum Khawarij, lalu mereka ini menyampaikan berita tantang kesaksian itu ke Hadramaut. Dengan demikian, mantaplah sudah pengakuan masyarakat luas mengenai keutamaan para Ahlul Bait sebagai keturunan Rasulullah saw melalui puteri beliau Siti Fatimah Az-Zahrah dan Imam Ali bin Abi Thalib. Al’Allamah Yusuf bin Ismail An-Nabhani dalam bukunya Riyadhul Jannah mengatakan: “kaum Sayyid Al-Ba Alwiy oleh umat Muhammad saw sepanjang zaman dan di semua negeri telah diakui bulat keturunan maupun kekrabatan, dan mereka itu adalah orang-orang yang paling tinggi ilmu pengetahuan agamanya, paling banyak keutamaannya dan paling tinggi budi pekertinya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="full post"&gt;Al-Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad dalam bukunya “Risatul Muawwanah” mengatakan Al-Imam Muhajir Syekh Ahmad bin Isa bin Muhammad bin Ali bin Al-Imam Ja’far Shadiq, ketika menyaksikan munculnya bid’ah, pengobralan hawa nafsu dan perbedaan pendapat yang makin menghangat, maka beliau hijarah dari negaranya (Iraq) dari tempat yang satu ke tempat yang lain hingga sampai di Hadramaut, beliau bermukim di sana hingga wafat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="full post"&gt;Ahmad bin Isa, dengan maksud memelihara keturunan dari pengaruh buruk dan kesesatan yang nyata yang telah mewarnai kehidupan kekhalifahan Bani Abbas, turut pula berhijrah dari Basra ke Hadramaut pada tahun 317 H dan wafat di Hasisah pada tahun 345 Hijriah. Imam Ahmad bin Isa mempunyai empat orang putera yaitu Ali, Husein, Ubaidillah dan Muhammad. Ubaidillah hijrah bersamaayahnya ke Hadramaut dan mendapat tiga orang putera yaitu Alwi, Jadid dan Ismail (Bashriy). Dalam tahun-tahun terakhir abad ke 6 H keturunan Ismail dan Jadid punah dalam sejarah, sedangkan keturunan Alwi tetap lestari. Mereka menamakan diri dengan nama sesepuhnya, Alwi yang kemudian dikenal dengan kaum Sayyid Alawiyin (menurut Sayyid Muhammad Ahmad As-Syatri dalam bukunya Siratus-Salaf min Bani Alawi al-Husainiyyin, gelar yang diberikan oleh masyarakat Hadramaut kepada tokoh-tokoh besar Alawiyin ialah ; IMAM, dari abad III H sampai abad VII H, SYAIKH dari abad VII sampai abad XI H, HABIB dari pertengahan abad XI sampai abad XIV, SAYYID dari awal abad XIV), atau dengan logat hadramaut mereka disebut Al-Ba’Alawiy. Sejarawan Hadramaut Muhammad Bamuthrif mengatakan bahwa ‘alawiyin’ atau ‘qabilah Ba’alawiy’ dianggap qabilah yang terbesar jumlahnya di Hadramaut dan yang paling banyak hijrah ke Asia dan Afrika. Qabilah Alawiyin di Hadramaut dianggap orang Yaman karena mereka tidak berkumpul kecuali di Yaman dan sebelumnya tidak terkenal di luar Yaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="full post"&gt;Jauh sebelum itu, yaitu pada abad-abad pertama Hijriah julukan Alawiy digunakan oleh setiap orang yang bernasab kepada Imam Ali bin Abi Thalib, naik nasab atau keturunan dalam arti yang sesungguhnya maupun dalam arti persahabatan akrab. Kemudian sebutan itu (Alawiy) hanya khusus berlaku bagi anak cucu keturunan Imam Al-Hasan dan Imam Al-Hussein. Dalam perjalanan waktu berabad-abad, akhirnya sebutan Alawiy hanya berlaku bagi anak cucu keturunan Imam Alwi bin Ubaidillah. Alwi adalah anak pertama dari cucu-cucu Imam Ahmad bin Isa yang lahir di Hadramaut. Keturunan Ahmad bin Isa yang menetap di Hadramaut ini dinamakan “ALAWIYIN” diambil dari nama cucu beliauAlwi bin Ubaidillah bin Ahmad bin Isa yang dimakamkan di kota Sumul. Dari keturunan Imam Alwiy bin Ubaidillah muncul sejumlah ‘Ulama-auliya, mereka mengkhususkan perhatian hanya kepada dakwah mengajak manusia kembali kepada kebenaran Allah swt. Setiap orang dari mereka mempunyai sanad (sandaran) yang bersambung ke Rasulullah saw. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6848821018387749598?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6848821018387749598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6848821018387749598&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6848821018387749598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6848821018387749598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/05/asal-usul-sebutan-alawiyin.html' title='Asal Usul Sebutan Alawiyin'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SgV8PIihOfI/AAAAAAAAAd0/ktlRUTUAbH8/s72-c/sayyid-alwi-al-maliki.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-1549012778576779442</id><published>2009-04-30T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:28:08.407-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Menjawab'/><title type='text'>ISLAM MENGHENDAKI KETIDAKTOLERANSIAN dan EKSTREMISME SERTA ISTILAH “MUSLIM” TELAH MENJADI SINONIM DENGAN “TERORIS” ?</title><content type='html'>Ibarat membaca buku dengan tidak tuntas, beberapa kalangan khususnya non-muslim telah banyak berprasangka buruk terhadap Islam. Terutama setelah peristiwa 11 September (WTC). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah jawaban mengenai tuduhan Islam sebagai agama teroris dan ekstrim:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“teks Al-Qur’an secara jelas melarang ketidaktoleransian dan ekstremisme:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;دِينِكُمْ فِي تَغْلُوا ﻵ&lt;br /&gt;“Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu (An-Nisa-171)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span id="fullpost"&gt; Umat Islam digambarkan sebagai bangsa yang adil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَيَكُونَ النَّاسِ عَلَى شُهَدَاءَ لِتَكُونُوا وَسَطًا أُمَّةً جَعَلْنَاكُمْ وَكَذَلِكَ شَهِيدًا عَلَيْكُمْ الرَّسُولُ&lt;br /&gt;“kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat yang adil dan pilihan (Al-Baqarah-143)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt juga memperingatkan kepada Nabi saw dan orang-orang mukmin untuk tidak melampaui batas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَعْمَلُونَ بِمَا إِنَّهُ تَطْغَوْا وَلا مَعَكَ تَابَ وَمَنْ أُمِرْتَ كَمَا فَاسْتَقِمْ بَصِيرٌ&lt;br /&gt;“maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu, dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas (Hud-112)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Barang siapa berfikir secara dalam mengenai hikmah dan ajaran-ajaran Islam, maka akan benar-benar sadar bahwa mereka berada dalam prinsip-prinsip kemudahan dan keampunan. Allah swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْعُسْرَ بِكُمُ يُرِيدُ وَلا الْيُسْرَ بِكُمُ اللَّهُ يُرِيدُ&lt;br /&gt;“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu (Al-Baqarah-185)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal demikian juga bisa dilihat dalam tatacara peribadatan Islam seperti Shalat, puasa, zakat, dan haji yang menanamkan sifat-sifat mulia dan standart moral yang tinggi (penghormatan terhadap ikatan kekeluargaan, saling memaafkan, keadilan, kesabaran, dan saling membantu untuk tetap pada jalan yang benar) Allah swt Berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالْمُنْكَرِ الْفَحْشَاءِ عَنِ تَنْهَى الصَّلاةَ إِنَّ&lt;br /&gt;“sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar (Al-Ankabut-45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan bahwa Nabi SAW bersabda : “puasa adalah perisai yang menjagamu dari perbuatan keji dan kebodohan. Jika ditantang untuk berkelahi, orang berpuasa harus menjawab dengan mengulangi dua kali “aku sedang berpuasa (HR.Bukhari).&lt;br /&gt; Nabi saw juga menyatakan bahwa Allah swt menganggap sebagai suatu sedekah, yaitu perbuatan yang dilakukan seseorang untuk menghilangkan rintangan yang membahayakan dari jalan, memohonkan berkah Allah untuk orang yang bersin (dengan mengucapkan Yarhamukallah/yarhamukillah), member salam dan menjawabnya dengan yang lebih baik dari yang ia terima. Harus dicatat disini, bahwa salam yang dipakai oleh umat Islam adalah Assalamu Alaikum (semoga keselamatan tetap padamu)&lt;br /&gt; Bahkan, benar-benar bahwa ketika Nabi saw masih hidup, beberapa orang Muslim menyalahartikan ajaran Islam. Mereka menganggap bahwa orang Muslim harus selalu mengabdikan hidupnya untuk beribadah, yang mengarah kepada kehidupan asketisme dan melepaskan kearunia dari dunia ini. Karena itu, Nabi saw harus menunjukkan kepada mereka tentang kesalahan yang dilakukan dan menjelaskan kepada mereka bahwa orang muslim yang terbaik adalah orang yang berusaha mendamaikan antara ibadah dan tugas-tugas dunianya. &lt;br /&gt;Sesungguhnya inilah apa yang ditetapkan Al-Qur’an dalam ayat berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الدُّنْيَا مِنَ نَصِيبَكَ تَنْسَ وَلا الآخِرَةَ الدَّارَ اللَّهُ آتَاكَ فِيمَا وَابْتَغِ&lt;br /&gt; اللَّهُ إِنَّ الأرْضِ فِي الْفَسَادَ تَبْغِ وَلا إِلَيْكَ لا اللَّهَ أَحْسَنَ كَمَا وَأَحْسِنْ &lt;br /&gt;الْمُفْسِدِينَ يُحِبُّ اللَّهَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, Islam datang untuk menegakkan keseimbangan dan kesejajaran setelah ekstremisme yang telah dilakukan oleh orang-orang Yahudi ketika mereka menolak alam dengan melarang apa yang telah diperbolehkan dan disenangi Allah dalam persoalan-persoalan dunia dan dalam kebohongan dan  kepalsuan untuk mengumpulkan keuntungan. Islam juga datang untuk memperbaiki ekstremisme yang dilakukan oleh orang-orang Kristen ketika mereka melampaui kehendak Tuhan dan menetapkan pada rahibnya sebuah kehidupan kematangan, pengasingan, dan pengabdian sepenuhnya untuk beribadah. Allah menyatakan bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لِعِبَادِهِ أَخْرَجَ الَّتِي اللَّهِ زِينَةَ حَرَّمَ مَنْ قُلْ&lt;br /&gt;“Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya (Al-A’raaf-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, telah jelas bahwa ekstremisme dan ketidaktoleran tidak ditetapkan oleh agama, tetapi sebaliknya, hal itu diakibatkan oleh konseptualisasi yang salah atau tidak lengkap. Nabi Saw telah mencatat bahwa orang ekstremis bisa menjadi tidak beragama (kafir) sebagai akibat dari penafsiran yang tidak benar dan bacaan-bacaan yang ia buat mengenai agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abi Said Al-Khudry meriwayatkan bahwa : “ketika Nabi saw sedang membagikan bagian, Abdullah ibn al-Khuwaisyira al-Tamimi datang dan berkata : ‘jujurlah wahai Nabi! Siapa yang lebih jujur dan adil daripada aku?’ terhadap hal ini Umar ibn Khattab berkata : ‘wahai Nabi! Biarkan aku memotong lehernya!’ kemudian Nabi saw bersabda : ‘biarkan dia!ada seorang seperti dia yang memulai jalan yang benar, ajlan sebuah anak panah yang menyimpang dari haluannya *Bukhari telah meriwayatkan bahwa telah terjadi konsesnsus tentang keshahihan dari ucapan ini*&lt;br /&gt;Ini berarti bahwa mereka menjadi terlalu kokoh dalam ketaatan ibadahnya, tetapi mereka tidak mengerti signifikasi dan esensinya. Terlebih dari itu, mereka bahkan tidak menyadari bahwa sikap yang baik merupakan esensi dari setiap ibadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai dugaan terorisme, yang mana telah melekat dalam Islam, hal ini digambarkan berdasarkan tindakan sangat sedikit orang atau kelompok yang bersembunyi di balik topeng agama, dan Islam tidak menyetujui jenis orang ini. Sebenarnya, tidak pernah diceritakan bahwa para sahabat Nabi saw atau para khalifah ortodok pernah membunuh seorang non-muslim yang damai atau mencoba menyuruhnya masuk Islam di bawah ujung pedang. Juga tidak pernah diketahui bahwa diantara mereka membunuh seorang muslim karena dia mempertahankan pendapat yang berbeda atau mengikuti golongan yang berbeda. Yang dikatakan Al-Qur’an tentang ini:&lt;br /&gt;النَّاسَ قَتَلَ فَكَأَنَّمَا الأرْضِ فِي فَسَادٍ أَوْ نَفْسٍ بِغَيْرِ نَفْسًا قَتَلَ مَنْ &lt;br /&gt;جَمِيعًا النَّاسَ أَحْيَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَاهَا وَمَنْ جَمِيعًا&lt;br /&gt;“barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya (Al-Maidah-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam juga mendorong orang Muslim untuk memperlakukan orang non-muslim dengan perbuatan yang baik dan berlaku adil : &lt;br /&gt;دِيَارِكُمْ مِنْ يُخْرِجُوكُمْ وَلَمْ الدِّينِ فِي يُقَاتِلُوكُمْ لَمْ الَّذِينَ عَنِ اللَّهُ يَنْهَاكُمُ ﻻ&lt;br /&gt;" Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Mumtahanah-8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, terorisme telah menjadi fenomena Internasional, yang mana setiap masyarakat dan agama menderita karenanya. Terorisme adalah musuh Islam yang berusaha keras untuk menjadikannya Nampak seolah-olah masyarakat Muslim adalah satu-satunya yang menciptakan para teroris. Tuduhan seperti itu sama sekali tidak ditemukan. Terdapat lebih dari satu milyar umat Islam yang hidup damai di seluruh dunia dan yang bermaksud bersungguh-sungguh untuk menjamin keamanan dan stabilitas social, karena mereka mengetahui bahwa prinsip-prinsip pokok dari agamanya adalah berdasarkan pada perdamaian dan toleransi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :Islam Agama Teroris? – Dr. Ahmad Shalabi , dkk &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-1549012778576779442?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/1549012778576779442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=1549012778576779442&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1549012778576779442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1549012778576779442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/04/islam-menghendaki-ketidaktoleransian.html' title='ISLAM MENGHENDAKI KETIDAKTOLERANSIAN dan EKSTREMISME SERTA ISTILAH “MUSLIM” TELAH MENJADI SINONIM DENGAN “TERORIS” ?'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2228494366150497584</id><published>2009-04-30T21:03:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:40:47.138-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><title type='text'>HIJAB, Mengapa Tidak Kau Kenakan?</title><content type='html'>“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An-Nur:31) &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al-Ahzab:59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. An-Nur:31 yang mulia di atas memberikan batas yang jelas tentang orang-orang yang menjadi muhrim bagi seorang wanita, yang boleh menampakkan perhiasan (bagian badan  tempat perhiasan) kepadanya, tanpa maksud pamer dan menyombongkan diri, dan sekaligus perintah untuk menggunakan khimar (kerudung), sementara QS. Al-Ahzab:59 menegaskan mengenai perintah berjilbab (menggunakan baju kurung yang tidak sempit yang menutupi seluruh tubuh)&lt;br /&gt;Namun, apa yang menghalangi ukhti sehingga enggan menggunakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BELUM MANTAP&lt;br /&gt;“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Al-Ahzab: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ukhti percaya dan beriman bahwa Allah Maha Bijaksana dan lebih mengetahui  penetapan hokum dari padanya, maka jika telah datang perintah Allah tidak ada lagi pilihan baginya kecuali mentaati perintah tersebut. Ketika mendengar perintah Allah tidak ada lagi pilihan baginya kecuali mentaatinya. &lt;br /&gt;الْمَصِيرُ وَإِلَيْكَ رَبَّنَا غُفْرَانَكَ وَأَطَعْنَا سَمِعْنَا وَقَالُوا &lt;br /&gt;mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". (Al-Baqarah: 285)&lt;br /&gt;ketika Allah memerintahkan kita dengan suatu perintah, Dia Maha mengetahui bahwa perintah itu untuk kebaikan kita. Demikian pula ketika memerintahkan wanita untuk berhijab, Dia Maha Mengetahui bahwa itulah sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan, dan keagungan wanita.&lt;br /&gt;Dengan kepercayaan seperti ini, apakah patut dan masuk akal kita menolak perintah Allah yang Maha Luas ILMU-Nya? Lalu kita menerima perkataan manusia atau teman-teman yang mengajak tanpa di dasari ilmu dan tanpa memikirkan kebaikan di baliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ukhti, jangan terjerumus pada pertentangan.&lt;br /&gt;Ketika engkau menasehati sebagian ukhti yang belum berhijab, sebagian mereka ada yang menjawab : “saya juga seorang muslimah, selalu menjaga shalat lima waktu, dan sebagian shalat sunnah, puasa ramadhan, aktif di organisasi social, tapi saya belum mantap berhijab”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan buat ukhti:&lt;br /&gt;Kalau memang ukhti sudah melakukan amalan terpuji, yang berpangkal dari iman dan ketakutan atas siksa-nya jika meninggalkan itu, mengapa ukhti beriman kepada sebagian dan tidak beriman kepada sebagian yang lain? Padahal sumber perintahnya adalah satu?&lt;br /&gt;Sebagaimana shalat yang selalu ukhti jaga adalah suatu kewajiban, demikian juga halnya dengan hijab. Hijab itu wajib, dan kewajiban itu tidak diragukan adanya dalam Al-Qur’an dan sunnah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• IMAN ITU LETAKNYA DI HATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk-bentuk lahiriahmu, tapi Dia melihat pada hati dan amalmu sekalian” (HR.Muslim No: 2564 dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman tidak cukup hanya di dalam hati, Iman dalam hati semata tidak cukup untuk menyelamatkan diri dari neraka dan mendapatkan surge.&lt;br /&gt;Devinisi iman menurut jumhur ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah adalah : “keyakinan dalam hati,pengucapan dengan lisan, dan pelaksanaan dengan anggota badan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau ukhti yang belum berhijab dengan alasan : Iman itu letaknya dalam hati, lalu andaikata seorang guru memintanya memnuat laporan, atau mengawasi murid-muris, atau memberi pelajaran ekskul, logiskah ia menjawab “ dalam hati, saya percaya, dan belum mantap terhadap yang diminta oleh kepala sekolah kepadaku, tetapi aku tidak mau melaksanakan yang dikehendaki dariku” apakah jawaban ini bisa diterima? &lt;br /&gt; Ini sekedar contoh dalam kehidupan manusia, lalu bagaimana jika urusan itu berhubungan dengan Allah, Tuhan manusia yang memiliki sifat yang Maha Tinggi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ALLAH BELUM MEMBERIKU HIDAYAH&lt;br /&gt;Pertanyaannya, “bagaimana ukhti tahu bahwa Allah belum memberi ukhti hidayah?”&lt;br /&gt;Allah telah menerangkan dalam kitab-Nya, bahwa hidayah itu ada dua macam. Masing-masing adalah hidayah dilalah dan hidayah taufiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hidayah Dilalah&lt;br /&gt;Ini adalah bimbingan atau petunjuk pada kebenaran. Dalam hidayah ini, terdapat campur tangan dan usaha manusia, di samping hidayah Allah dan bimbingan Rasul-Nya. Allah telah menunjukkan jalan kebenaran kepada manusia yang mukallaf, juga dia telah menunjukkan jalan kebatilan yang menyimpang dari petunjuk para rasul dan kitabnya. Para rasul pun telah menerangkan jalan ini pada kaumnya. Begitu pula para da’i. mereka semua menerangkan jalan ini kepada manusia. Jadi semua ikut ambil bagian dalam hidayah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hidayah Taufiq&lt;br /&gt;Hidayah ini hanya milik Allah semata, tidak ada sekutu baginya (dalam pemberi hidayah taufiq ini). Ia berupa peneguhan kebenaran dalam hati, penjagaan dari penyimpangan pertolongan agar tetap meniti dan istiqomah di jalan kebenaran. Pendorong pada kecintaan iman. Pendorong pada kebencian terhadap kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan.&lt;br /&gt;Hidayah taufiq ini diberikan kepada orang yang memnuhi panggilan Allah dan mengikuti petunjuk-nya. Jenis hidayah ini datang sesudah hidayah dilalah. Sejak awal, dengan tidak pilih kasih, Allah memperlihatkan kebenaran kepada semua manusia. Allah berfirman: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan adapun kaum Tsamud maka mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) dari petunjuk itu, maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-fushshilat:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk itu, Allah menciptakan potensi dalam diri setiap orang mukallaf untuk memilih antara jalan kebenaran dan jalan kebatilan. Jika dia memilih jalan kebenaran menurut kemauannya sendiri maka hidayah taufiq akan datang kepadanya. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya.” (QS.Muhammad:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia memilih kebatilan menurut kemauannya sendiri, maka Allah akan menambahkan kesesatan padanya dan Dia mengharamkannya mendapat hidayah taufiq. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: "Barang siapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya". (QS.Maryam:75)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adapun sunnatullah dalam perubahan nasib, hanya akan terjadi jika manusia memulai dengan mengubah terlebih dahulu dirinya sendiri, lalu mengupayakan sebab-sebab perubahan yang dimaksudnya. Allah berfirman :&lt;br /&gt;“sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (Ar-Rad: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang yang menginginkan hidayah, serta menghendaki agar orang lain mendoakan dirinya, ia harus berusaha keras dengan sebab-sebab yang menghantarkannya mendapat hidayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena itu, wahai ukhti, berusahalah mendapatkan sebab-sebab hidayah, niscaya ukhti mendapatkan hidayah itu dengan izin Allah swt. Di antara usaha itu adalah berdoa agar mendapatkan hidayah, memilih teman yang shalihah, selalu membaca, mempelajari kitab Allah dan sunnah, mengikuti majelis zikir, majelis ilmu dan ceramah agama, membaca buku tentang keimanan dan sebagainya. Tapi jangan lupa tinggalkan hal-hal yang bisa menjauhkanmu dari jalan hidayah. Seperti teman yang tidak baik, membaca majalah yang tidak mendidik, menonton tayangan TV yang tidak mendidik, pacaran, dan hal lain yang bertentangan dengan jalan hidayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu, bahwa untuk istiqomah dalam ketaqwaan sangat tidak mudah. Tapi ukhti jangan putus asa untuk menjaga diri dari maksiat. Insya Allah, Allah melindungi kita dari godaan syaitan dan niat buruk manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ukhtiku para  syarifah cucu Baginda Rasulullah saw, kita mempunyai kewajiban lebih sebagai teladan bagi ukhti yang lain.. ingatlah akhlak mulia kakek kita Baginda Rasulullah, ingatlah air mata hababah Fatimah yang mengalir menyaksikan ahlul bait Rasulullah khususnya para syarifah yang seharusnya menjaga kemuliaan keturunan Rasulullah kini telah banyak mendurhakai Allah dan Rasulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis bukanlah manusia yang sempurna. Ini semua adalah bentuk kecintaan terhadap Rasul dan Ahlul baitnya, dan untuk semua muslimah agar tetap menjaga kehormataannya. karena sesungguhnya ajaran Islam adalah yang paling mulia, yang pertama-tama mengangkat derajat kaum wanita. &lt;br /&gt;Wallahu a’lam bishawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : Saudariku apa yang menghalangimu untuk berjilbab – Abdul Hamid AlBilaly &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2228494366150497584?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2228494366150497584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2228494366150497584&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2228494366150497584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2228494366150497584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/04/hijab-mengapa-tidak-kau-kenakan.html' title='HIJAB, Mengapa Tidak Kau Kenakan?'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-105298502321466550</id><published>2009-04-30T18:51:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:37:15.059-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEPUTAR AHLUL BAIT'/><title type='text'>TENTANG KAFA'AH</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu saya mengobrol dengan seorang bapak yang sekitar 40 tahun. Dia sempat curhat bahwa semasa muda ia pernah pacaran dengan gadis keturunan arab (bukan keturunan alawiyin). tapi hubungan itu terpaksa kandas karena si gadis harus menikah dengan lelaki yang masih ada ikatan keluarga dengannya. Bapak itu merelakannya, namun, Ia menyebut hal itu sebagai diskriminasi. saya bingung, bagaimana harus menjelaskannya. karena keterbatasan ilmu saya saat itu, dan mungkin saja bapak itu tidak bisa terima bagitu saja. Hal ini memang cukup sensitif jika dibicarakan, karena kadang bisa menimbulkan ketersinggungan oleh orang yang bukan keturunan alawiyin, karena merasa dibeda-bedakan. oleh sebab itu, saya berinisiatif untuk mengemukakan masalah ini dengan mengutip dari sebuah sumber. semoga bermanfaat. &lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span id="fullpost"&gt; Agama Islam secara umum menilai setiap manusia berdasarkan iman, ilmu, amal dan taqwanya. Namun Islam tidak pernah menafi'kan masalah keberadaan pertalian nasab dengan seseorang. Bahkan Islam menetapkan beberapa hukum yang berkenaan dengan orang yang bertalian nasab kepada Nabi Muhammad saw. Apabila memperhatikan, mempelajari, dam memahami hadits-haditas Rasulullah mengenai Ahlul bait, wajar jika kita memelihara tali hubungan kefamilian dan pertalian nasab dengan Baginda Rasul, termasuk di dalamnya seorang syarifah yang diwajibkan menjaga dirinya serta keturunannya agar tetap bertalian dengan Rasulullah yang dikenal dengan kafa'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberlakuan kafa'ah bagi syarifah tidak dapat digolongkan sebagai adat juga bukan pula bersifat ashobiyah, sebab yang dapat digolongkan adat apabila tidak ada perintah atau larangan dalam syari'at. Banyak dalil-dalil dalam syari'at yang menunjukkan bahwa kafa'ah bukanlah adat. Di bawah ini akan di uraikan beberapa dasar hukum yang bertalian dengan masalah kafa'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Ulama seperti Abu Hanifah, Imam Ahmad dan Imam Syafi'i dalam masalah kafa'ah sependapat dengan pendapat khalifah Umar bin Khattab yang mengatakan :"Aku melarang wanita-wanita dari keturunan mulia (syarifah) menikah dengan lelaki yang tidak setaraf dengannya (syarif).&lt;br /&gt;menurut mazhab Syafi'i, Abu Hanifah dan Ahmad bin Hambal, seorang laki-laki dari selain keturunan mereka kecuali disetujui oleh wanita itu sendiri serta seluruh keluarga (wali-walinya). Bahkan menurut sebagian ulama mazhab Hambali, kalaupun mereka rela dan mengawinannya dengan selain Bani Hayim, maka mere itu berdosa. Sebaliknya, Mazhab Maliki dan Imamiyah tidak mensyaratkan adanya kafa'ah dalam pernikahan. Menurut mereka sikap muslim yang baik adalah kufu' dengan wanita muslimah yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Ulama yang terkenal yang dianggap pendobrak kebekuan pemikiran kaum muslimin seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah ditanya tentang seorang Syarif yang putrinya dikawinkan dengan seorang bukan Syarif padahal si ayah tidak setuju, apakah nikah tersebut sah? Ibnu Timiyah menjawab : " kafa'ah dalam nasab tidak merupakan persyaratan bagi Imam Malik. Adapun menurut Abu Hanifah, Syafi'i dan Ahmad-dalam salah satu riwayat darinya - kafa'ah adalah hak istri dan kedua orang tua. Maka apabila semua rela tanpa kufu, sahlah nikah mereka. Akan tetapi dalam riwayat lainnya dari Ahmad, kafaah adalah "hak Allah" dan oleh karenanya tidaklah sah nikah tanpa adanya kafaa'ah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitabnya Bughyatul Murtasyidin Al-Alamah Sayid Abdurrahman bin Muhammad Al-Masyhur, yang sampai saat ini kitabnya dipelajari di pesantren-pesantren bahkan merupakan salah satu di antara buku standar di pengadilan agama, berkata : "Seorang Syarifah yang dipinang oleh orang selain laki-laki keturunan Rasulullah, amak aku tidak melihat diperbolhekannya pernikahan tersebut. Walaupun wanita keturunan Ahlul Bait Nabi saw dan walinya yang terdekat merestui. Ini dikarenakan nasab yang mulia tersebut tidak bisa diraih dan disamakan. Bagi setiap kerabat yang dekat ataupun jauh dari keturunan sayyidah Fatimah Az-Zahra adalah lebih berhak menikahi wanita keturunan Ahlul Bait tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad bin Hambal berkata : "wanita keturunan mulia (syarifah) itu hak bagi seluruh walinya, baik yang dekat ataupun jauh. jika salah seorang dari mereka tidak ridho di kawinkannya wanita tersebut dengan lelaki yang tidak sekufu', maka ia berhak membatalkannya. Bahwa wanita hak Allah, sekiranya seluruh wali dan wanita itu sendiri ridho menerima laki-laki yang tidak sekufu', maka keridhaan mereka tidak sah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan oleh Sayyid Usman bin Abdullah bin Yahya (Mufti Betawi) dalam kitabnya Qawanin Syar'iyah, dikatakannya telah disebutkan dalam kitab Tarsyikul Muftadin Hasiyah Fathul Mu'in, yaitu : " maka sesudah diketahui segala nash ini tentang larangan pernikahan wanita keturunan ahlul bait Nabi saw, sebaiknya menjauhkan diri dari menfatwakan bolehnya pernikahan syarifah dengan selain keturunan Rasulullah tersebut dengan berlandaskan semata-mata nash umum fuqaha, yakni nikah itu sah bila si wanitanya rdha dan walinya yang dekatpun rida. Hal ini berlaku secara umum. tidak berlaku untuk syarifah dengan lain bangsa yang bukan sayyid."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh patut disesalkan jika seseorang dalam suatu pernikahan mengangkat wali kuasa sebagai wali nikah (wali hakim) dan dengan sengaja menikahkan w anita tersebut tanpa seizin wali terdekatnya, apalagi tidak sekufu' (kawin lari). Tindakan tersebut meruapakan suatu hal yang mengganggu Rasulullah saw dan menyakitinya apabila terjadi suatu perkawinan terhadap putri-putri keturunan beliau dengan tanpa pertimbangan kafa'ah terlebih dahulu, melallaikan amanat dan tidak memperhatikan serta tidak menjaga perihal hubungan nasab keturunan beliau.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu, Allah swt berfirman dalam Al-Qur'an :&lt;br /&gt;"tidak boleh bagi kalian menyakiti diri Rasulullah saw dan tidak boleh mengawini istri-istrinya selama-lamanya setelah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu amat besar dosanya di sisi Allah swt"&lt;br /&gt;Dari ayat tersebut dapatlah kita pahami dan simpulkan, bahwa apabila istri-istri Nabi saw saja dilarang bagi orang-orang lain untuk mengawini mereka karena dianggap akan mengganggu Rasulullah saw, dimana ikatan mereka dengan Rasul karena adanya hubungan pernikahan, apalagi terhadap anak cucu beliau yang bersambung karena hubungan nasab, darah, dan kefamilian.&lt;br /&gt;sebagai penutup, pahami sabda Rasulullah di bawah ini :&lt;br /&gt;"maka mereka (Ahlul bait Nabi saw) adalah keturunanku, diciptakan (Allah swt) dari darah dagingku, dan dikaruniai pengertian serta pengetahuanku. Celakalah orang dari umatku yang mendustakan keutamaan mereka dan memutuskan hubunganku dari mereka. Kepada orang-orang seperti itu Allah tidak akan menurunkan syafa'atku."&lt;br /&gt;(HR. Tabrani, Al-Hakim, Rafi'i, dan para ulama Islam dari berbagai mazhab : Imamiyah, Hanafi, Syafi'i, Maliki, Hanbali dan Mazhab Zaidiyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana saudara memahami hadits ini? mustahil akan terjadi pemutusan hubungan keturunan Nabi SAW, kalau tidak dengan terputusnya nasab seorang anak, dan tidak akan terputus nasab kalau bukan karena perkawinan syaraifnya dengan lelaki yang tidak senasab kepada Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-semoga kita diberi pemahaman dan petunjuk dari Allah SWT-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari : Sekilas Tentang Kaum Alawiyin (Habaib) - Idrus Alwi &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-105298502321466550?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/105298502321466550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=105298502321466550&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/105298502321466550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/105298502321466550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/04/tentang-kafaah.html' title='TENTANG KAFA&apos;AH'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2374083729422014172</id><published>2009-01-08T23:35:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.857-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Tanda Kiamat, Hampir semua telah terjadi..</title><content type='html'>1. Seorang Arab Badui bertanya, "Kapankah tibanya kiamat?" Nabi Saw lalu menjawab, "Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat." Orang itu bertanya lagi, "Bagaimana hilangnya amanat itu, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat." (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan orang yang pada sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali menyembah berhala-berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata, "Alangkah baiknya sekiranya aku di tempat orang ini." (Maksudnya, dia ingin mati dan tidak ingin hidup karena beban berat yang selalu dihadapinya). (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span id="fullpost"&gt;  5. Belum akan terjadi kiamat sehingga anak selalu menjengkelkan kedua orang tuanya, banjir di musim kemarau, kaum penjahat melimpah, orang-orang terhormat (mulia) menjadi langka, anak-anak muda berani menentang orang tua serta orang jahat dan hina berani melawan yang terhormat dan mulia. (HR. Asysyihaab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : "Allah, Allah." (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;7. Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya, saudaranya dan ayahnya. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba membangun dan memperindah masjid-masjid. (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;9. Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba dengan bangunan-bangunan yang megah. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;11. Belum akan tiba kiamat sehingga merajalela 'Alharju'. Para sahabat lalu bertanya, "Apa itu 'Alharju', ya Rasulullah?" Lalu beliau menjawab,"Pembunuhan... pembunuhan..." (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Belum akan tiba kiamat melainkan matahari akan terbit dari Barat. Jika terbit dari Barat maka seluruh umat manusia akan beriman. Pada saat itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;13. Belum akan tiba kiamat sehingga harta banyak dan melimpah, dan orang ke luar membawa zakat hartanya tetapi tidak ada yang mau menerimanya, dan negeri-negeri Arab kembali menjadi rerumputan hijau dengan sungai-sungai mengalir. (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;14. Tibanya kiamat atas makhluk-makhluk yang jahat. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan:&lt;br /&gt;Artinya : Saat kiamat tiba, tidak ada lagi orang yang beriman. Jadi yang ditimpa azab kiamat ialah orang-orang yang jahat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;15. Saat akan tiba kiamat, jaman saling mendekat. Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam dan satu jam seperti menyalakan kayu dengan api. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penjelasan:&lt;br /&gt;Jika kiamat tiba maka rotasi bumi makin cepat. Kalau rotasi sekarang 1000 mil per jam, maka dapat diperkirakan pada hari kiamat tujuh kali atau dua belas kali bahkan lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Demi yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya. Tiada tiba kiamat melainkan telah merata dan merajalela dengan terang-terangan segala perbuatan mesum dan keji, pemutusan hubungan kekeluargaan, beretika (berakhlak) buruk dengan tetangga, orang yang jujur (amanat) dituduh berkhianat, dan orang yang khianat diberi amanat (dipercaya). (HR. Al Hakim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;17. Belum akan tiba kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan orang-orang Yahudi. Kaum muslimin membunuh mereka dan mereka bersembunyi di balik batu dan pohon-pohonan. Lalu batu dan pohon-pohon berkata, "Wahai kaum muslimin, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi di belakang saya. Mari bunuhlah dia." Kecuali pohon "Gharqad" yang tumbuh di Baitil Maqdis. Itu adalah pohon orang-orang Yahudi. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Orang-orang ahli (Laailaaha illallah) tidak akan mengalami kesepian tatkala wafat, saat di kuburan dan ketika dibangkitkan. Seolah-olah aku melihat mereka ketika dibangkitkan (pada tiupan sangkakala yang kedua). Mereka sedang menyingkirkan tanah (pasir) dari kepala mereka seraya berkata, "Alhamdulillah, yang telah menghilangkan duka-cita dari kami." (HR. Abu Ya'la)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Kamu akan dibangkitkan pada hari kiamat tanpa sandal, telanjang bulat dan tidak dikhitan. Aisyah bertanya, "Ya Rasulullah, laki-laki dan perempuan saling melihat (aurat) yang lain?" Nabi Saw menjawab, "Pada saat itu segala urusan sangat dahsyat sehingga orang tidak memperhatikan (mengindahkan) hal itu." (Mutafaq'alaih)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;20. Didatangkan kebaikan-kebaikan (pahala) dan kejahatan-kejahatan (dosa) seorang hamba, lalu saling mengikis dan bila masih tersisa kebaikan (pahala) itu Allah akan melapangkannya untuk masuk surga. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;21. Seorang anak Adam sebelum menggerakkan kakinya pada hari kiamat akan ditanya tentang lima perkara: (1) Tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya; (2) Tentang masa mudanya, apa yang telah dilakukannya; (3) Tentang hartanya, dari sumber mana dia peroleh dan (4) dalam hal apa dia membelanjakannya; (5) dan tentang ilmunya, mana yang dia amalkan. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Amal seseorang tidak dapat menyelamatkannya. Seorang sahabat lantas bertanya tentang sabda tersebut, "Termasuk engkau juga, ya Rasulullah?" Rasulullah lalu menjawab, "Ya, aku juga, kecuali dikarunia Allah dengan rahmat-Nya. Walaupun demikian kamu harus berbuat yang benar (baik)." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;23. Yang pertama diadili antara manusia pada hari kiamat ialah kasus pembunuhan. (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2374083729422014172?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2374083729422014172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2374083729422014172&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2374083729422014172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2374083729422014172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/01/tanda-kiamat-hampir-semua-telah-terjadi.html' title='Tanda Kiamat, Hampir semua telah terjadi..'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-3167413456286079407</id><published>2009-01-08T23:22:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='share'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='religion'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Menemukan Hidayah, Caranya?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang ada seseorang yang mempunyai keinginan dalam hatinya untuk berubah menjadi muslim yang bertaqwa, namun ia mempunyai pemahaman bahwa hidayah itu adalah urusan Allah, dan akan Allah berikan kepada hamba-hambaNya yang ia kehendaki, akhirnya, orang itu hanya menunggu untuk menjadi hamba ‘yang Allah kehendaki’ itu, tapi... beberapa lama, tidak juga ada tanda-tanda ia mendapat hidayah, lalu, apa yang salah dari pemahamannya?&lt;br /&gt;Contoh lain, ada seseorang yang merasa kesusahan mencari hidayah, Ia telah berniat untuk menjadi muslim yang benar, kemudian mulailah ia berusaha, dari membaca buku hingga mendengar ceramah di televisi. Namun, beberapa lama ada Ia mulai putus asa, Ia merasa tidak berhasil menjadi seorang muslim yang benar, sebenarnya, apa yang salah dalam upaya ‘pencariannya’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; Orang yang pertama rupanya dari awal telah salah memahami hakikat HIDAYAH. Menurut Imam Al-Ghazali dalam Bidayah Hidayah mengatakan bahwa hidayah diperoleh dari ketaqwaan “jika anda bertanya, apakah permulaan  hidayah. Adalah semata untuk menguji nafsu. Anda perlu mengetahui bahwa permulaan hidayah adalah taqwa secara lahir. Puncaknya adalah taqwa secara batin. Tidak ada akibat yang bisa didapat kecuali dengan bertaqwa dan tak akan mendapat hidayah kecuali orang-orang yang bertaqwa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebuah kesalahan jika ada yang mengira bahwa hidayah datang begitu saja dari Allah, sesungguhnya Allah akan lebih dulu melihat usaha kita untuk mencapai ketaqwaan, misalnya, kita ingin menjadi orang yang shaleh/shalehah, maka terlebih dahulu yang kita lakukan adalah berusaha menjalankan perintah Allah secara bertahap, inilah yang Allah lihat. Kemudian setelah itu Allah akan menurunkan hidayahnya berupa keringanan dalam beribadah dan menjauhi maksiat serta hawa nafsu, mencintai Allah dan Rasulnya, sehingga di hadapan Allah menjadi orang yang bertaqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian orang yang kedua, ia telah berusaha mencari... tapi yang kurang dari dirinya adalah hijrah. Yaitu meninggalkan kebiasan berbuat maksiat, kemudian menjalankan perintah Allah.&lt;br /&gt;Agama mengandung pengertian dua bagian, yaitu : 1. Meninggalkan larangan dan 2. Menjalankan perintah-perintah. Meninggalkan larangan-larangan agama lebih berat, menjalankan perintah, setiap orang akan mampu melaksanakan sedang meninggalkan larangan hanya mampu dilakukan oleh orang-orang yang bersungguh-sungguh. Ia ingin berhijrah, tapi ia tidak menjauhi pergaulan yang tidak bermoral, atau ia tidak berusaha shalat lima waktu dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW Bersabda: “orang yang hijrah adalah orang yang meninggalkan kejelekan. Orang yang berjihad adalah orang yang berjuang mengatasi nafsunya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang perlu diingat adalah kita harus senantiasa (tak boleh berhenti) untuk memohon petunjuk Allah SWT. Seorang ulama mutakhir, Syaikh Makarim Al-Syirazi, menyatakan, petunjuk Allah itu harus belangsung secara terus-menerus. Seperti lampu yang terus listrik itu terhenti, lampu akan padam. Seperti itu juga hidup kita : terus dialiri oleh petunjuk Allah Swt. Begitu Allah menghentikan alirannya, maka cahaya petunjuk di dalam diri kita menjadi padam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-3167413456286079407?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/3167413456286079407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=3167413456286079407&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/3167413456286079407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/3167413456286079407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/01/menemukan-hidayah-caranya.html' title='Menemukan Hidayah, Caranya?'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2341608842488117367</id><published>2009-01-08T22:40:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sadness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='humanity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='religion'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='diary'/><title type='text'>Must to Read, friend...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;SURATKU UNTUK CORRIE,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Rachel Corrie lahir pada 10 April 1979 di Olympia, Washington, sebelah selatan Puget Sound. Tumbuh di tengah keluarga Kristen yang taat, di Olympia, Washington, Amerika Serikat. Dia perempuan pecinta Yesus. Pernah juga menegaskan sebagai pengagum Budha. Semasa sekolah, dia aktif sebagai sukarelawan yang menyoal masalah kelaparan, gelandangan, dan lingkungan di Barat Daya Pasifik. Setelah merampungkan studinya dalam bidang seni liberal di Evergreen State College, Corrie bertolak ke wilayah pendudukan Palestina pada Januari 2003. Di Rafah, Jalur Gaza (Palestina), dia mengabdikan diri sebagai aktivis perdamaian tanpa kekerasan dan pengamat hak asasi manusia hingga dirinya menemui kematian (tragis akibat dilindas buldozer milik tentara Israel ketika ia sedang berusaha menghentikan buldozer yang siap meratakan rumah seorang warga Palestina) pada 16 Maret 2003. Corrie adalah penulis, pujangga, dan seniman bersemangat dan sangat peduli terhadap semua hal yang berkenaan dengan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(editor novel-Let Me Stand Alone, Rachel Corrie) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terima kasih corrie, kau telah membuka mataku, membaca kisahmu rasanya tubuhku ciut mengecil, wajahku tertunduk. Malu. Aku sering mengklaim diri sebagai aktivis agamaku, tapi ternyata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; aku hanyalah seorang yang konyol, sampai detik ini aku tak mampu memberikan sesuatu yang berarti bagi agamaku. Sedangkan kau... kau rela mengorbankan nyawamu untuk saudaraku disana yang tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; seiman denganmu,, terima kasih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Co&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;rrie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6POAOckI/AAAAAAAAAbM/qZ4zuUNS55s/s1600-h/rachel-corriei.jpg"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6PJLT6HI/AAAAAAAAAbU/txky6zbQXq8/s1600-h/rachel-corrie-flag-burner1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 149px; height: 128px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6PJLT6HI/AAAAAAAAAbU/txky6zbQXq8/s320/rachel-corrie-flag-burner1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289189950461569138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6PJLT6HI/AAAAAAAAAbU/txky6zbQXq8/s1600-h/rachel-corrie-flag-burner1.jpg"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6POAOckI/AAAAAAAAAbM/qZ4zuUNS55s/s1600-h/rachel-corriei.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 126px; height: 132px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6POAOckI/AAAAAAAAAbM/qZ4zuUNS55s/s320/rachel-corriei.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289189951757251138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6POAOckI/AAAAAAAAAbM/qZ4zuUNS55s/s1600-h/rachel-corriei.jpg"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6PSe6uXI/AAAAAAAAAbc/IPLGCoz1MXE/s1600-h/Rachel+Corrie.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 120px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6PSe6uXI/AAAAAAAAAbc/IPLGCoz1MXE/s320/Rachel+Corrie.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289189952959723890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Hanya Allah yang tahu dimana sekarang kau berada, apa seperti pelacur yang berhasil mendapatkan surga karena memberi minum seekor anjing? Atau mungkin seperti Abdul Muthalib yang terhalang mendapat ampunan Allah karena meninggal masih dalam keadaan kafir?&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; who knows?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Corrie, kau mengajarkanku apa arti kepedulian yang sebenarnya. Rahman Allah telah Ia turunkan kepada semua makhluk, tapi ku rasa kau mendapatkan bagian yang sangat besar... itu terlihat dari tindakan dan semua yang kau pikirkan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku telah sadar Corrie,  aku sadar ketika melihat seorang wanita Amerika menggendong bayi muslim dengan penuh cinta. Aku sadar ketika melihat teman-temanmu disana bekerja sama mengumpulkan harta mereka untuk menolong sesama yang kekurangan...yang di dalam Islam disebut sedekah. Aku tersadar ketika mengetahui bahwa pada saat Hijrah, Rasulullah Muhammad menjadikan seorang Yahudi menjadi penunjuk jalan bagi perjalanannya ke Madinah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kau luar biasa Corrie, aku tak tahu kapan bisa sehebat dirimu, mungkin sekarang aku hanya bisa menangis sedih ketika melihat saudaraku di Palestina, di hujani serangan-serangan tentara Israel, mungkin aku hanya bisa prihatin menyaksikan rakyat Zimbabwe menderita kelaparan..mungkin sekarang aku hanya bisa protes karena kebutuhan hidup semakin tinggi hingga membuat orang-orang miskin di negaraku makin sengsara...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi aku janji, tidak lama lagi aku akan sekokoh dirimu untuk menjadi manfaat bagi orang lain... aku mulai muak dengan kesenangan diantara penderitaan, biarkan aku seperti dirimu Corrie, biarkan aku sendirian&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2341608842488117367?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2341608842488117367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2341608842488117367&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2341608842488117367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2341608842488117367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2009/01/must-to-read-friend.html' title='Must to Read, friend...'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SWb6PJLT6HI/AAAAAAAAAbU/txky6zbQXq8/s72-c/rachel-corrie-flag-burner1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-4688554305945194339</id><published>2008-12-11T22:30:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.859-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Isenk'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Don't be sad, hoke?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Bila Qta dalam kesusahan, terpuruk, terbuang &lt;s&gt;ke laut&lt;/s&gt;, ditertawakan, dihina, kesepian, dan masalah lain yang bikin hati Qta campur aduk gag enaknya.. saat itu Qta seperti ngerasa terasing, dunia seakan sempit, merasa gag berguna, dan merasa gagal…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Tapi hati-hati lho&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;sedih yang berlebihan&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;bisa membuat Qta&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;depresi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;(nah lho..)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Coba deh, kamu perhatiin&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;gejala-gejala&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;di bawah ini, paling gag kamu ngerasain&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;empat &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;diantaranya selama dua minggu-an, kalo empat gejala tersebut ada dalam&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diri kamu, itu artinya&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;kamu lagi ngalamin depresi&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; (duh!)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;1  .&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;1. Selera makan hilang atau kehilangan berat yang sangat berarti (dalam keadaan gag diet)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;  2. Susah tidur (insomnia) dan hipertensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;  3. Gerakan yang melambat (agitasi psikomotor)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;  4. Kehilangan minat atau rasa senang pada kegiatan yang biasa dilakukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;  5. Kehilangan tenaga, kelelahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;  6. Merasa gag berharga, menyalahkan diri atau bersalah yang berlebihan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=""&gt;        7. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Menggerutu atau menunjukkan hilangnya kemampuan berfikir sehingga sulit mengambil kesimpulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=""&gt;         8. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Selalu muncul pikiran tentang kematian, bunuh diri, ingin segera mati &lt;i style=""&gt;(wuih..parah nih)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;(&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color:yellow;"&gt;La Tahzan for Teens&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color:yellow;"&gt;, Qomaruzzaman Awwab&lt;i style=""&gt;) &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Ehemm… kadang Qta &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ngerasa rendah dan gag berguna, ngerasa orang laen lebih baik dan lebih hebat dari Qta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;,&lt;/span&gt; ‘duh…kok dia hebat banget sih? Coba deh gue bisa lebih hebat dari dia..” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;itu dia yang kadang menjadi sebab kesedihan Qta, bener gag sih? &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;(kalo gag bener sih baguslah..hehe)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Pernah gag kita perhatiin air hujan? &lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Ketika air hujan jatuh ke bumi, ia akan mengalir di tempat yang berbeda-beda&lt;/span&gt;, ada yang hanya tergenang, ada juga yang meresap di tanah. Perbedaannya apa? Yaitu wadah tampungnya, ada yang keras sehingga air sulit meresap, dan sebaliknya, ada juga yang wadahnya besar sehingga banyak air yang tertampung, tapi ada pula wadah kecil sehingga air yang tertampung juga sedikit. Seperti itu pula, &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; memberikan kelebihan seseorang sesuai dengan kemampuan dirinya..&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;so, Qta gag perlu sedih dan khawatir, karena &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(247, 150, 70);"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;memberikan sesuatu gag akan pernah meleset dari kadar kemampuan Qta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Atau…ada yang sedih karena ngerasa cobaan hidupnya berat banget, weits…tunggu dulu, pernah perhatiin &lt;span style="color: rgb(118, 146, 60);"&gt;metamorfois&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;kupu-kupu&lt;/span&gt;? Sebelum menjadi seekor &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;kupu-kupu&lt;/span&gt; yang bersayap indah, ia hanyalah seekor ulat yang terbungkus kepompong, untuk keluar dari kepompong tersebut, ia harus bersusah payah dan terlihat kesakitan, sesekali ia berhenti lalu mencoba lagi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sekuat tenaga untuk membebaskan dirinya… dan akhirnya, gag perlu waktu lama, &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Si butterfly&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;berhasil melebarkan sayapnya dan terbang bebas di udara….&lt;i style=""&gt;swiing… *mantapp*&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=_undefined" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://smileys.smileycentral.com/cat/36/36_1_21.gif" alt="Roll" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Kalo aja ada yang ngebantuin merobek kulit kepompong itu, &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;si butterfly&lt;/span&gt; gag akan bisa kuat terbang, kenapa? karena kesusahan yang dialami &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;si butterfly&lt;/span&gt; pada saat ‘dilahirkan’ adalah cara dia menguatkan sayap-sayapnya, sedangkan gerakan yang terhenti darinya adalah &lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;cara dia menyesuaikan diri dengan dunia luar&lt;/span&gt;, ketika proses kelahirannya dipercepat dengan memotong kulit kepompong, &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;s&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;i butterfly&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;malah akan menjadi cacat. Otot-otot sayapnya gag kuat untuk terbang, dan tubuhnya gag bisa menahan udara alam yang sangat dingin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seperti itu juga dengan manusia, setiap orang akan mengalami &lt;span style="color: rgb(118, 146, 60);"&gt;metamofosis &lt;/span&gt;kalau memang mereka mau menghadapinya. Kalau &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;si butterfly&lt;/span&gt; mendapatkan hadiah manis dari proses kelahirannya berupa sayap yang indah dan kemampuan terbang ke langit yang tinggi, Qta sebagai manusia Insya Allah akan &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; berikan &lt;i style=""&gt;present &lt;/i&gt;berupa&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;kebahagiaan dan keberhasilan&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;dari proses hidup yang dengan sabar Qta jalani.. dan kalo Qta mo positive thinking, mungkin Qta gag dapat materi atau apalah itu yang menjadi keinginan Qta tapi yakin aja… &lt;span style="color: rgb(0, 176, 80);"&gt;‘metamorfosis’&lt;/span&gt; atau proses kehidupan juga merupakan proses pendewasaan untuk menjadi manusia yang lebih sabar dan ‘matang’ &lt;i style=""&gt;*asek…asekk..*&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Dan jangan pernah melalaikan hati dan pikiran Qta bahwa ada &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, yang selalu mendampingi dan gag pernah meninggalkan Qta. &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah Rabb, dialah yang &lt;u&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;menciptakan, memelihara, mendidik&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;, sekaligus majikan yang baik hati. &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah Rahman-Rahim, Dia sangat mencintai Qta, sangat menyayangi Qta. Dia khawatir Qta salah jalan, karena itu banyak utusan-Nya yang diturunkan untuk member peringatan akan kekhilafan yang sengaja atau tidak sengaja yang Qta lakukan. &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; juga adalah&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Malik yaumiddin&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Dia-lah yang menguasai masa depan Qta karena Dia&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Rabb dan Rahman-Rahim&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;maka pastilah masa depan Qta akan sangat penuh kebahagiaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Setiap kali merasa sedih dan kesusahan, berdoalah &lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(112, 48, 160);"&gt;allahumma inni a’udzubika minal hammi wal zubni, wal ‘ajzi wal kasali, wal bukhli wal jubni, wal dhola’id baini wa gholabatir rijal&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(Ya &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kekikiran, berhati pengecut, terbelit hutang, dan tertindas oleh orang lain)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Atau letakkan tanganmu di dada, dan bacalah&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Q.S Al-Insyirah&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;karena di dalam surah tersebut ada dua ayat yang maknanya benar-benar agung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 176, 240);"&gt;Allah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; tegaskan sampai dua kali &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;“Maka sesungguhnya bersama kepedihan itu ada kebahagiaan. Dan sesungguhnya bersama kepedihan itu ada kebahagiaan”&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=_undefined" target="_blank"&gt;&lt;img style="width: 81px; height: 71px;" src="http://smileys.smileycentral.com/cat/36/36_11_21.gif" alt="Na-na-na-na" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-4688554305945194339?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/4688554305945194339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=4688554305945194339&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/4688554305945194339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/4688554305945194339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/12/dont-be-sad-hoke.html' title='Don&apos;t be sad, hoke?'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-9147012161221303955</id><published>2008-12-04T18:33:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.859-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Ya'juj dan Ma'juj</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Berkata Ulama, alamat saat kiamat ada sepuluh macam. sebagaimana diterangkan oleh Syeikh Ahmad Annafrawi dalam risalahnya tentang kiamat. Dan alamat itu ada dua macam, alamat Kubro yang besar, dan alamat Sughra yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alamat Kiamat Kubro :&lt;br /&gt;1. Munculnya Imam Mahdi&lt;br /&gt;2. Munculnya Dajjal&lt;br /&gt;3. Munculnya Nabi Isa a.s&lt;br /&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;Munculnya Ya'juj dan Ma'jud&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;7. Runtuhnya Ka'bah Baitullah&lt;br /&gt;8. Munculnya Daabbatul Asdhi&lt;br /&gt;9. Terjadinya malam yang sangat panjang&lt;br /&gt;10. Pintu tobat tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah sekelompok umat dari Bani Adam, jumlah mereka sangatlah besar.  &lt;br /&gt;Dalam surat al-Kahfi Allah menjelaskan bahwa Ya’juj Ma’juj dikurung oleh Dzulkarnain dengan baja karena mereka berbuat rusak di bumi sehingga mereka tidak keluar darinya sampai tiba saatnya janji Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Said al-Khudri dari Nabi saw bersabda, Allah Taala berfirman, &lt;i&gt;“&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(153, 255, 153);"&gt;Wahai Adam.” Adam menjawab, “Aku penuhi panggilanMu dengan suka cita dan kebaikan berada di tanganMu.” Allah Taala berfirman, “Keluarkan rombongan neraka.” Adam bertanya, “Apa rombongan neraka?” Allah berfirman, “Sembilan ratus sembilan puluh sembilan dari tiap-tiap seribu.” Pada saat itu anak kecil beruban, wanita hamil meletakkan kehamilannya dan kamu melihat manusia mabuk dan mereka tidak mabuk akan tetapi azab Allah sangat keras. Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, siapa dari kami yang menjadi satu itu?” Nabi saw menjawab,”Bergembiralah kalian, karena satu orang dari kalian, sementara seribu dari Ya’juj dan Ma’juj.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah Taala, &lt;i&gt;“&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(153, 255, 153);"&gt;Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, ‘Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka.’ Dzulkarnain berkata, ‘Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka. Berilah Aku potongan-potongan besi.’ Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain, ‘Tiuplah (api itu)’, hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata, ‘Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.’ Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. Dzulkarnain berkata, ‘Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(153, 255, 153);"&gt; (Al-Kahfi: 93-98). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; font-weight: bold; font-family: arial;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hampir tibanya fitnah dan terbukanya dinding Yakjuj dan Makjuj&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hadis riwayat  Zainab binti Jahsy ra.:&lt;br /&gt;Bahwa Nabi saw. bangun dari tidurnya sambil  bersabda: Laa ilaaha illallaah, celakalah orang-orang Arab karena suatu bencana  akan terjadi, yaitu hari ini dinding (bendungan) Yakjuj dan Makjuj telah terbuka  sebesar ini. Dan Sufyan (perawi hadis ini) melingkarkan jarinya membentuk angka  sepuluh (membuat lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari). Aku (Zainab binti  Jahsy) bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kita semua akan binasa padahal di  antara kita banyak terdapat orang-orang saleh? Beliau menjawab: Ya, jika banyak  terjadi kemaksiatan. (Shahih Muslim No.5128)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hadis riwayat Abu  Hurairah ra.:&lt;br /&gt;Dari Nabi saw., beliau bersabda: Hari ini dinding Yakjuj dan  Makjuj telah terbuka sebesar ini. Wuhaib (perawi hadis) melingkarkan jarinya  membentuk angka sembilan puluh (menekuk jari telunjuk sampai ke pangkal ibu  jari). (Shahih Muslim No.5130)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Ya'juj dan Ma'jud berhasil keluar dari kurungan baja setelah Nabi Isa a.s turun dan mengalahkan Dajjal atas izin Allah .disebutkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam hadits no 3153 dan Ibnu Majah no. 4131 dari Abu Hurairah, dan dishahihkan oleh al-Albani di Silsilah Shahihah no. 1735. Rasulullah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(153, 255, 153);"&gt;“Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj membongkarnya setiap hari, sampai ketika mereka hampir melihat cahaya matahari. Pemimpin mereka berkata, ‘Kita pulang, kita teruskan besok’. Lalu Allah mengembalikannya lebih kuat dari sebelumnya. Ketika masa mereka telah tiba dan Allah ingin mengeluarkan mereka kepada manusia, mereka menggali, ketika mereka hampir melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berkata, ‘Kita pulang, kita teruskan besok insya Allah Taala’. Mereka mengucapkan insya Allah. Mereka kembali ke tempat mereka menggali, mereka mendapatkan galian seperti kemarin. Akhirnya mereka berhasil menggali dan keluar kepada manusia. Mereka meminum air sampai kering dan orang-orang berlindung di benteng mereka. Lalu mereka melemparkan panah-panah mereka ke langit dan ia kembali dengan berlumuran darah. Mereka berkata, ‘Kita telah mengalahkan penduduk bumi dan mengungguli penghuni langit.”&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(153, 255, 153);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-9147012161221303955?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/9147012161221303955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=9147012161221303955&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/9147012161221303955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/9147012161221303955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/12/yajuj-dan-majuj.html' title='Ya&apos;juj dan Ma&apos;juj'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-1816136069322473011</id><published>2008-11-23T03:15:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.860-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Nikmat Allah yang tersembunyi...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sering deh, kita mengalami sesuatu yang rasanya gag enak banget, tapi ternyata…kalau kita mau merenungi, ternyata dibalik itu ada hikmahnya … bisa aja yang gag enak itu adalah nikmat yang tersembunyi! Apa aja ya?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;img style="width: 169px; height: 137px;" alt="http://enengnurul.files.wordpress.com/2008/07/dont_forget.jpg" src="http://enengnurul.files.wordpress.com/2008/07/dont_forget.jpg" /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Lupa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Lupa itu nikmat Allah lho, coba deh bayangin, gimana jadinya jika Allah tidak member nikmat lupa kepada seorang istri yang ditinggal suaminya? Ia akan selalu dirundung kesedihan seumur hidupnya. Lalu, gimana jadinya kalau seorang anak korban bencana alam gag bisa lupa sama musibah yang Ia alami? Tentu hidupnya akan Ia jalani dengan trauma berkepanjangan. Kecuali, kalo lupa bawa Pe-er, itu mah…udah salah ndiri (haha…pengalaman pribados)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;img style="width: 217px; height: 163px;" alt="The image “http://i177.photobucket.com/albums/w212/keep_talkin_ur_makin_me_famous/Broken%20heart/Broken_Heart.jpg” cannot be displayed, because it contains errors." src="http://i177.photobucket.com/albums/w212/keep_talkin_ur_makin_me_famous/Broken%20heart/Broken_Heart.jpg" /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Patah Hati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Gimana sih rasanya patah hati? Sakit tauu..ya iyalah, sampe-sampe ada yang bilang lebih baik sakit gigi daripada sakit hati, tapi pernah gag, kita coba ngambil hikmahnya? Coba deh flash back lagi… gimana dulu sang kekasih, atau siapapun itu yang kita kagumi selalu menjadi nomer satu dihati, mikirin dia terus, pokoknya dia aja deh yang paling sempurna… tapi, ayo dong sadar, betapa kita udah sangat-sangat lalai gara-gara dia, pada saat dia udah gag adalah..baru kita sadar, ternyata si ‘makhluk’ sempurna itu gag ada, rupanya dia ngecewain aku…de el el, disitulah kita sadar, yang sempurna Hanya??? Dan yang gag pernah ngecewain kamu Hanya???&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Ya Hanya Allah lah… just Allah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;Masih banyak deh pokoknya nikmat Allah yang kadang gag kita sadari… Allah MahaPemurah ya?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-1816136069322473011?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/1816136069322473011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=1816136069322473011&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1816136069322473011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1816136069322473011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/11/nikmat-allah-yang-tersembunyi.html' title='Nikmat Allah yang tersembunyi...'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i177.photobucket.com/albums/w212/keep_talkin_ur_makin_me_famous/Broken%20heart/th_Broken_Heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6822299770484631712</id><published>2008-11-05T01:26:00.000-08:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.860-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Apa Iya, Modernisasi?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Westernisasi &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dalam kamus besar bahasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ind&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;onesia adalah “pemujaan yang berlebihan terhadap budaya barat” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;    mula westernisasi yaitu saat umat Islam yang setelah masa keemasannya,, malah terbuai dan terlena oleh kehidupan duniawi sehingga melupakan semangat jihad. Dan kesempatan itu, tidak disia-siakan oleh para musuh Islam yang sebelumnya telah berkali-kali dikalahkan dalam perang senjata, maupun kegagalan mereka dalam upaya kristenisasi umat Islam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;    Perang dalam bentuk baru tersebut, &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;belakangan dikenal dengan nama &lt;b style=""&gt;westernisasi &lt;/b&gt;yang mereka transfer, mereka masukkan, disusupkan, serta dibudidayakan ke dalam &lt;i style=""&gt;dunia pendidikan &lt;/i&gt;diberbagai negara Islam atau negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dalam bentuk &lt;i style=""&gt;sarana &lt;/i&gt;maupun prasarana kebutuhan dunia pendidikan pada&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt; umumnya yang tidak terbatas, baik karya cetak, karya rekam, teknologi maupun budaya, bahkan ilmu pengetahuan baru, yang mereka sembunyikan di balik kata “&lt;b style=""&gt;modernisasi&lt;/b&gt; “. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;Bentuk-bentuk westernisasi dalam prakteknya bany&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;ak disisipkan &lt;b style=""&gt;di bidang pendidikan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt; kaum muslim,, yaitu sistem &lt;i style=""&gt;co education &lt;/i&gt;yakni menyatukan pelajar putra dan pelajar putri dalam satu kelas, yang nyatanya lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya. Salah satu juga adalah menyusun kurikulum pendidikan sesuai dengan keinginan mereka (kaum imprealis barat), seperti yang kita ketahui, sekarang ini pelajaran agama islam (di luar madrasah) hanya disediakan waktu 2 jam bahkan 1 jam pelajaran. Sehingga tertanam di benak pelajar muslim bahwa pelajaran agama hanya pelajaran tambahan yang sifatnya kurang penting. Buktinya, agama islam hanya dipelajari menjelang ujian, kemudian jika ditanya rukun isla&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;m dan rukun iman atau disuruh membaca surah-surah pendek, pelajar tersebut akan kebingungan, dengan alasan lupa malah TIDAK TAHU! (bukan mengada-ngada, saya pernah me-MOS adik kelas yang seperti ini).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SRFrCBgzgTI/AAAAAAAAASs/_l7qhUFWP48/s1600-h/jilbab.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 183px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SRFrCBgzgTI/AAAAAAAAASs/_l7qhUFWP48/s320/jilbab.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265107121882759474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;seharusnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SRFrCGyZsDI/AAAAAAAAAS0/VA9UKE_WPrM/s1600-h/ruang+kelas3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 183px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SRFrCGyZsDI/AAAAAAAAAS0/VA9UKE_WPrM/s320/ruang+kelas3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265107123298742322" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SRFrCGyZsDI/AAAAAAAAAS0/VA9UKE_WPrM/s1600-h/ruang+kelas3.jpg"&gt;sekarang&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;    Lalu di dalam kehidupan sehari-hari, syariah Islam di pisahkan sangat jauh dari umat islam sendiri, yang cukup di kenal dengan istilah &lt;i style=""&gt;sekularisme&lt;/i&gt;. Jadi, yang mereka bunuh adalah jiwa islamnya, bukan aktivitas seremonial islamnya. Makanya kita melihat umat Islam sekarang banyak yang merokok, pacaran, mengumbar aurat, mengghibah, tapi shalatnya rajin. Kenapa? karena saudara kita itu menganggap bahwa islam adalah shalat, puasa, haji, zakat, dan ibadah mahda lainnya. Hanya sebatas itu. Selebihnya, apa ada yang bertanya, mengapa kita harus berjilbab? Mengapa kita harus menahan pandangan dan menjauhi berikhtilat (bercampur baur) dengan lawan jenis tanpa ada kepentingan? Atau ibadah lain sifatnya ghairu mahda. Sangat jarang ada yang bertanya seperti itu, kenyataannya Islam hanyalah agama turunan dari orang tuanya. Berjilbab hanya karena perintah orang tua, memilih sekolah yang berkelas karena gengsi, bukan karena mutu pendidikan Islamnya, apakah ada yang bertanya mengapa produk rokok sangat mudah memberikan sponsor bahkan bagi kegiatan keagamaan? dan masih banyak lagi…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;Mengapa sangat jarang ada yang tahu mengenai &lt;b style=""&gt;khalifah Islamiyah? &lt;/b&gt;Dimana pada saat itu adalah masa kejayaan umat Islam, yang kemudian dihancurkan oleh si munafik Kemal Pasha Attaturk yang membawa risalah barat sang penghancur…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;Mengapa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;banyak umat Muslim yang lebih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenal Napoleon yang berpura-pura menjadi muslim untuk menjebak umat Islam daripada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Shalahudin Al-Ayyubi&lt;/b&gt; sang Panglima Kaum Muslim yang memenangkan perang salib?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;    Kemudian satu cara baru yang sangat efektif dalam proses westernisasi adalah memperalat atau mempengaruhi para pejabat tinggi dan menengah di pemerintahan atau tokoh-tokoh panutan masyarakat Islam agar dapat mengsukseskan program westernisasi, jadi tidak heran ketika Gus Dur mati-matian mendukung gerakan sesat Ahmadiyah dan mengatakan bahwa Ormas Islam yang anti Ahmadiyah adalah ‘preman berjubah’ lalu gerakan fundamentalis yang memperjuangkan syariat Islam akan hancur dengan sendirinya.. lalu betapa menyakitkan hati kaum muslimah karena pernyataan Gus Dur yang menolak RUU Pornografi berkata bahwa “wanita berkerudung dan berpakaian tertutup lebih memancing nafsu syahwat ketimbang wanita yang berpenampilan seksi” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;Naudzu billahi min dzalik bapak yang satu ini….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;Dan masih banyak lagi ‘produk-produk’ westernisasi yang tak pernah disadari oleh umat Islam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;    Harapan saya, jadilah muslim dan muslimah yang mengikrarkan ‘laa ilaaha illallah, muhammadur rasulullah” benar-benar dari lubuk hati dan sempurna dalam perbuatan. Tidak akan ada manfaat bagi kita jika mengikuti para ‘musuh islam’ &lt;b style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;jadilah mawar diantara rerumputan, yang menarik untuk dipetik dan diletakan dalam hiasan vas indah. Dan jangan menjadi rumput diantara rerumputan lain yang diinjak-injak, dipangkas dan dibuang di tempat sampah, atau dibiarkan sampai menjadi liar. &lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Arial;" &gt;dan ingatlah “barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6822299770484631712?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6822299770484631712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6822299770484631712&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6822299770484631712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6822299770484631712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/11/apa-iya-modernisasi.html' title='Apa Iya, Modernisasi?'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SRFrCBgzgTI/AAAAAAAAASs/_l7qhUFWP48/s72-c/jilbab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-9034318979697018856</id><published>2008-10-30T02:46:00.000-07:00</published><updated>2008-10-30T02:48:10.850-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.muslimuda.org/forum/index.php?showtopic=842"&gt;&lt;img src="http://www.muslimuda.org/gambar/poster-muda-bebaskan-palestina.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia Islam saat ini tengah memburam.... negeri-negeri kaum Muslim terpecah belah dicengkram oleh sekat semu, nasionalisme. Padahal umat Islam itu satu. Budaya hedonis menyerang anak muda menjadikan sebagian mereka hidup dalam kehinaan. Padahal, generasi Muslim adalah generasi terbaik yang telah Allah lahirkan bagi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di manakah para pembebas itu?&lt;br /&gt;Di manakah Ali-ali kecil itu?&lt;br /&gt;Di manakah Shalahuddin itu?&lt;br /&gt;Di manakah para pahlawan itu???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya.... tinggalkan cuek bebek kamu....&lt;br /&gt;tinggalkan sikap hedonis kamu....&lt;br /&gt;tinggalkan kebanggaan kamu pada duniawi&lt;br /&gt;tinggalkan kehinaan akibat perilaku rusak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saatnya kembali pada cahaya Islam!&lt;br /&gt;bebaskan dunia hanya dengan Islam saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebaskan Palestina...&lt;br /&gt;hanya dengan Khilafah, bukan yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-9034318979697018856?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/9034318979697018856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=9034318979697018856&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/9034318979697018856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/9034318979697018856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/10/dunia-islam-saat-ini-tengah-memburam.html' title=''/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-7074961605444042014</id><published>2008-10-23T04:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:02:42.860-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Apa Artinya Saya Menganut Islam?</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_155434938261690" name="doc_155434938261690" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=2650620&amp;amp;access_key=key-oych4qd1yu0lt8le701&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode="&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=2650620&amp;amp;access_key=key-oych4qd1yu0lt8le701&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_155434938261690_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;    &lt;/object&gt;&lt;div style="font-size:10px;text-align:center;width:100%"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/2650620/Apa-Ertinya-Saya-Menganut-Islam"&gt;Apa Ertinya Saya Menganut Islam&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://www.scribd.com/upload"&gt;Upload a Document to Scribd&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-7074961605444042014?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/7074961605444042014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=7074961605444042014&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/7074961605444042014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/7074961605444042014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/10/apa-artinya-saya-menganut-islam.html' title='Apa Artinya Saya Menganut Islam?'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-4973277541260776306</id><published>2008-10-14T20:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:04:48.995-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Adab-adab Pergaulan</title><content type='html'>&lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;img style="width: 230px; height: 230px;" alt="The image “http://www.simplyislam.com/images/products/1288.jpg” cannot be displayed, because it contains errors." src="http://www.simplyislam.com/images/products/1288.jpg" /&gt;1. Apabila seorang  datang langsung berbicara sebelum memberi salam maka janganlah dijawab. (HR.  Ad-Dainuri dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lakukanlah ziarah dengan jarang-jarang agar  lebih menambah kemesraan. (HR. Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Laki-laki memberi salam  kepada wantia dan wanita jangan memberi salam kepada laki-laki. (HR.  Ad-Dainuri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Apabila kamu saling berjumpa maka saling mengucap salam  dan bersalam-salaman, dan bila berpisah maka berpisahlah dengan ucapan  istighfar. (HR. Ath-Thahawi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sahabat Anas Ra berkata, "Kami disuruh  oleh Rasulullah Saw agar jawaban kami tidak lebih daripada "wa'alaikum". (HR.  Ad-Dainuri).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Penjelasan&lt;/i&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;Yakni ketika orang  non muslim (Yahudi, Nasrani, dan lain-lain) memberi salam kepada seorang muslim  maka jawabannya tidak boleh lebih dari: "Wa'alaikum," artinya: "Dan juga  bagimu". Namun jika yang mengucapkan salam tersebut orang Islam, maka kita harus  membalasnya dengan ucapan yang lebih baik, atau minimal sama. Firman Allah,  "Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan  itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya  Allah memperhitungkan segala sesuatu." (Surat 4. AN NISAA' - Ayat 86)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="justify"&gt;6. Apabila dua  orang muslim saling berjumpa lalu berjabatan tangan dan mengucap "Alhamdulillah"  dan beristighfar maka Allah 'Azza Wajalla mengampuni mereka. (HR. Abu  Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Senyummu ke wajah saudaramu adalah sodaqoh. (Mashabih  Assunnah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Apabila berkumpul tiga orang janganlah yang dua orang  berbisik-bisik (bicara rahasia) dan meninggalkan orang yang ketiga (karena hal  tersebut akan menimbulkan kesedihan dan perasaan tidak enak baginya). (HR.  Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Apabila seorang bertamu lalu minta ijin (mengetuk pintu atau  memanggil-manggil) sampai tiga kali dan tidak ditemui (tidak dibukakan pintu)  maka hendaklah ia pulang. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Seorang tamu yang masuk ke  rumah suatu kaum hendaklah duduk di tempat yang ditunjuk kaum itu sebab mereka  lebih mengenal tempat-tempat aurat rumah mereka. (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul  yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih  baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol)  yang buruk. (HR. Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Seseorang adalah sejalan dan sealiran  dengan kawan akrabnya, maka hendaklah kamu berhati-hati dalam memilih kawan  pendamping. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Sesungguhnya Allah Ta'ala menyukai  kelestarian atas keakraban kawan lama, maka peliharalah kelangsungannya. (HR.  Ad-Dailami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Seorang mukmin yang bergaul dan sabar terhadap gangguan  orang, lebih besar pahalanya dari yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak  sabar dalam menghadapi gangguan mereka. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Amal  perbuatan yang paling disukai Allah sesudah yang fardhu (wajib) ialah memasukkan  kesenangan ke dalam hati seorang muslim. (HR. Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.  Barangsiapa mengintip-intip rumah suatu kaum tanpa ijin mereka maka sah bagi  mereka untuk mencolok matanya. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Seorang mukmin adalah  cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia segera  memperbaikinya. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Tiga perbuatan yang termasuk sangat  baik, yaitu berzikir kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi, saling  menyadarkan (menasihati) satu sama lain, dan menyantuni saudara-saudaranya (yang  memerlukan). (HR. Ad-Dailami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Jibril Alaihissalam yang aku cintai  menyuruhku agar selalu bersikap lunak (toleran dan mengalah) terhadap orang  lain. (HR. Ar-Rabii')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim  lainnya, tidak menzaliminya dan tidak mengecewakannya (membiarkannya menderita)  dan tidak merusaknya (kehormatan dan nama baiknya). (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.  Rasulullah Saw melarang mendatangi undangan orang-orang fasik. (HR.  Ath-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Janganlah kamu duduk-duduk di tepian jalan. Para  sahabat berkata, "Ya Rasulullah, kami memerlukan duduk-duduk untuk  berbincang-bincang." Rasulullah kemudian berkata, "Kalau memang harus  duduk-duduk maka berilah jalanan haknya." Mereka bertanya, "Apa haknya jalanan  itu, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Memalingkan pandangan (bila wanita  lewat), menghindari gangguan, menjawab ucapan salam (dari orang yang lewat), dan  beramar ma'ruf nahi mungkar." (Mutafaq'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Termasuk sunnah bila  kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu. (HR. Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24.  Rasulullah Saw menerima pemberian hadiah dan mendoakan ganjaran atas pemberian  hadiah tersebut. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Jangan menolak hadiah dan jangan  memukul kaum muslimin. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Hendaknya kamu saling memberi  hadiah. Sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan kedengkian. (HR.  Tirmidzi dan dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Seorang pemuda yang menghormati orang tua  karena memandang usianya yang lanjut maka Allah mentakdirkan baginya pada usia  lanjut orang akan menghormatinya. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Barangsiapa beriman  kepada Allah dan hari akhir hendaklah menghormati tamunya. Kewajiban menjamu  tamu hanya satu hari satu malam. Masa bertamu adalah tiga hari dan sesudah itu  termasuk sedekah. Tidak halal bagi si tamu tinggal lebih lama sehingga  menyulitkan tuan rumah. (HR. Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Barangsiapa menerima  kebaikan (pemberian) dari kawannya (saudaranya) tanpa diminta hendaklah diterima  dan jangan dikembalikan. Sesungguhnya itu adalah rezeki yang disalurkan Allah  untuknya. (HR. Al Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Barangsiapa membela (nama baik dan  kehormatan) saudaranya tanpa kehadirannya maka Allah akan membelanya di dunia  dan di akhirat. (HR. Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Apabila kawan muslim seseorang  digunjing dan dia tidak menyanggah (membelanya) padahal sebenarnya dia mampu  membelanya maka Allah akan merendahkannya di dunia dan di akhirat. (HR. Al  Baghowi dan Ibnu Babawih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila  saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul  perselisihan. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Tiada beriman seorang dari kamu sehingga  dia mencintai segala sesuatu bagi saudaranya sebagaimana yang dia cintai bagi  dirinya. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Hubungilah orang yang memutus hubungannya  dengan kamu dan berilah (sesuatu) kepada orang yang enggan memberimu. Hindarkan  dirimu dari orang yang menzalimi kamu (Artinya, jangan menghiraukan orang yang  menzalimi kamu). (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Belalah (tolonglah) kawanmu baik dia  zalim maupun dizalimi. Apabila dia zalim, cegahlah dia dari perbuatannya dan  bila dia dizalimi upayakanlah agar dia dimenangkan (dibela). (HR.  Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Barangsiapa tidak memperhatikan (mempedulikan) urusan kaum  muslimin maka dia bukan termasuk dari mereka. (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Jangan  menunjukkan kegembiraan atas penderitaan saudaramu, niscaya Allah akan  menyelamatkannya dan akan menimpakan (musibah) kepadamu. (HR. Aththusi dan  Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Apabila kamu memukul, hindarilah wajah. (HR. Mashabih  Assunnah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Wahai segenap manusia, sesungguhnya Robbmu satu dan bapakmu  satu. Tidak ada kelebihan bagi seorang Arab atas orang Ajam (bukan Arab) dan  bagi seorang yang bukan Arab atas orang Arab dan yang (berkulit) merah atas yang  hitam dan yang hitam atas yang merah, kecuali dengan ketakwaannya. Apakah aku  sudah menyampaikan hal ini? (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Tidak boleh ada gangguan  (akibat yang merugikan dan menyedihkan) dan tidak boleh ada paksaan. (HR.  Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Cukup jahat orang yang menghina saudaranya. (HR.  Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Tidak halal bagi seorang muslim menjauhi (memutuskan  hubungan) dengan saudaranya melebihi tiga malam. Hendaklah mereka bertemu untuk  berdialog mengemukakan isi hati dan yang terbaik ialah yang pertama memberi  salam (menyapa). (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Barangsiapa meniru-niru tingkah laku  suatu kaum maka dia tergolong dari mereka. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44.  Tidak akan masuk surga orang yang suka mencuri berita (suka mendengar-dengar  berita rahasia orang lain). (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Perumpamaan orang-orang  yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh.  Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam.  (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak  wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya.  Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak  terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;"&gt;&lt;span style="color:#000080;"&gt;Sumber: 1100  Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani  Press&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;hr /&gt;  &lt;p style="margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;" align="center"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-4973277541260776306?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/4973277541260776306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=4973277541260776306&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/4973277541260776306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/4973277541260776306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/10/adab-adab-pergaulan.html' title='Adab-adab Pergaulan'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-1274540384685675976</id><published>2008-09-29T23:34:00.000-07:00</published><updated>2008-10-01T22:24:06.678-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='saya itu...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><title type='text'>Tokoh Islam Indonesia Idolaku</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;img style="WIDTH: 180px; HEIGHT: 154px" height="128" src="file:///C:/Documents%20and%20Settings/Administrator/My%20Documents/untitledj.bmp" width="122" /&gt;Nah, tokoh ini saya kagumi sewaktu saya baca buku-bukunya. Saya pribadi kalo lagi baca bukunya seringkali manggut-manggut “oh..iya ya” pokoknya Qta jadi open minded deh, walaupun beliau sempat menuai kontroversi karena bukunya yang berjudul “Islam dan Pluralisme: Akhlak Quran Menyikapi Perbedaan” di dalam buku itu, Kang Jalal dianggap menyesatkan karena mendukung Pluralisme dengan memanipulasi ayat Al-Qur’an *haduh Kang! Gimana nih?” selengkapnya baca di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://abulmiqdad.multiply.com/journal/item/17"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;http://abulmiqdad.multiply.com/journal/item/17&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; , walaupun begitu, saya tetap nge-fans ama Kang Jalal karena kecerdasannya (pakar komunikasi politik + cendikiawan muslim). Oh iya.. jangan ketinggalan baca buku kang Jalal yang judulnya “menguak tabir kegaiban (renungan-renungan sufistik)*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img height="169" src="http://www.mizan.com/emag/ed_14/images/quraish-shihab.jpg" width="178" /&gt;Terus..yang membuat saya kagum dengan Abi Qurasih Shihab *ceilah abi, ngarep banget jadi anak angkat..huehuehue* itu loh, kemampuannya dalam tafsir Al-Qur’an *ini nih, yang bikin saya termotivasi buat belajar tafsir* , karena saya masih o’on banget ama tafsir, aduuhh…ayat ini maksudnya apa yah..bla..bla..bla. aduh friend, kayaknya enak banget yah, kalo Qta pintar tafsir, jadi mengamalkan Al-Qur’an juga gag asal-asalan. Ya gag? Perjalanan pendidikannya baca di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Quraish_Shihab"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Quraish_Shihab&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img height="152" src="http://musadiqmarhaban.files.wordpress.com/2007/11/_42025952_imam.jpg" width="186" /&gt;hhm...kalo yang ini namanya Imam Syamsi Ali saya langsung kagum pada beliau waktu pertama kali nonton profile-nya di TVone, beliau imam di Islamic Center (masjid terbesar di New York) juga menjadi Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York yang dikelola komunitas Muslim asal Asia Selatan, seperti Bangladesh, Pakistan dan India. Wah…hebat ya, ternyata ada tokoh muslim Indonesia yang mempunyai posisi yang membanggakan seperti itu. Selain menjadi Imam di Islamic Center, beliau juga adalah tokoh penengah antara umat muslim dan non muslim di Amerika. Banyak di antara warga AS yang pernah mendengarkan syiar Islam Ustad Syamsi Ali berkunjung ke Islamic Center yang dipimpinnya. Sebagian ingin mempelajari lebih dalam lagi masalah Islam, sebagian lagi malah langsung ingin di-Islam-kan. Selengkapnya baca di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://musadiqmarhaban.wordpress.com/2007/11/26/ustadz-syamsi-ali-dai-asal-indonesia-di-negeri-paman-sam/"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;http://musadiqmarhaban.wordpress.com/2007/11/26/ustadz-syamsi-ali-dai-asal-indonesia-di-negeri-paman-sam/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Untuk menyambut lebaran, umat Muslim New York berkumpul di Islamic Center untuk melakukan pawai, ada non muslim yang ngedukung, ada juga yang menghujat. Dan Ustad Syamsi Ali tampak bersikap bijak dan berani, ia menanggap hal itu adalah hal yang biasa. Wah, coba ada ustad-ustad Qta di Indonesia ini yang berani bersuara seperti Ustad Syamsi? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-1274540384685675976?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/1274540384685675976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=1274540384685675976&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1274540384685675976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1274540384685675976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/09/tokoh-favorit.html' title='Tokoh Islam Indonesia Idolaku'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6682684356646012073</id><published>2008-09-29T23:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:04:48.995-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>ya Rasul, Andai Bisa Kau Ku Peluk!</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya pernah ditanya oleh seorang sahabat, “kamu sering gag rindu sama Rasul?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pertanyaannya, saya termenung. “hm..iya kadang-kadang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang saya masih sering mempertanyakan ucapan saya itu. Apakah saya bohong? Kenyataannya saya baru merasakan rindu pada Rasul yang mulia hanya saat saya membaca sirohnya. Menghaturkan shalawat sepuluh kali saja, saya sering lupa.&lt;br /&gt;betapa hinanya umatmu yang satu ini ya Rasulullah,&lt;br /&gt;untuk menumbuhkan rindu pada Rasulullah, kadang saya mengenang saat-saat kematian beliau. Dimana Ketika hampir menjelang sakaratul maut, beliau masih menyebut-nyebut “ummatii..ummatii…”&lt;br /&gt;ya Rasul, betapa sayangnya engkau pada umatmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada dua kisah yang membuat saya malu sebagai pengikutmu Ya Rasul..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img style="WIDTH: 250px; HEIGHT: 246px" height="261" src="http://www.geocities.com/amri15/tapakkaki.jpg" width="171" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;jejak kaki Yang Mulia Nabi Muhammad SAW &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang lelaki tua, ia adalah seorang petani. Hidupnya sederhana. Ia juga bukan seorang yang pandai. Ia hanya tamatan SD. Namanya Kang Darwan. Orangnya baik hati dan sangat pemurah.&lt;br /&gt;Suatu hari ketika sedang menanam padi, ia berjongkok, dan punggungnya diserempet kereta api.&lt;br /&gt;Kang Darwan terlempar dan luka parah. Ia dibawa ke rumah sakit. Karena merasa ajalnya sudah dekat, ia membisikan sesuatu kepada istrinya. Setelah itu ia meninggal.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pada saat peringatan Maulid, istrinya datang ke rumah salah seorang tetangganya. Ia membawa nasi tumpeng. Si tetangga yang tidak pernah merayakan maulid, lantas bertanya-tanya, akhirnya Istri Kang Darwan menceritakan bahwa sebelum almarhum Kang Darwan meninggal dunia, ia membisikkan pesan ke telinga istrinya bahwa “sebentar lagi peringatan Maulid Kanjeng Nabi Muhammad, jangan lupa bagikan tumpeng untuk para tetangga”&lt;br /&gt;Si tetangga tercenung, “bukannya berpesan tentang sawah, harta atau anak-anaknya, ia malah berpesan tentang maulid Rasulullah, Ya Allah…malunya aku, orang sesederhana Kang Darwan saja memiliki cinta yang begitu besar terhadap Rasulullah”&lt;br /&gt;si tetangga itu adalah Kang Jalaluddin Rahmat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img height="235" alt="http://www.freewebs.com/zarq-biru/pics--Nalain%20Mubarak%20(slippers)%20of%20the%20Prophet%20Muhammed%20(saw).jpg" src="http://www.freewebs.com/zarq-biru/pics--Nalain%20Mubarak%20%28slippers%29%20of%20the%20Prophet%20Muhammed%20%28saw%29.jpg" width="328" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;sandal Yang Mulia Nabi Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kisah kedua, ada seorang nenek penjual bunga. Ia menjual bunga sambil membawa keranjang. Setiap adzan berkumandang, ia bergegas shalat di masjdi. Dan sehabis shalat, sebelum pulang ia memunguti rumput-rumput yang berserakan di halaman masjid, sehingga halaman masjid itu menjadi bersih. Kebiasaan itu ia lakukan setiap hari. Tapi, diam-diam, pekerjaannya itu diperhatikan oleh para jamaah masjid tersebut. Mereka kasihan melihat seorang nenek renta setiap hari memunguti rumput. Akhirnya, esok hari, sebelum nenek itu datang, penjaga masjid itu lebih dulu membersihkan rerumputan.&lt;br /&gt;Ketika nenek itu datang untuk shalat, keluar dari masjid ia ingin melanjutkan aktivitas hariannya itu. Tapi begitu sedihnya ia ketika melihat halaman masjid itu telah bersih, dan si nenek pun menangis histeris.&lt;br /&gt;Para jamaah kebingungan, lalu mereka memutuskan untuk membiarkan nenek itu memunguti rumput supaya ia senang.&lt;br /&gt;Tapi, para jamaah mendesak seorang ustad yang mereka percayai untuk bertanya kepada nenek itu.&lt;br /&gt;“baiklah, akan ku katakan padamu, tapi kau harus berjanji ini akan menjadi rahasia sampai aku meninggal. Sebenarnya ketika aku memunguti rumput-rumput itu, aku bershalawat pada Rasulullah. Aku ingin rumput-rumput itu menjadi saksi atas shalawat yang ku kirimkan pada Rasul”&lt;br /&gt;Sekarang nenek itu telah meninggal, dan rahasianya telah Qta ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, kedua kisah itu adalah nyata. Semoga mereka mendapat syafaat Nabi SAW pada hari kiamat, beserta seluruh umatnya yang selalu bershalawat. Amin ya Rabbal Alamin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6682684356646012073?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6682684356646012073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6682684356646012073&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6682684356646012073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6682684356646012073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/09/ya-rasul-andai-bisa-kau-ku-peluk.html' title='ya Rasul, Andai Bisa Kau Ku Peluk!'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-7897607476107842907</id><published>2008-09-25T23:27:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:04:48.996-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>Ngoreksi Shalat Berjamaah yuk!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SNyEZ2sMB7I/AAAAAAAAARo/bqCv3L6psNU/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250216845319604146" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 251px; CURSOR: hand; HEIGHT: 177px" height="154" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SNyEZ2sMB7I/AAAAAAAAARo/bqCv3L6psNU/s320/untitled.bmp" width="267" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sering kita alami masalah pelurusan shaf dalam shalat berjamaah. Apalagi shalat berjamaah di masjid..duh, kadang-kadang jadi dongkol kalau ada yang gag mau meluruskan shaf, padahal kan, itu sesuatu yang urgen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah..supaya kita semua tau, saya dah ngutip nih, dari buku saku “renungan SHALAT BERJAMAAH” dari M.Zubaidi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hal-hal yang sering kita lalaikan adalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Imam tidak peduli kondisi shaf makmum&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Imam harus meluruskan shaf makmum baru memulai shalat. Sebagaimana sabda Nabi SAW di dalam mengomando jamaah sebelum memulai shalat. Beliau bersabda : “hendaklah kamu meluruskan shaf-shaf atau (jika tidak) Allah akan jadikah kamu selalu berselisih” (HR. BUKHARI)&lt;br /&gt;Nabi SAW gag hanya menyuruh meluruskan shaf bahkan beliau bertindak langsung, beliau memegang pundak-pundak para sahabat yang gag lurus untuk diluruskan.&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud ra. Berkata : “ Rasulullah SAW biasa menyentuh pundak-pundak kami lalu berkata : luruslah dan jangan berselisih maka hati-hatimu menjadi berselisih (HR.MUSLIM)&lt;br /&gt;Disini, fungsi meluruskan dan merapatkan shaf bukan supaya syaitan gag masuk menyelinap, tapi agar terjadi kedekatan antar umat muslim, dan gaga ada jarak dan perbedaan antara pejabat dengan sopirnya, atau majikan dengan pembantunya de-el-el.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Makmum gag menyadari kewajiban dirinya untuk selalu menjaga lurusnya shaf.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hadits diatas telah menunjukan betapa meluruskan shaf itu sangat penting. Bahkan mengancam jika umat ini gag meluruskan shafnya, maka Allah akan menjadikan umat ini berselisih.&lt;br /&gt;Disamping itu, Nabi SAW bersabda : “Luruskanlah shaf-shaf kamu, meluruskan shaf itu termasuk dari bagian dari pengegakan shalat” (HR.BUKHARI)&lt;br /&gt;Ini berarti, orang yang gag menjaga kelurusan shafnya belum bisa menegakkan shalatnya secara benar. Sebenarnya, meluruskan shaf itu mudah kok, gini :&lt;br /&gt;- Jika pundak kita agak ke depan atau ke belakang, artinya shaf kita gag lurus, maka dengan sedikit bergeser, shaf jadi lurus ^_^&lt;br /&gt;- Jika ruku’ kaki Qta nampak lebih ke depan atau ke belakang dibanding dengan kaki orang lain, berarti shaf Qta gag lurus, maka dengan sedikit bergeser, shaf Qta jadi lurus ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Makmun gag menyadari kewajibannya untuk selalu menjaga rapatnya shaf.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang muslim jika shaalt di masjid menganggap sajadahnya atau gambar sajadah di karpet masjid sebagai kaplingan miliknya. Maka, orang itu gag mau bergeser merapatkan diri, meskipun antara dia dan orang disebelahnya ada jarak. Bahkan diantara jamaah ada yang kalu Qta mau merapat, eh…dia malah menjauh *udah gitu pake jutek lagi mukanya..hehe*&lt;br /&gt;Dari Anas ra. Menceritakan : “kami biasa (jika shalat berjamaah) melekatkan pundak kami dengan pundak yang lain dan kaki kami dengan kaki yang lain” (HR. BUKHARI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Makmum membawa anaknya yang masih suka bermain di shaf-shaf depan ketika shalat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maka, ketika anak itu pergi, shafnya jadi kosong dan renggang atau ketika anak itu main, bergerak-gerak kerapatan shaf jadi rusak. Boleh jadi kalau anak itu shalatnya bagus, tenang, tidak main-main, tapi keberadaannya di shaf depan bisa menyebabkan anak-anak lain ikut maju ke depan.&lt;br /&gt;Rasulullah telah mengatur tentang penempatan shaf, yaitu anak-anak di shaf anak-anak (belakang shaf bapak-bapak) seperti keterangan Abu Malik Al-Asy’ari ra. Berikut ini :&lt;br /&gt;“aku akan tunjukkan kamu shalat seperti shalatnya Nabi ra, maka ia membariskan bapak-bapak, lalu membariskan putra-putra di belakang shaf bapak-bapak dan memberikan wanita di belakang shaf putra-putra” (HR. AHMAD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya ALLAH bermanfaat nambah ilmu Qta yah sOb..Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-7897607476107842907?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/7897607476107842907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=7897607476107842907&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/7897607476107842907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/7897607476107842907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/09/ngoreksi-shalat-berjamaah-yuk.html' title='Ngoreksi Shalat Berjamaah yuk!'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SNyEZ2sMB7I/AAAAAAAAARo/bqCv3L6psNU/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-8687404365282001819</id><published>2008-09-15T22:25:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:44:14.297-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><title type='text'>JILBAB BUKAN PILIHAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Suatu hari saya mengirimkan sms terjemahan surah Al-Ahzab ayat 59 : “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.”&lt;br /&gt;Dan beberapa saat setelah itu saya langsung mendapat balasan dari sahabat saya “&lt;i&gt;aduh, wan.. saya belum jadi istri, itu ayat kan untuk para istri, jadi ntar aja deh”&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Saya langsung balas sms dia “&lt;i&gt;ayat itu ditujukan kepada seluruh muslimah, bukan hanya untuk para istri”&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat, di infotaiment seorang artis ibukota pernah ditanya apakah di bulan ramadhan ini ia akan merubah penampilannya? Dia jawab “kayaknya bukan sekarang, mending hati dulu dibaikin, elu mau pakai jilbab tapi kelakuan lu belum baik, apa gunanya? Sama aja kan?”&lt;br /&gt;Mungkin, bagi orang yang sependapat dengan artis itu, ia akan manggut-manggut setuju.&lt;br /&gt;Pertanyaannya : apa perintah berjilbab di ayat tersebut hanya ditujukan kepada wanita-wanita yang mulia hatinya? &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; line-height: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;saya juga nonton, seorang selebriti memakai jilbab lengkap dengan cadarnya. jujur, saya sangat sakit hati melihatnya. bukannya gimana, katanya, ia mengenakan cadar tsb untuk menghormati bulan ramadhan. saya sakit hati, karena ia mempermainkan suatu hal yang menjadi kewajiban. berjilbab bukanlah suatu penghormatan. tetapi sebuah ketaatan! apalagi besoknya ia memakai pakaian seksi lagi. naudzubillahi min dzalik...&lt;br /&gt;Iman itu tidak bisa dibangun oleh perasaan. Tapi dibangun oleh proses berfikir dan ketaatan.&lt;br /&gt;Coba bayangkan, si A beragama Islam hanya karena turunan dari orang tuanya. Dan ketika ia diajak temannya untuk pindah agama, ia akan langsung mengikutinya karena ia merasakan perasaan senang ketika ia telah pindah agama. Inilah bahayanya jika kita mendasari iman dengan perasaan. Tapi jika ia menggunakan akalnya, memikirkan kebesaran Allah, ciptaan-ciptaan Allah, maka hasil berfikirnya akan melahirkan keyakinan yang kokoh yang akan mendasari akidahnya. Jadi, apapun perintah Allah, ia akan langsung melaksanakannya, karena ia percaya, segala hal yang datang dari Tuhannya adalah demi kebaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana seorang wanita yang berkhimar (menutup rambutnya. Bedakan khirmar dengan jilbab), tetapi mengapa ia masih merokok? Berarti ia belum bisa merubah kelakuannya?&lt;br /&gt;Jawabnya : iya. Karena mungkin ia hanya menjalankan sebagian kewajibannya, tapi meninggalkan yang lain. Ia shalat lima waktu, puasa ramadhan, bersedekah, tapi satu hal yang ia lupakan. IA TAK MENJAGA PERGAULAN. Islam telah mengatur pergaulan antara laki-laki dengan perempuan.&lt;br /&gt;Tidak benar jika ada seorang muslim/muslimah yang pacaran. Tidak ma’ruf jika ada seorang muslimah berkumpul di tengah-tengah sekumpulan laki-laki yang bukan muhrimnya, dan sebaliknya. Dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, bagaimana dengan wanita yang mencoba berjilbab, tapi ia tak biasa, karena mungkin ia merasa panas jika memakai baju kurung dan khimar. Saudaraku, yang pertama kita lakukan adalah memperbaiki niat. Yaitu semata-mata karena Allah, untuk menutup aurat. Bukan hanya karena ingin pergi ke pengajian, atau ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sahabatku, share with me kalau ada yang ngeganjal di hati…&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-8687404365282001819?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/8687404365282001819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=8687404365282001819&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/8687404365282001819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/8687404365282001819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/09/ini-bukan-pilihan.html' title='JILBAB BUKAN PILIHAN'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2876187881289750400</id><published>2008-09-10T09:38:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:04:48.996-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>HIV AIDS, PENYULUHAN ATAU PEMBEBASAN ???</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Hari gini, siapa yang tidak kenal dengan yang namanya HIV? atau AIDS?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;HIV adalah singkatan dari &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Human Immunodeficiency Virus&lt;/span&gt;, yaitu virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. sedangkan AIDS, adalah singkatan dari &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Acquired Deficiency Syndrome&lt;/span&gt; yaitu sekumpulan gejala yang diakibatkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia karena terinfeksi HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Biasanya, orang awam kurang paham dengan cara penularan HIV AIDS, mereka sering mengira bahwa HIV AIDS bisa ditularkan melalui kegiatan berenang di kolam renang umum, terkena air ludah atau kencing, buang air besar atau kecil di WC umum, atau melalui alat-alat makan dan minuman. padahal, penularan Virus HIV hanyalah dari darah, cairan alat kelamin, dan air susu ibu (ASI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;informasi mengenai HIV AIDS kini telah sampai di sebagian besar sekolah-sekolah SLTP atau SLTA termasuk juga sekolah saya, melalui pelajaran PIK-KRR (pusat informasi konsultasi kesehatan reproduksi remaja)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;dan inilah yang akan saya bahas lebih lanjut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Di buku materi penyuluhan yang judulnya &lt;strong&gt;'Remaja Sehat? WHY NOT?'&lt;/strong&gt; terbitan Direktorat Bina Kesehatan Anak Direktorat Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI Tahun 2007 menyebutkan bahwa ada lima cara pencegahan penyakit HIV AIDS, yaitu (gaya bahasa mengikuti buku):&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;A = ABSTINENCE atau &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Amannya sih&lt;/span&gt; tidak berhubungan seks&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;B = BE FAITHFULL atau untuk yang sudah menikah, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bagusnya&lt;/span&gt; saling setia, berhubungan seks hanya dengan pasangan tetap&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;C = CONDOM atau &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kondom, bagaimanapun, kita tahu bahwa ada juga teman-teman kita yang sudah melakukan hubungan seks. kadang, meskipun mereka sudah berusaha tidak lagi melakukannya, tetapi ada aja yang suka bablas. Nah...buat mereka, kondom adalah satu-satunya cara untuk mencegah tertularnya HIV.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;D = DRUG atau &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;gak usah&lt;/span&gt; nge-drug atau pakai NAPZA&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;E = EQUIPMENT atau &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;enaknya&lt;/span&gt; pakai alat-alat yang bersih, steril, sekali pakai dan tidak bergantian, misalnya : jarum suntik, pisau cukur, alat operasi, jarum tato, alat tindik, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Di dalam buku itu, umumnya juga di buku-buku materi penyuluhan lain atau di seminar-seminar KRR atau HIV AIDS, selalu memberikan solusi pencegahan yang sama kepada remaja agar terhindar dari HIV AIDS, tapi, jika teman-teman lebih kritis, kalimat yang mereka gunakan, seakan-akan memberi keluasaan atau pilihan kepada teman-teman para remaja untuk mau melakannya atau tidak. sebagai contoh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;POIN A ,&lt;/span&gt; kata 'amannya sih tidak berhubungan seks' = sama sekali tidak menegaskan keharusan kita untuk tidak melakukan hubungan seks. hanya mengatakan 'amannya sich', berarti hanya sekedar memberi pengetahuan bahwa akan aman jika tidak berhubungan seks. bukan melarang. akibatnya, remaja akan mencari cara yang aman untuk melakukan hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;POIN B&lt;/span&gt;, apa salahnya kita langsung to the point bilang 'jangan melakukan perzinahan', sedangkan kalimat di atas secara tidak langsung membolehkan hubungan seks dengan bertukar pasangan, tapi, bagusnya setia hanya dengan satu pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;POIN C,&lt;/span&gt; nah...ini dia, kalimatnya seakan memberi kebebasan dengan memberikan solusi kondom pada remaja yang kebablasan dan tidak bisa menahan keinginan berhubungan seks di luar nikah (berzina)! seakan-akan seperti ini "ya udah, gak apa-apa kalo kamu mau berhubungan seks, tapi inga ya! harus aman! pakai kondom!"&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;di pelajaran KRR, siswa sudah diberi tahu bagaimana caranya memakai kondom. ditambah lagi di adakannya ATM kondom, free seks makin merajalela...&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;pertanyaannya, mau jadi apa remaja kita jika terus di bebaskan melakukan free seks??? apalagi, menurut penelitian virus HIV lebih kecil ukurannya dari serat-serat bahan kondom tersebut, sehingga virusnya sangat mungkin untuk masuk. jadi, apakah ini satu-satunya solusi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;POIN D dan E&lt;/span&gt;, kata 'gak usah' dan 'enaknya' seperti di poin A sama sekali tidak menunjukan penegasan akan bahaya kita menjauhi drug dan alat-alat yang tidak steril. seharusnya mereka menggunakan kata 'jangan'&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;coba teman-teman bandingkan, kata 'gak usah' dengan kata 'jangan' :&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;"kamu gak usah jemput aku bentar malam"&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;"kamu jangan jemput aku bentar malam"&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;kalimat pertama, jika ada seseorang yang berkata pada kita, otomatis kita masih akan berfikir dan masih berniat untuk menjemput dia walau ia mengatakan tidak perlu. sedangkan kata 'jangan', pasti kita sudah tidak berniat menjemput dia, karena ia sudah menolak dengan tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;sebagai remaja yang juga mendapat pengetahuan PIK-KRR di sekolah, sebenarnya saya kecewa dengan materi penyuluhan tersebut. karena untuk remaja yang terbiasa melakukan hal-hal negatif bisa saja merasa di beri kebebasan untuk menentukan pilihannya sehingga mereka jadi makin tak terkontrol dan ketika ditanya, bisa saja mereka memberikan alasan seperti poin-poin di atas. satu lagi, di banyak materi PIK-KRR, sangat jarang sekali disinggung mengenai pentingnya peran agama secara lebih spesifik untuk mencegah free seks, narkoba atau HIV AIDS, padahal, agama adalah benteng yang paling kokoh untuk mencegah perbuatan buruk manusia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Sekian, untuk sobatku, teriakan PRESTASI YESS! HIV NO!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;wassalam &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;:)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2876187881289750400?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2876187881289750400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2876187881289750400&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2876187881289750400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2876187881289750400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/09/hiv-aids.html' title='HIV AIDS, PENYULUHAN ATAU PEMBEBASAN ???'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6234095567416974291</id><published>2008-05-03T17:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:04:48.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>AHMADIYAH PART II</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;AssalamuAlaikum Wr.Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini saya akan membahas lagi mengenai Ahmadiyah *baca komentar di posting AHMADIYAH*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disitu menyebutkan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153); font-weight: bold;"&gt;Pendiri Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad, mengaku ditunjuk Allah menjadi Al Masih Yang Dijanjikan oleh Nabi Muhammad saw tentang masa depan Islam di Akhir Zaman. Mungkin orang bertanya, kan yang dijanjikan Al Masih Bani Israili yang sekarang masih di langit? Ahmad mengaku mendapat wahyu bahwa Isa Al Masih Israili sudah wafat dan dikubur di Kashmir, India (www.tombofjesus.com). Sebagai perbandingan, umat Yahudi percaya, sebelum datang Mesiasnya, Nabi Elias mesti datang dulu dari langit (dia juga dipercaya hilang karena naik ke langit). Tapi Nabi Isa bilang, yang datang sebagai perwujudan Nabi Elias adalah Yohanes Sang Pembaptis (Matius 11:13-14 , 17:12-13, Markus 9:13).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut saya, argumen tersebut SANGAT tidak tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Isa memang akan turun di akhir zaman, tapi, sebelumnya ada tanda-tanda yang mendahuluinya &lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;span style="color:#008000;"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;اْلأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ وَأَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ِلأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلاً مَرْبُوعًا إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ مُمَصَّرَانِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَدْعُو النَّاسَ إِلَى اْلإِسْلاَمِ فَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمِلَلَ كُلَّهَا إِلاَّ اْلإِسْلَامَ وَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ وَتَقَعُ اْلأَمَنَةُ عَلَى اْلأَرْضِ حَتَّى تَرْتَعَ اْلأُسُودُ مَعَ اْلإِبِلِ وَالنِّمَارُ مَعَ الْبَقَرِ وَالذِّئَابُ مَعَ الْغَنَمِ وَيَلْعَبَ الصِّبْيَانُ بِالْحَيَّاتِ لاَ تَضُرُّهُمْ فَيَمْكُثُ أَرْبَعِينَ سَنَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Para Nabi adalah seperti saudara sebapak, ibu mereka berbeda tapi agama mereka satu. Sesungguhnya akulah yang paling berhak dengan Isa Ibnu Maryam karena tidak ada antaraku dan dia seorang nabi pun. Sungguh dia akan turun, maka jika kalian melihatnya kenalilah dia! Dia adalah seorang yang berkulit antara merah dan putih dalam keadaan berpakaian dua kain yang bercelup ja’faran, rambut-nya seperti meneteskan air padahal tidak basah. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi, menggugurkan jizyah, dan mengajak manusia kepada agama Islam. Allah binasakan pada zaman-nya seluruh agama-agama selain Islam. Allah binasakan juga Dajjal. Maka terjadilah keamanan di muka bumi hingga singa-singa merumput bersama dengan unta-unta, macan-macan dengan sapi-sapi, dan serigala-serigala dengan domba-domba, serta anak-anak kecil bermain dengan ular-ular dengan tidak memberikan madharat sedikit pun kepada mereka. Demikianlah berlangsung selam empat puluh tahun, kemudian beliau meninggal dan dishalatkan oleh kaum muslimin. (HR. Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;juga:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: “Nabi Isa عليه السلام masih hidup sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kitab Shahih (Bukhari dan Muslim -pen.) Dan akan turun sebagaimana dalam hadits nabi صلى الله عليه وسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;يَنْزِلُ فِيكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَكَمًا عَادِلاً وَإِمَامًا مُقْسِطًا فَيَكْسِرَ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعَ الْجِزْيَه&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Akan turun di tengah kalian Isa bin Maryam صلى الله عليه وسلم sebagai hakim yang adil dan Imam yang bijaksana. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi dan menggugurkan jizyah.” (Bukhari Muslim) ~ (Majmu’ Fatawa, jilid 4/322)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" class="fnu" &gt; Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ: مَا تَذَاكَرُوْنَ؟ قَالُوا: نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ: إِنَّهَا لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ؛ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُوْلَ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَيَأَجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوْفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Rasulullah melihat kami dalam keadaan kami sedang saling mengingat, maka beliau mengatakan: “Sedang saling mengingatkan apa kalian? Mereka menjawab bahwa kami sedang saling mengingat hari kiamat. Beliau mengatakan: Kiamat tidak akan bangkit sehingga kalian melihat 10 tanda, lalu beliau menyebut: Asap, dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya`juj dan Ma`juj, 3 peristiwa tenggelamnya (suatu daerah, -pent) ke dalam bumi, di daerah barat, di daerah timur, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang muncul dari negeri Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka.” (Shahih, HR. Muslim, Kitabul Fitan Wa Asyrathus Sa’ah, Bab Fil Ayat Allati Takunu Qabla As-Sa’ah, 18/234 no. 7214. Cet. Darul Ma’rifah. Hadits ini diriwayatkan pula oleh yang lain)"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin Mirz&lt;em&gt;a&lt;/em&gt; Gulam Ahmad adalah Almasih yang ditunjuk oleh Allah Swt, sedangkan sekarang Ia sudah wafat...???&lt;br /&gt;dan tanda-tanda yang dimiliki Almasih yang akan turun adalah Ia akan memecahkan salib-salib (dalam artian semua orang akan beriman kepadanya, dan membinasakan pada zamannya semua agama selain islam) baru kemudian ia meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dalam hadits diatas sudah jelas yang akan turun sebagai Al masih bukanlah Mirza Gulam Ahmad, melainkan Nabi Isa AS. SUNGGUH JANJI ALLAH dan RASULNYA TIDAK PERNAH SALAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;firman Allah Swt:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا . بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا . وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (an-Nisaa’: 157-159)"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;sambungan komentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153); font-weight: bold;"&gt;Jadi pembesarbesaran masalah tentang kenabian Ahmad sebenarnya tidak pada tempatnya dan terlalu didramatisir. Nabi adalah utusan Allah, kalau ada orang mengaku Nabi tetapi bohong, adalah urusan Allah untuk menghukumnya. Urusan manusia adalah menyelidiki kebenarannya, lalu either mengimaninya kalau percaya dia benar, atau mengingkarinya kalau percaya dia bohong. But that is it, tidak boleh ada pemaksaan kehendak tentang keyakinan dan kebenaran"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betul, urusan manusia adalah menyelidiki kebenarannya, lalu mengimaninya kalau percaya ia benar dan mengingkarinya kalau memang Ia salah.&lt;br /&gt;TETAPI, mengingkari bukan hanya sekedar menyatakan dalam hati, melainkan sudah menjadi tugas seorang muslim untuk amar ma'ruf nahi mungkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagaimana yang terjadi di zaman para sahabat&lt;br /&gt;Dalam perang Ridda peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib al-Hanafi" yang lebih dikenal dengan nama &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: trebuchet ms;" class="new" title="Musailamah Al-Kazab (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Musailamah_Al-Kazab&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Musailamah Al-Kazab&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:lucida grande;" &gt; (Musailamah si pembohong), yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan Nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertempuran Akraba oleh &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 102, 0); font-family: trebuchet ms;" title="Khalid bin Walid" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Khalid_bin_Walid"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Khalid bin Walid&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:trebuchet ms;" &gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu" (Q.S Ali Imran:106)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;sekarang tugas pemerintah untuk segera bertindak tegas, tidak hanya urusan politik, ekonomi, sosial budaya yang diutamakan, tapi juga sebuah tugas penting untuk menjaga akidah ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;Tafsir Al-Qur'an&lt;br /&gt;http://asysyariah.com/&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#008000;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6234095567416974291?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6234095567416974291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6234095567416974291&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6234095567416974291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6234095567416974291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/05/ahmadiyah-part-ii.html' title='AHMADIYAH PART II'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-211832376955139790</id><published>2008-04-24T16:48:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:04:48.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info n Share'/><title type='text'>AHMADIYAH</title><content type='html'>AssalamuAlaikum Wr.Wb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok, gw dapat request dari someone (gak mungkin kan gw bilang kak blackfogs? hehehe) untuk nulis artikel serius, OK DAH! kebetulan gw juga lagi pengen n gemes banget buat nulis ni artikel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;A.H.M.AD.I.Y.A.H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;aliran yang katanya Islam, yang sekarang lagi diperdebatkan dimana-mana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ini dia beberapa keterangan seputar ahmadiyah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi dan Rasul, kemudian barangsiapa yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab Tadzkirah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4.Kitab”Tadzkirah” tersebut adalah kumpulan wahyu yang diturunkan “tuhan” kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur’an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan, tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an, dan kitab suci Ahmadiyah tersebut ada di kantor LPPI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “nabi” Mirza tidak pernah haji ke Makkah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajib dipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul yang wajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26 tersebut adalah “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”, sama juga, mereka wajib meyakini 5 kitab suci, Al-Qur'an, Injil, Zabur, Taurat, dan kitab tadzkirah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;keterangan selanjutnya klik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&amp;amp;op=viewarticle&amp;amp;artid=74"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#006600;"&gt;http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&amp;amp;op=viewarticle&amp;amp;artid=74&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;aliran Ahmadiyah telah masuk di Indonesia sejak tahun 1920, dan pada tahun 1980 MUI mengeluarkan fatwa SESAT bagi Ahmadiyah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;60 tahun ahmadiyah baru diklaim sesat, nah...sekarang masih juga diperdebatkan. padahal &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana ada pasal baru yang berbunyi sbb: PASAL 56 a: Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di Wonogiri, sekelompok mahasiswa islam melakukan aksi protes di depan kantor MUI karna tidak setuju dengan sikap pemerintah maupun fatwa MUI sendiri mengenai Ahmadiyah, mereka menganggap, Ahmadiyah seharusnya mendapat perlindungan dan diberikan hak-haknya untuk menjalankan ibadah. karena menurut mereka, setiap orang berhak untuk menganut agama yang diyakininya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;melihat aksi kakak" mahasiswa itu, saya hanya bisa menarik nafas panjang, saya tidak habis pikir, ternyata mereka telah terkontaminasi paham liberalisme. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dengan aksi yang mereka lakukan itu, secara tidak langsung mereka juga ikut mendustakan Islam. bagaimana bisa seorang muslim membela orang" yang tidak mengakui Nabi Muhammad SAW adalah Nabi terakhir dan Al-Qur'an adalah kitab suci terakhir hingga akhir zaman???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;perhatikan Firman ALLAH dalam Q.S Ali-imran ayat 105 dan 106:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#006600;"&gt;-Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,&lt;br /&gt;-pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu".&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;banyak pihak yang mengecam fatwa MUI untuk Ahmadiyah, diantaranya JIL (jaringan islam liberal) dan P2D (perhimpunan pendidikan demokrasi), saat konfrensi pers bersama di sekretariat P2D (1/8/2005) mereka mengatakan bahwa ketua dan wakil ketua MUI serta ulama-ulama lainnya adalah orang yang tolol! setelah itu mereka tertawa bersama..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mereka mengatakan bahwa argumen yang MUI berikan sangat singkat dan fatwanya sangat konyol, selain itu MUI dianggap malah akan mendatangkan pertikaian sesama umat islam di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pada kesempatan itu hadir pula Rektor UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, ia mengatakan dari 11 fatwa MUI, ada 4 fatwa yang kontroversial, diantaranya adalah pengharaman Ahmadiyah, pengharaman perkawinan beda agama, pengharaman aliran liberalisme, sekularisme dan pluralisme dan pengharaman doa bersama antar agama yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;jujur, pertama membaca artikel itu, air mata saya hampir menetes, bagaimana bisa kita beribadah bersama-sama dengan non muslim, sementara Rasul sendiri telah menegaskan bahwa hubungan muslim dengan non muslim hanyalah sebatas urusan muamalat, selebihnya 'lakum diinukum waliadiin' untukmu agamamu, dan untukku agamaku. tapi apa mau dikata, ini memang akhir zaman, dan tanda-tanda kiamat kecil adalah terjadinya perpecahan diantara umat islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sedangkan ALLAH telah berfirman dalam Q.S.Ali'imran ayat 103:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;apalagi, KOMNAS HAM desak SBY untuk cabut fatwanya mengenai Ahmadiyah, katanya wakil ketua KOMNAS HAM Zoemrotin.K.Susilo "kita bukan negara islam, tapi kita adalah negara yang memiliki konstitusi, yaitu UUD 1945, bagaimana konstitusi kita bisa kalah hanya oleh fatwa MUI?" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;AstagfirullahulAdziim...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kenapa tidak sekalian membuat agama baru yang kitabnya adalah UUD???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bayangkan saja, ulama sudah tidak dihargai dan dimuliakan, padahal Ulama adalah pewaris para Nabi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.(Q.S.24:51)&lt;br /&gt;Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan (Q.S.24:52)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah tetap amar ma'ruf nahi mungkar, bagaimanapun keadaan, sesadis apapun hujatan, kebenaran haruslah tetap ditegakkan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;karena firman ALLAH SWT:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung&lt;/em&gt;.(Q.S.Ali-imran:104)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*jihadku belum selesai sampai disini*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;referensi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tafsir AL-QUR'AN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;detik.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;perpustakaan-islam.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-211832376955139790?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/211832376955139790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=211832376955139790&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/211832376955139790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/211832376955139790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/04/ahmadiyah.html' title='AHMADIYAH'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-1661743789208103656</id><published>2008-04-16T18:24:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:07:11.256-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iNFo BeBaS'/><title type='text'>YUK JADI REMAJA PD!</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ASSalamu Alaikum Wr.Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pa Kabar cemUa???&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;wiSH u Well yua,,,,&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;btw, makasih ya buat semua yang udah ngasih support bwt gw n blog gw tersayang ini..hehee&lt;br /&gt;pokoknya! makasiiiiiiiiih banget!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, untuk postingan kali ini, gw ngebahas masalah PD aLias Percaya Diri...sebenarnya sih, gw juga orangnya gak Pede-pede banget sih...&lt;br /&gt;ada kalanya kepercayaan diri gw drop, tapi Alhamdulillah sekarang gw gak minderan kayak dulu sih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o ya, ni beberapa tips membangun PD yang gw kutip dari E-psikologi.com:&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;"Bagi sebagian kita yang punya masalah seputar rendahnya kepercayaan-diri atau merasa telah kehilangan kepercayaan diri, mungkin Anda bisa menjadikan langkah-langkah berikut ini sebagai proses latihan: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;1. Menciptakan definisi diri positif.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Steve Chandler mengatakan, “Cara terbaik untuk mengubah sistem keyakinanmu adalah mengubah definisi dirimu&lt;/span&gt;.” Bagaimana menciptkan definisi diri positif. Di antara cara yang bisa kita lakukan adalah:&lt;br /&gt;o Membuat kesimpulan yang positif tentang diri sendiri / membuat opini yang positif tentang diri sendiri. Positif di sini artinya yang bisa mendorong atau yang bisa membangun, bukan yang merusak atau yang menghancurkan.&lt;br /&gt;o Belajar melihat bagian-bagian positif / kelebihan / kekuatan yang kita miliki&lt;br /&gt;o Membuka dialog dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang bisa kita lakukan, dari mulai yang paling kecil dan dari mulai yang bisa kita lakukan hari ini.&lt;br /&gt;Selain itu, yang perlu dilakukan adalah menghentikan opini diri negatif yang muncul, seperti misalnya saya tidak punya kelebihan apa-apa, hidup saya tidak berharga, saya hanya beban masyarakat, dan seterusnya. Setelah kita menghentikan, tugas kita adalah menggantinya dengan yang positif, konstruktif dan motivatif. Ini hanya syarat awal dan tidak cukup untuk membangun kepercayaan diri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;2. Memperjuangkan keinginan yang positif&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Selanjutnya adalah merumuskan program / agenda perbaikan diri. Ini bisa berbentuk misalnya memiliki target baru yang hendak kita wujudkan atau merumuskan langkah-langkah positif yang hendak kita lakukan.&lt;/span&gt; Entah itu besar atau kecil, intinya harus ada perubahan atau peningkatan ke arah yang lebih positif. Semakin banyak hal-hal positif (target, tujuan atau keinginan) yang sanggup kita wujudkan, semakin kuatlah pede kita. Kita perlu ingat bahwa pada akhirnya kita hanya akan menjadi lebih baik dengan cara melakukan sesuatu yang baik buat kita. Titik. Tidak ada yang bisa mengganti prinsip ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;3. Mengatasi masalah secara positif&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Pede juga bisa diperkuat dengan cara memberikan bukti kepada diri sendiri bahwa kita ternyata berhasil mengatasi masalah yang menimpa kita&lt;/span&gt;. Semakin banyak masalah yang sanggup kita selesaikan, semakin kuatlah pede. Lama kelamaan kita menjadi orang yang tidak mudah minder ketika menghadapi masalah. Karena itu ada yang mengingatkan, begitu kita sudah terbiasa menggunakan jurus pasrah atau kalah, ini nanti akan menjadi kebiasaan yang membuat kita seringkali bermasalah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;4. Memiliki dasar keputusan yang positif.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Kalau dibaca dari praktek hidup secara keseluruhan, memang tidak ada orang yang selalu yakin atas kemampuannya dalam menghadapi masalah atau dalam mewujudkan keinginan.&lt;/span&gt; Orang yang sekelas Mahatma Gandhi saja sempat goyah ketika tiba-tiba realitas berubah secara tak terduga-duga. Tapi, Gandhi punya cara yang bisa kita tiru: “Ketika saya putus asa maka saya selalu ingat bahwa sepanjang sejarah, jalan yang ditempuh dengan kebenaran dan cinta selalu menang. Ada beberapa tirani dan pembunuhan yang sepintas sepertinya menang tetapi akhirnya kalah. Pikirkan ucapan saya ini, SELALU”. Artinya, kepercayaan Gandhi tumbuh lagi setelah mengingat bahwa langkahnya sudah dilandasi oleh prinsip-prinsip yang benar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#ffcc66;"&gt;5. Memiliki model / teladan yang positif&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Yang penting lagi adalah menemukan orang lain yang bisa kita contoh dari sisi kepercayaan dirinya.&lt;/span&gt; Ini memang menuntut kita untuk sering-sering membuka mata melihat orang lain yang lebih bagus dari kita lalu menjadikannya sebagai pelajaran. Saking pentingnya peranan orang lain ini, ada yang mengatakan bahwa kita bisa memperbaiki diri dari dua hal: a) pengalaman pribadi (life experiencing) dan b) duplicating (mencontoh dan mempelajari orang lain)"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#ffcc66;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Buktikan! &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Selamat mencoba.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-1661743789208103656?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/1661743789208103656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=1661743789208103656&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1661743789208103656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/1661743789208103656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/04/yuk-jadi-remaja-pd.html' title='YUK JADI REMAJA PD!'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-6643349817115112702</id><published>2008-03-31T04:47:00.001-07:00</published><updated>2009-04-30T21:45:22.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><title type='text'>CEWEK N JILBAB part 2</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3Z7zgrI/AAAAAAAAAEk/mJn7nzbOBhY/s1600-h/jilbab+beneran.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183871721864921778" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; width: 146px; height: 196px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3Z7zgrI/AAAAAAAAAEk/mJn7nzbOBhY/s320/jilbab+beneran.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3p7zgsI/AAAAAAAAAEs/p-E35jpfkbE/s1600-h/tamara-01.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183871726159889090" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3p7zgsI/AAAAAAAAAEs/p-E35jpfkbE/s320/tamara-01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3p7zgtI/AAAAAAAAAE0/Jl83YgZISfc/s1600-h/wow.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183871726159889106" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; width: 133px; height: 184px;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3p7zgtI/AAAAAAAAAE0/Jl83YgZISfc/s320/wow.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;dari ketiga gambar diatas, gw kira kamu pasti bisa menyimpulkan sendiri perbedaan"nya...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;yang pertama itu, adalah contoh penggunaan jilbab dan kerudung yang benar, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;trus yang kedua, itu bukan kerudung apalagi jilbab *baca pengertian jilbab di posting sebelumnya* yang kedua ini adalah selendang..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;dan yang terakhir, bener" gak patut dibilang seorang muslimah. mengenakan hijab namun berkhalwat udah gitu bermesraan dengan seorang cowok yang bukan muhrimnya *gak tau deh ini suami atau hanya pacarnya, foto ini hanyalah sebagai gambaran*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Alhamdulillah belakangan ini banyak muslimah yang mulai berhijab...berbeda dengan masa-masa tahun 80-an, jilbab atau kerudung masih dianggap aneh, bila ada karyawan yang mengenakan hijab, ia disuruh melepasnya atau memilih untuk dikeluarkan dari pekerjaan. sedangkan bagi pelajar, ia langsung dikeluarkan dari sekolah..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;namun sekarang, begitu mudahnya hijab itu dikenakan, mudah pula untuk disalahgunakan..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;gw pribadi sangat-sangat kecewa pada seorang muslimah yang mengenakan hijabnya sebagai topeng, karena takut pada orang tualah...karena peraturan sekolah, atau karena ingin dibilang cewek alim *astagfirullah...*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;n pas keluar dari sekolah, udah di dalam angkot hijabnya langsung dilepas, atau dari rumah pake hijab, pas jauh dari rumah hijabnya juga dilepas...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;atau, pake hijab tapi kelakuannya gak dirubah...ia gak ngejauhi perbuatan" yang emang dilarang, n gak ngelakuin apa" yang diperintahkan...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;*gw nulis ini bukan berarti gw udah sempurna, tapi gw juga masih perlu banyak muhasabah dan memperbaiki diri gw"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;n yang bikin gw shock, jilbab dan kerudung sengaja dirusak kesuciannya oleh pihak-pihak yang gak bertanggung jawab...para pemaksiat, bahkan mungkin bisa disebut kafir!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;ceritanya, gw lagi nyari foto-foto cewek berjilbab di website google.com, tapi yang muncul hanyalah tulisan "foto-foto cwek berjilbab lagi bugil" dan "cwek berjilbab lagi xxx"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;gw hanya bisa istigfar dalem ati, bejat banget orang" yang ngelakuin itu...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;mudah"an laknat Allah dengan cepat nimpa dia....&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-6643349817115112702?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/6643349817115112702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=6643349817115112702&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6643349817115112702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/6643349817115112702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/03/cewek-n-jilbab-part-2.html' title='CEWEK N JILBAB part 2'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/R_DP3Z7zgrI/AAAAAAAAAEk/mJn7nzbOBhY/s72-c/jilbab+beneran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-5249398332281937193</id><published>2008-03-30T04:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T21:45:22.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mEreNung sebenTar...'/><title type='text'>CEWEK N' JILBAB part1</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ASSALAMU ALAIKUM WR.WB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang" (al ahzab :59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertama kali gw tau perbedaan antara jilbab dan khimar (kerudung) dari seorang mentor gw di kajian M-KIS (mentoring kajian islam sekolah)...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dy ngasih tau, kalo sebenernya jilbab itu adalah semacam kain panjang yang menutupi seluruh tubuh (baju kurung gitu...) dan untuk kewajiban yang udah gw tau, gak ada alasan untuk menunda-nunda ngelakuinnya...gimanapun tantangannya!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;karena urusan prinsip gini gw gak ada dispensasi, kata orang, cewek berjilbab itu tanggung jawabnya besar, karena harus konsisten..dan gak bisa melepas jilbabnya lagi..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tapi menurut gw, justru orang yang gak berjilbab n berkerudung itu yang punya tanggung jawab besar...udah gitu tanggung jawabnya langsung pada ALLAH!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kata sebagian orang lagi, kalo mo pake jilbab itu, mending hati aja yang dibaikin dulu, sifat n kelakuan mesti baek dulu... karena kata mereka, mereka gak mau berjilbab dulu kalo hati mereka belum suci (sekarang pertanyaannya, kapan kamu mau perbaiki hati???)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;menurut gw, justru BERHIJAB adalah salah satu faktor kuat yang dapat merubah sifat kita. karena ketika berjilbab (tentunya dengan jilbab dan kerudung yang benar), otomatis kita akan merubah kepribadian kita sedikit demi sedikit menjadi lebih baik..(karena kita akan sadar, bagaimana kepribadian seorang muslimah yang baik)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;gw minta maaaaaappp banget kalo gw kayak menggurui, tapi suweerrr deh,, gw gak bermaksud gitu!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;wahai ukhtiku....my sisters...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;jilbab yang benar adalah baju kurung yang longgar yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, bukan baju blouse pendek dan celana jeans ketat... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kerudung yang benar adalah kain yang tidak tipis, yang menutupi rambut hingga ke dada, bukan kain tipis dan diikat kebelakang atau ke leher...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;jadi ingat, ada seorang cewek *identitas dirahasiakan* yang ngebaca tulisan di laptop gw yang bacanya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;n tu cewek kita kasih nama aja INEM... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nah, si INEM itu langsung nyeletuk "oooo....ini kan bacanya Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, jadi gw tinggal nutup kain aja ke dada gw, rambut gak usah ya kan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;uughhhh....gw gak tau deh, si INEM itu sengaja atau gak bikin gw sebel... mending dia langsung ngatain gw aja, daripada memutarbalikan ayat al'qu'ran itu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(buat yang ngerasa menjadi tokoh INEM di posting ini, maapin gw yah...gak pamit" dlu...lagian sapa suruh bikin gw sebel!!! hehehehe...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan satu lagi bukti yang bener" gw rasain setelah berhijab, seperti kutipan surat AL'AHZAB di atas "dan yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenal dan karena itu mereka tidak diganggu" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;waktu itu gw mo pulang, kebetulan malam, gw baru pulang dari DAURAH. sendirian gw naik angkot, dah gitu gw gak tau kalo ternyata di dalam angkot ada 3 orang cowok...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;huh...gw tinggal bdoa aja dalem ati biar gak diapa-apain, n yang bkin gw tambah serem... tiba-tiba mereka ngeluarin botol minuman keras *bukan aer keras* gak tau deh, mereknya apa...yang pasti gw dag dig dug, gw tinggal mohon" sama ALLAH " YA ALLAH, mudah"an mereka gak mabok disini...",,,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tapi alhamdulillah, tu 3 orang cowok gak ngapa-ngapain gw, jangankan negur, nengok ke gw aja kagak...gw jadi mikir, gimana seandainya kalo gw pakai baju pendek..atau baju panjang tapi gak pake khimar, bukan gak mungkin gw bakal digodain...iihh....na'udzubillahi min dzalik...!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tyus, gw juga jadi keingat lagi sama mantan anak tinggal di rumah gw, sebut aja namanya IJAH. nah...suatu hari si IJAH lagi lewat di depan rumah preman no 1 di sekitar rumah gw... udah gak pake jilbab, si IJAH masih aja lenggak lenggok dengan PDnya ,,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tyus, apakah yang terjadi???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tiba-tiba terdengar teriakan "2500!,,,2500!!" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan sahutan itu saling menjawab "aahh...terlalu mahal, 2000 saja!!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ngerti gak maksudnya apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;si IJAH gak sadar kalo dia lagi DITAWAR SAMA PREMAN..!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sebenernya sih, gw gak ngeliat langsung, tapi baby sitter adek gw yang cerita.. dan itu bukan hanya sekali, dah gitu SI IJAH sampe sekarang gak tau kali soal ini..atau mungkin dia udah tau tapi pura-pura gak tau??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kasian ya si IJAH......??? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ukhtiku...jilbab itu menghindari diri kita dari gangguan, dan itu ALLAH sendiri yang menjamin (selama kita berjilbab dengan benar dan taat kepada ALLAH..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;to be continue....&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-5249398332281937193?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/5249398332281937193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=5249398332281937193&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/5249398332281937193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/5249398332281937193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/03/cewek-n-jilbab-part1.html' title='CEWEK N&apos; JILBAB part1'/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6127713224015892790.post-2389356519797134858</id><published>2008-03-29T02:54:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T03:05:15.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;"&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#33cc00;"&gt;&lt;span style="color:#66ff99;"&gt;BUKAN &lt;/span&gt;CINTAKU &lt;span style="color:#66ff99;"&gt;YANG&lt;/span&gt; SALAH&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#006600;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi kupandangi jalan raya di depanku. Rasanya lumayan indah kalau dilihat dari atas, namun aku agak mual. Aku menundukkan kepalaku kembali. Mencoba melupakan semua yang telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajahnya tampan. Ah, aku tak boleh memandanginya terlalu lama. Yusuf, pemuda itu sedang berbincang-bincang dengan abangku di sudut ruangan.&lt;br /&gt;Aku tak bisa membohongi diriku sendiri, kalau sebenarnya, aku ingin mencuri-curi pandang. Tapi…’uupss..dia memergokiku, pandangan kami saling beradu, namun aku kalah. Kembali kutundukan wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama sekali. Yusuf dan abangku belum selesai mengobrol. Kutunggu lagi. Sekitar sepuluh menit akhirnya mereka menghampiriku.&lt;br /&gt;“lama, ra?” Tanya kak Ikhsan sambil merangkulku.&lt;br /&gt;“yah…lumayan” jawabku sambil mendengus.&lt;br /&gt;Yusuf hanya tersenyum.&lt;br /&gt;“oh iya, Noura, kenalkan ini sahabat kakak selama di Malaysia. Namanya Yusuf. Yusuf, ini adik tunggalku, Noura”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tertawa, tidak lucu, namun berkesan. Aku ingat, sepulang dari acara reuni itu aku tak bisa tidur, setengah malam ku habiskan dengan khayalan, sesekali aku senyum-senyum sendiri. Aneh, padahal sebelumnya aku tak pernah seperti itu.&lt;br /&gt;Aku menggeser tubuhku kebelakang, matahari senja menyilaukan mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bergegas menuruni tangga sambil berlari. Setelah ku dengar seseorang yang sangat ku nanti akhirnya datang juga, walaupun sebenarnya bukan untuk menemuiku. Aku menguping di balik tangga, setelah kulihat kak Ikhsan dan Yusuf sedang mengobrol di ruang keluarga.&lt;br /&gt;Tapi, aku tak dapat mendengar percakapan mereka. Dari pada seperti orang gila disini, lebih baik aku kembali ke kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, terdengar ketukan di balik pintuku. Kak Ikhsan.&lt;br /&gt;“masuk kak…!!”&lt;br /&gt;Kak Ikhsan masuk, menghampiriku lalu duduk di sudut ranjang.&lt;br /&gt;“lagi ngapain?”&lt;br /&gt;“nggak ngapa-ngapain, kenapa kak?” jawabku sambil menutup novel yang ku beli kemarin.&lt;br /&gt;“aduuh…gimana ngomongnya ya?”&lt;br /&gt;Ku dengar kak Ikhsan setengah berbisik.&lt;br /&gt;“ada apa sih kak?”&lt;br /&gt;“ng…anu, tadi Yusuf  kesini, dia ngasih tau kalo kakak di panggil ngajar di Malaysia, nan…”&lt;br /&gt;“jadi?”&lt;br /&gt;“ng…mau nggak mau kakak harus ninggalin kamu lagi”&lt;br /&gt;Aku langsung memandang kak Ikhsan “kak, kakak baru pulang sebulan!, trus sekarang mau pergi lagi?”&lt;br /&gt;“yah, mau gimana lagi, ini udah tugas kakak! Kamu kan udah dewasa, seharusnya kamu ngerti”&lt;br /&gt;“iya, selalu aku yang harus ngerti, aku, aku terus!! Kakak ingat gak, kakak ninggalin aku waktu aku umur sepuluh tahun, gak lama setelah ibu sama ayah meninggal! Kakak ninggalin aku sendirian Cuma sama mbak Afni, tukang sayur langganan yang kakak gaji buat ngurus aku kan!!?”&lt;br /&gt;“NOURA! Siapa yang ngajar kamu kasar begitu?”&lt;br /&gt;Aku diam.&lt;br /&gt;“kakak ngerti perasaan kamu, makanya kakak hanya setahun disana, karena nggak mungkin kamu ikut pindah, karna disini kamu udah jadi penulis terkenal. Kamu tenang aja, kakak udah suruh Yusuf yang jagain kamu selama kakak nggak ada”&lt;br /&gt;“Yusuf?” tanyaku memastikan&lt;br /&gt;Kak Ikhsan mengangguk “tapi..tentunya bukan dia sendiri, nanti dia ajak adiknya juga”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari senja telah tenggelam sejak tadi. Aku masih betah menatap langit yang hitam tanpa bintang. Dari atas sini, mobil-mobil yang lalu lalang terlihat begitu kecil, bahkan suara klaksonnya tak terdengar sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melambaikan tangan pada kak Ikhsan untuk yang terakhir kalinya ketika mobil keluar dari halaman rumah. Air mataku menitik lagi. Aku belum sepenuhnya melepas rindu pada abangku itu. Dia memang sangat mencintai pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membalikkan badan, Yusuf berdiri di samping tiang rumah. Ia tersenyum padaku.&lt;br /&gt;Aku merasa masih asing padanya.&lt;br /&gt;“Ikhsan cerita, kau tahu, dia sampai nangis. Katanya sangat berat rasanya ninggalin kamu lagi”&lt;br /&gt;Oh ya? Kak Ikhsan nangis? Yang benar saja. Aku lantas tertawa membayangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak butuh waktu sehari, Yusuf telah membuatku merasa akrab dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya ususku melilit erat, aku sangat lapar. Dari kemarin aku belum makan.&lt;br /&gt;dingin malam menembus kulitku, kerudungku hampir terbuka dihempas angin.&lt;br /&gt;kepalaku pusing. Aku malas mengingat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata adik Yusuf tidak dapat ikut tinggal disini. Katanya di desa ibunya sedang sakit keras, walaupun ingin, Yusuf tidak bisa menyusul ke kampung karena ia masih punya amanat untuk menjagaku.&lt;br /&gt;setelah Yusuf menelpon, ternyata ibunya sudah baikan. Tapi adiknya harus tetap disana untuk menjaga-jaga kemungkinan sakit ibunya kambuh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kamu udah makan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“……………….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Noura, kamu udah makan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Noura?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara yusuf membuyarkan lamunanku. “eh, iya kenapa?”&lt;br /&gt;“kamu ngelamun?”&lt;br /&gt;Aku menggeleng, salah tingkah.&lt;br /&gt;“udahlah, kamu pasti lagi mikirin Ikhsan ya? Kamu kangen kan sama dia?”&lt;br /&gt;Aku menunduk, kemudian mengangguk.&lt;br /&gt;Yusuf tersenyum. “ooh..kirain lagi mikirin pacar kamu”&lt;br /&gt;Aku melotot padanya, ku lihat dia hanya cengengesan.&lt;br /&gt;“maaf, aku hanya bercanda, emang kenapa sih kalo mikirin pacar. Kangen kan wajar”&lt;br /&gt;“enak aja! Aku nggak punya pacar!”&lt;br /&gt;“kenapa?”&lt;br /&gt;“yaa..aku gak mau pacaran”&lt;br /&gt;“bagus deh”&lt;br /&gt;“hah?”&lt;br /&gt;“eh..enggak…”&lt;br /&gt;“kalo kamu?” tanyaku balik.&lt;br /&gt;Yusuf menggeleng “aku lagi nyari calon istri, pacaran takutnya malah bikin dosa. Nah..pacarannya setelah nikah kan lebih aman, iya gak?”&lt;br /&gt;Aku tertawa kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciih…Aku meludah. Ku pandangi langit sekali lagi, ternyata bintang telah banyak bermunculan. Aku ingin melupakan semuanya, semuanya. Termasuk kebencianku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari semenjak kak Ikhsan pergi kulalui sendiri, tentunya ditemani Yusuf. Yusuf sudah ku anggap seperti kakakku sendiri. Sifatnya, perilakunya, mungkin, karena dia dan kak Ikhsan berteman dekat. Tapi kurasa,  dia lebih humoris daripada kak Ikhsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kenapa Ra?” Yusuf menghampiriku sambil meyodorkan sepiring nasi goring.&lt;br /&gt;“ini…mbak Afni, sampe sekarang gak pulang-pulang dari kampung. Nyebelin banget”&lt;br /&gt;“siapa mbak Afni?”&lt;br /&gt;“ng…siapa ya?” aku mengernyitkan dahi.&lt;br /&gt;“lha kok nanya balik?”&lt;br /&gt;“itu, dia tinggal disini, buat temenin aku”&lt;br /&gt;“oh..aku ingat, kalo gak salah Ikhsan pernah cerita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku duduk di sofa sambil mencicipi nasi goreng.&lt;br /&gt;Yusuf duduk di sofa yang lain.&lt;br /&gt;Sebenarnya perasaanku tak enak, aku dan Yusuf tinggal berdua dalam satu atap. Aku ingin mengadukan ini pada kak Ikhsan, tapi entah mengapa nomornya sulit dihubungi. Terakhir ia sms sekali, katanya akan telpon tiap minggu. Tapi sekarang sudah hampir dua bulan berlalu. Sama sekali tak ada kabar darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat kejadian pagi tadi.&lt;br /&gt;Aku keluar kompleks, menghampiri penjual sayur yang sedang di kerubuti para pembeli.&lt;br /&gt;“beli apa nih neng?” Tanya mang Raziq, si penjual.&lt;br /&gt;Aku lantas memberikan daftar belanjaan.&lt;br /&gt;“eh, Noura denger-denger si Ikhsan balik ke Malaysia lagi ya?” Tanya Tante Mira padaku.&lt;br /&gt;Aku hanya mengangguk.&lt;br /&gt;“trus, siapa yang nemenin kamu dirumah? Mbak Afni udah balik?” sambung Bu Yayat.&lt;br /&gt;Ng..mbak Afni belum pulang, dirumah aku ditemenin sama Yusuf, temennya kak Ikhsan”&lt;br /&gt;“temennya Ikhsan, berdua aja?”&lt;br /&gt;Aku mengangguk “tapi..”&lt;br /&gt;Kulihat ibu-ibu itu saling pandang, ada yang saling sikut.&lt;br /&gt;“ada apa bu?” tanyaku keheranan.&lt;br /&gt;“Noura, apa nggak bahaya tinggal berdua aja sama lai-laki yang bukan muhrim?”&lt;br /&gt;Aku cepat memotong “enggak bu, sebenarnya Yusuf dengan adiknya yang nemenin aku dirumah, Cuma adiknya gak bisa. Ini aja aku lagi nungguin mbak Afni pulang”&lt;br /&gt;“iya, tapi hati-hati aja. Sebaiknya panggil teman kamu, kan nggak baik kalau ntar jadi omongan orang sekomplek” kata Tante Mira.&lt;br /&gt;“iya tan..” jawabku. Setelah mengambil belanjaan, aku langsung berjalan cepat ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap Yusuf. Rasanya dia sangat polos ketika sedang makan. Tak sadar aku tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kenapa Ra?” tanyanya keheranan.&lt;br /&gt;Aku menggeleng, menahan ketawa.&lt;br /&gt;“ngetawain aku ya?” matanya melotot.&lt;br /&gt;“enggak, geer!” tawaku makin keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hening&lt;br /&gt;“Noura, kamu kangen gak sama Ikhsan?” Tanya Yusuf. Tampangnya serius.&lt;br /&gt;Aku menggeleng “enggak”&lt;br /&gt;Ia sedikit melonjak dari kursi “hah..masa? aku aja kangen! Masa kamu adiknya enggak?”&lt;br /&gt;Aku kembali tertawa “ya iyalah..bego banget sih nanya--nya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kamu tau gak ra, Ikhsan itu udah aku anggap sodara kandungku sendiri” Yusuf membuka cerita “waktu di Malaysia. Kita seasrama, sekamar,  sekasur kadang-kadang, tapi aku agak gimana….gitu kalo sekasur sama ikhsan”&lt;br /&gt;“kenapa?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;“abisnya, dia suka ngorok sih! Mirip kebo! Hehehe…”&lt;br /&gt;“ahahaahaha”&lt;br /&gt;“trus-trus?”&lt;br /&gt;“pokoknya kemana-mana kita sama-sama terus, sampe sikat gigi juga..”&lt;br /&gt;“dipake sama-sama?” potongku.&lt;br /&gt;“enggak, maksudnya patungan belinya”&lt;br /&gt;“ooohh…,trus-trus?”&lt;br /&gt;“oh iya, tapi pas naik semester enam, kita gak terlalu akrab lagi…”&lt;br /&gt;“lho? Kenapa?”&lt;br /&gt;Karena keasikan, aku tak sadar sudah pindah ke sofanya yusuf.&lt;br /&gt;“abisnya..pertama, ikhsan pindah ke apartemen Candra, temanku juga sih, kan dia kerja part time, jadi pilih tempat tinggal yang dekat”&lt;br /&gt;“ooh…iya, kak ikhsan pernah ngasih tau aku, trus?”&lt;br /&gt;“trus, yang kedua, ikhsan udah sibuk. Tau sibuk ngapain?”&lt;br /&gt;Aku menggeleng “enggak”&lt;br /&gt;Yusuf cengengesan “sibuk nguber adik kelas. Namanya Hanun, uh..pokoknya gak siang gak malam, Hanun mulu”&lt;br /&gt;“hah? Masa iya? Kok kak Ikhsan gak pernah cerita ya?”&lt;br /&gt;Yusuf menepuk jidatnya “waduh! Aku lupa! Ini kan rahasia!”&lt;br /&gt;“huahahahahaha” aku terbahak.&lt;br /&gt;“aduuh…keceplosan deh, Ra, ntar jangan bilang ke ikhsan ya, kalo aku yang ngasih tau”&lt;br /&gt;“hehehehe….tenang aja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air menitik di pipiku. Gerimis. Bintang-bintang mulai menghilang tertutup awan hitam.&lt;br /&gt;Rasanya semakin dingin. Mataku mulai berat. Perutku mual sekali.&lt;br /&gt;Aku ingin muntah, tapi isi perutku rasanya tak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“menurut kamu, kenapa sih, kak Ikhsan bisa naksir ama Hanun?”&lt;br /&gt;Yusuf terlihat sedang berfikir “menurut yang aku tahu, Hanun itu cantik, baik, pinter, penyayang, terutama sama anak kecil, makanya Ikhsan jatuh cinta. Pokoknya, Hanun tu tipenya banget deh!”&lt;br /&gt;“kalau tipe kamu?” candaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf sangat lama terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih menunggu jawabannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“yang kayak kamu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening.&lt;br /&gt;Yusuf beringsut mendekat. “Noura, aku gak tahu, kapan aku punya kesempatan ini”&lt;br /&gt;Aku menggeser mundur.&lt;br /&gt;“Noura, sebenarnya dari awal aku jatuh cinta sama kamu, semenjak pertama kita ketemu, aku gak bisa ngelepas banyangan tentang kamu”&lt;br /&gt;Aku sadar, situasinya gak bagus. Aku beranjak dari kursi.&lt;br /&gt;“Noura, tolong, kasih aku kesempatan bicara”&lt;br /&gt;aku kembali duduk disampingnya. Entahlah, aku tak tahu apa yang membuatku tidak jadi pergi.&lt;br /&gt;“Noura, aku sayang sama kamu, dan aku sangat yakin. Pendamping hidup yang selama ini aku cari adalah kamu. Noura, aku ingin kamu jawab yang sejujurnya, gimana perasaanmu ke aku selama ini?”&lt;br /&gt;Wajah Yusuf serius sekali. Aku tahu, dia tak bercanda seperti  biasa.&lt;br /&gt;Jantungku berdegup kencang. Aku tak tahu, aku harus menjawab ini atau tidak.&lt;br /&gt;“aku juga mencintaimu Yusuf”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin berteriak. Gerimisnya telah reda. Namun bintang-bintang tak jua bermunculan. Aku kesepian berada di atas sini. Ingin rasanya ke benturkan kepalaku, agar aku tak mengingat semua ini.&lt;br /&gt;………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telpon berdering berkali-kali&lt;br /&gt;Rasanya setengah sadar, yang ku lihat seperti di mimpi. Wajahnya, lalu bibirnya, tangannya..rasanya samar kulihat. Yang ku tahu, aku sekarang ada di pelukan Yusuf&lt;br /&gt;Kerudungku perlahan-lahan lepas.&lt;br /&gt;Lalu semuanya terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mataku menetes. Aku tak sanggup mengingat lagi. Tubuhku rasanya tercabik-cabik. Aku benci…benci!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“maafkan aku Noura”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf duduk jauh di sampingku.&lt;br /&gt;Pakaianku tergantung di meja.&lt;br /&gt;Kulihat kerudungku, jatuh dilantai.&lt;br /&gt;Aku langsung menangis sejadi-jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP-ku sejak tadi berdering. Aku tak gubris, siapapun yang menelponku. Karena aku ingin sendiri.&lt;br /&gt;Aku kesal karena selalu terbayang wajah si muafik itu, entahlah. Dia yang munafik atau aku? Yang pasti rasanya aku sekarang rapuh seperti puing bangunan.&lt;br /&gt;Aku ingat almarhumah ibuku, ayahku.&lt;br /&gt;Dan kak Ikhsan.&lt;br /&gt;Kak Ikhsan yang sangat menyayangiku.&lt;br /&gt;Ya ALLAH! Hukum saja aku!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba berdiri di sudut bangunan ini, kepalaku pusing. Mataku mengitari semua penjuru, lampu-lampu, mobil-mobil dibawah sana, awan hitam, dan bintang-bintang yang mulai bermunculan. Aku ingin melihat itu untuk yang terakhir kalinya.&lt;br /&gt;Air mataku telah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku ayunkan kakiku ke depan, dan ku pejamkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku rasakan aku tak lagi menginjak tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya cukup lama. Mengambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika, rasanya sungguh perih. Ku dengar gemuruh keributan di sekelilingku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mati sambil tersenyum, namun tak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WRITER: R@GWan&lt;br /&gt;                                                                                                                       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                                       &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6127713224015892790-2389356519797134858?l=veilshareeva.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://veilshareeva.blogspot.com/feeds/2389356519797134858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6127713224015892790&amp;postID=2389356519797134858&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2389356519797134858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6127713224015892790/posts/default/2389356519797134858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://veilshareeva.blogspot.com/2008/03/bukan-cintaku-yang-salah-sekali-lagi.html' title=''/><author><name>Syarifah Rhaquan Alaydrus</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12622250312645889547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://3.bp.blogspot.com/_FOkOOtoCW-g/SrrvjGFeB3I/AAAAAAAAAlQ/cpDW4bO-O8M/S220/1461322707_a65dabd48e.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
