Tampilkan postingan dengan label iNFo BeBaS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iNFo BeBaS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Desember 2008

Don't be sad, hoke?

Bila Qta dalam kesusahan, terpuruk, terbuang ke laut, ditertawakan, dihina, kesepian, dan masalah lain yang bikin hati Qta campur aduk gag enaknya.. saat itu Qta seperti ngerasa terasing, dunia seakan sempit, merasa gag berguna, dan merasa gagal…

Tapi hati-hati lho, sedih yang berlebihan bisa membuat Qta depresi (nah lho..)

Coba deh, kamu perhatiin gejala-gejala di bawah ini, paling gag kamu ngerasain empat diantaranya selama dua minggu-an, kalo empat gejala tersebut ada dalam diri kamu, itu artinya kamu lagi ngalamin depresi (duh!)

1 . 1. Selera makan hilang atau kehilangan berat yang sangat berarti (dalam keadaan gag diet)

2. 2. Susah tidur (insomnia) dan hipertensi

3. 3. Gerakan yang melambat (agitasi psikomotor)

4. 4. Kehilangan minat atau rasa senang pada kegiatan yang biasa dilakukan

5. 5. Kehilangan tenaga, kelelahan

6. 6. Merasa gag berharga, menyalahkan diri atau bersalah yang berlebihan

7. 7. Menggerutu atau menunjukkan hilangnya kemampuan berfikir sehingga sulit mengambil kesimpulan.

8. 8. Selalu muncul pikiran tentang kematian, bunuh diri, ingin segera mati (wuih..parah nih)

(La Tahzan for Teens, Qomaruzzaman Awwab)

Ehemm… kadang Qta ngerasa rendah dan gag berguna, ngerasa orang laen lebih baik dan lebih hebat dari Qta, ‘duh…kok dia hebat banget sih? Coba deh gue bisa lebih hebat dari dia..” itu dia yang kadang menjadi sebab kesedihan Qta, bener gag sih? (kalo gag bener sih baguslah..hehe)

Pernah gag kita perhatiin air hujan? Ketika air hujan jatuh ke bumi, ia akan mengalir di tempat yang berbeda-beda, ada yang hanya tergenang, ada juga yang meresap di tanah. Perbedaannya apa? Yaitu wadah tampungnya, ada yang keras sehingga air sulit meresap, dan sebaliknya, ada juga yang wadahnya besar sehingga banyak air yang tertampung, tapi ada pula wadah kecil sehingga air yang tertampung juga sedikit. Seperti itu pula, Allah memberikan kelebihan seseorang sesuai dengan kemampuan dirinya.. so, Qta gag perlu sedih dan khawatir, karena Allah memberikan sesuatu gag akan pernah meleset dari kadar kemampuan Qta!

Atau…ada yang sedih karena ngerasa cobaan hidupnya berat banget, weits…tunggu dulu, pernah perhatiin metamorfois kupu-kupu? Sebelum menjadi seekor kupu-kupu yang bersayap indah, ia hanyalah seekor ulat yang terbungkus kepompong, untuk keluar dari kepompong tersebut, ia harus bersusah payah dan terlihat kesakitan, sesekali ia berhenti lalu mencoba lagi sekuat tenaga untuk membebaskan dirinya… dan akhirnya, gag perlu waktu lama, Si butterfly berhasil melebarkan sayapnya dan terbang bebas di udara….swiing… *mantapp*Roll

Kalo aja ada yang ngebantuin merobek kulit kepompong itu, si butterfly gag akan bisa kuat terbang, kenapa? karena kesusahan yang dialami si butterfly pada saat ‘dilahirkan’ adalah cara dia menguatkan sayap-sayapnya, sedangkan gerakan yang terhenti darinya adalah cara dia menyesuaikan diri dengan dunia luar, ketika proses kelahirannya dipercepat dengan memotong kulit kepompong, si butterfly malah akan menjadi cacat. Otot-otot sayapnya gag kuat untuk terbang, dan tubuhnya gag bisa menahan udara alam yang sangat dingin.

Seperti itu juga dengan manusia, setiap orang akan mengalami metamofosis kalau memang mereka mau menghadapinya. Kalau si butterfly mendapatkan hadiah manis dari proses kelahirannya berupa sayap yang indah dan kemampuan terbang ke langit yang tinggi, Qta sebagai manusia Insya Allah akan Allah berikan present berupa kebahagiaan dan keberhasilan dari proses hidup yang dengan sabar Qta jalani.. dan kalo Qta mo positive thinking, mungkin Qta gag dapat materi atau apalah itu yang menjadi keinginan Qta tapi yakin aja… ‘metamorfosis’ atau proses kehidupan juga merupakan proses pendewasaan untuk menjadi manusia yang lebih sabar dan ‘matang’ *asek…asekk..*

Dan jangan pernah melalaikan hati dan pikiran Qta bahwa ada Allah, yang selalu mendampingi dan gag pernah meninggalkan Qta. Allah adalah Rabb, dialah yang menciptakan, memelihara, mendidik, sekaligus majikan yang baik hati. Allah adalah Rahman-Rahim, Dia sangat mencintai Qta, sangat menyayangi Qta. Dia khawatir Qta salah jalan, karena itu banyak utusan-Nya yang diturunkan untuk member peringatan akan kekhilafan yang sengaja atau tidak sengaja yang Qta lakukan. Allah juga adalah Malik yaumiddin, Dia-lah yang menguasai masa depan Qta karena Dia Rabb dan Rahman-Rahim, maka pastilah masa depan Qta akan sangat penuh kebahagiaan

Setiap kali merasa sedih dan kesusahan, berdoalah allahumma inni a’udzubika minal hammi wal zubni, wal ‘ajzi wal kasali, wal bukhli wal jubni, wal dhola’id baini wa gholabatir rijal (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kekikiran, berhati pengecut, terbelit hutang, dan tertindas oleh orang lain)

Atau letakkan tanganmu di dada, dan bacalah Q.S Al-Insyirah, karena di dalam surah tersebut ada dua ayat yang maknanya benar-benar agung yang Allah tegaskan sampai dua kali “Maka sesungguhnya bersama kepedihan itu ada kebahagiaan. Dan sesungguhnya bersama kepedihan itu ada kebahagiaan”Na-na-na-na

Kamis, 04 Desember 2008

Ya'juj dan Ma'juj


Berkata Ulama, alamat saat kiamat ada sepuluh macam. sebagaimana diterangkan oleh Syeikh Ahmad Annafrawi dalam risalahnya tentang kiamat. Dan alamat itu ada dua macam, alamat Kubro yang besar, dan alamat Sughra yang kecil.

alamat Kiamat Kubro :
1. Munculnya Imam Mahdi
2. Munculnya Dajjal
3. Munculnya Nabi Isa a.s
4.
Munculnya Ya'juj dan Ma'jud
7. Runtuhnya Ka'bah Baitullah
8. Munculnya Daabbatul Asdhi
9. Terjadinya malam yang sangat panjang
10. Pintu tobat tertutup.

Mereka adalah sekelompok umat dari Bani Adam, jumlah mereka sangatlah besar.
Dalam surat al-Kahfi Allah menjelaskan bahwa Ya’juj Ma’juj dikurung oleh Dzulkarnain dengan baja karena mereka berbuat rusak di bumi sehingga mereka tidak keluar darinya sampai tiba saatnya janji Allah.

Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Said al-Khudri dari Nabi saw bersabda, Allah Taala berfirman, Wahai Adam.” Adam menjawab, “Aku penuhi panggilanMu dengan suka cita dan kebaikan berada di tanganMu.” Allah Taala berfirman, “Keluarkan rombongan neraka.” Adam bertanya, “Apa rombongan neraka?” Allah berfirman, “Sembilan ratus sembilan puluh sembilan dari tiap-tiap seribu.” Pada saat itu anak kecil beruban, wanita hamil meletakkan kehamilannya dan kamu melihat manusia mabuk dan mereka tidak mabuk akan tetapi azab Allah sangat keras. Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, siapa dari kami yang menjadi satu itu?” Nabi saw menjawab,”Bergembiralah kalian, karena satu orang dari kalian, sementara seribu dari Ya’juj dan Ma’juj.

Firman Allah Taala, Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, ‘Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka.’ Dzulkarnain berkata, ‘Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka. Berilah Aku potongan-potongan besi.’ Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain, ‘Tiuplah (api itu)’, hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata, ‘Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.’ Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya. Dzulkarnain berkata, ‘Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar" (Al-Kahfi: 93-98).


Hampir tibanya fitnah dan terbukanya dinding Yakjuj dan Makjuj

  • Hadis riwayat Zainab binti Jahsy ra.:
    Bahwa Nabi saw. bangun dari tidurnya sambil bersabda: Laa ilaaha illallaah, celakalah orang-orang Arab karena suatu bencana akan terjadi, yaitu hari ini dinding (bendungan) Yakjuj dan Makjuj telah terbuka sebesar ini. Dan Sufyan (perawi hadis ini) melingkarkan jarinya membentuk angka sepuluh (membuat lingkaran dengan jari telunjuk dan ibu jari). Aku (Zainab binti Jahsy) bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kita semua akan binasa padahal di antara kita banyak terdapat orang-orang saleh? Beliau menjawab: Ya, jika banyak terjadi kemaksiatan. (Shahih Muslim No.5128)


  • Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
    Dari Nabi saw., beliau bersabda: Hari ini dinding Yakjuj dan Makjuj telah terbuka sebesar ini. Wuhaib (perawi hadis) melingkarkan jarinya membentuk angka sembilan puluh (menekuk jari telunjuk sampai ke pangkal ibu jari). (Shahih Muslim No.5130)


Ya'juj dan Ma'jud berhasil keluar dari kurungan baja setelah Nabi Isa a.s turun dan mengalahkan Dajjal atas izin Allah .disebutkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam hadits no 3153 dan Ibnu Majah no. 4131 dari Abu Hurairah, dan dishahihkan oleh al-Albani di Silsilah Shahihah no. 1735. Rasulullah bersabda,

“Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj membongkarnya setiap hari, sampai ketika mereka hampir melihat cahaya matahari. Pemimpin mereka berkata, ‘Kita pulang, kita teruskan besok’. Lalu Allah mengembalikannya lebih kuat dari sebelumnya. Ketika masa mereka telah tiba dan Allah ingin mengeluarkan mereka kepada manusia, mereka menggali, ketika mereka hampir melihat cahaya matahari, pemimpin mereka berkata, ‘Kita pulang, kita teruskan besok insya Allah Taala’. Mereka mengucapkan insya Allah. Mereka kembali ke tempat mereka menggali, mereka mendapatkan galian seperti kemarin. Akhirnya mereka berhasil menggali dan keluar kepada manusia. Mereka meminum air sampai kering dan orang-orang berlindung di benteng mereka. Lalu mereka melemparkan panah-panah mereka ke langit dan ia kembali dengan berlumuran darah. Mereka berkata, ‘Kita telah mengalahkan penduduk bumi dan mengungguli penghuni langit.”



Rabu, 05 November 2008

Apa Iya, Modernisasi?

Westernisasi dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah “pemujaan yang berlebihan terhadap budaya barat”

mula westernisasi yaitu saat umat Islam yang setelah masa keemasannya,, malah terbuai dan terlena oleh kehidupan duniawi sehingga melupakan semangat jihad. Dan kesempatan itu, tidak disia-siakan oleh para musuh Islam yang sebelumnya telah berkali-kali dikalahkan dalam perang senjata, maupun kegagalan mereka dalam upaya kristenisasi umat Islam.

Perang dalam bentuk baru tersebut, belakangan dikenal dengan nama westernisasi yang mereka transfer, mereka masukkan, disusupkan, serta dibudidayakan ke dalam dunia pendidikan diberbagai negara Islam atau negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dalam bentuk sarana maupun prasarana kebutuhan dunia pendidikan pada umumnya yang tidak terbatas, baik karya cetak, karya rekam, teknologi maupun budaya, bahkan ilmu pengetahuan baru, yang mereka sembunyikan di balik kata “modernisasi “.

Bentuk-bentuk westernisasi dalam prakteknya banyak disisipkan di bidang pendidikan kaum muslim,, yaitu sistem co education yakni menyatukan pelajar putra dan pelajar putri dalam satu kelas, yang nyatanya lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya. Salah satu juga adalah menyusun kurikulum pendidikan sesuai dengan keinginan mereka (kaum imprealis barat), seperti yang kita ketahui, sekarang ini pelajaran agama islam (di luar madrasah) hanya disediakan waktu 2 jam bahkan 1 jam pelajaran. Sehingga tertanam di benak pelajar muslim bahwa pelajaran agama hanya pelajaran tambahan yang sifatnya kurang penting. Buktinya, agama islam hanya dipelajari menjelang ujian, kemudian jika ditanya rukun islam dan rukun iman atau disuruh membaca surah-surah pendek, pelajar tersebut akan kebingungan, dengan alasan lupa malah TIDAK TAHU! (bukan mengada-ngada, saya pernah me-MOS adik kelas yang seperti ini).


seharusnya


sekarang

Lalu di dalam kehidupan sehari-hari, syariah Islam di pisahkan sangat jauh dari umat islam sendiri, yang cukup di kenal dengan istilah sekularisme. Jadi, yang mereka bunuh adalah jiwa islamnya, bukan aktivitas seremonial islamnya. Makanya kita melihat umat Islam sekarang banyak yang merokok, pacaran, mengumbar aurat, mengghibah, tapi shalatnya rajin. Kenapa? karena saudara kita itu menganggap bahwa islam adalah shalat, puasa, haji, zakat, dan ibadah mahda lainnya. Hanya sebatas itu. Selebihnya, apa ada yang bertanya, mengapa kita harus berjilbab? Mengapa kita harus menahan pandangan dan menjauhi berikhtilat (bercampur baur) dengan lawan jenis tanpa ada kepentingan? Atau ibadah lain sifatnya ghairu mahda. Sangat jarang ada yang bertanya seperti itu, kenyataannya Islam hanyalah agama turunan dari orang tuanya. Berjilbab hanya karena perintah orang tua, memilih sekolah yang berkelas karena gengsi, bukan karena mutu pendidikan Islamnya, apakah ada yang bertanya mengapa produk rokok sangat mudah memberikan sponsor bahkan bagi kegiatan keagamaan? dan masih banyak lagi…

Mengapa sangat jarang ada yang tahu mengenai khalifah Islamiyah? Dimana pada saat itu adalah masa kejayaan umat Islam, yang kemudian dihancurkan oleh si munafik Kemal Pasha Attaturk yang membawa risalah barat sang penghancur…

Mengapa banyak umat Muslim yang lebih mengenal Napoleon yang berpura-pura menjadi muslim untuk menjebak umat Islam daripada Shalahudin Al-Ayyubi sang Panglima Kaum Muslim yang memenangkan perang salib?

Kemudian satu cara baru yang sangat efektif dalam proses westernisasi adalah memperalat atau mempengaruhi para pejabat tinggi dan menengah di pemerintahan atau tokoh-tokoh panutan masyarakat Islam agar dapat mengsukseskan program westernisasi, jadi tidak heran ketika Gus Dur mati-matian mendukung gerakan sesat Ahmadiyah dan mengatakan bahwa Ormas Islam yang anti Ahmadiyah adalah ‘preman berjubah’ lalu gerakan fundamentalis yang memperjuangkan syariat Islam akan hancur dengan sendirinya.. lalu betapa menyakitkan hati kaum muslimah karena pernyataan Gus Dur yang menolak RUU Pornografi berkata bahwa “wanita berkerudung dan berpakaian tertutup lebih memancing nafsu syahwat ketimbang wanita yang berpenampilan seksi”

Naudzu billahi min dzalik bapak yang satu ini….

Dan masih banyak lagi ‘produk-produk’ westernisasi yang tak pernah disadari oleh umat Islam.

Harapan saya, jadilah muslim dan muslimah yang mengikrarkan ‘laa ilaaha illallah, muhammadur rasulullah” benar-benar dari lubuk hati dan sempurna dalam perbuatan. Tidak akan ada manfaat bagi kita jika mengikuti para ‘musuh islam’ jadilah mawar diantara rerumputan, yang menarik untuk dipetik dan diletakan dalam hiasan vas indah. Dan jangan menjadi rumput diantara rerumputan lain yang diinjak-injak, dipangkas dan dibuang di tempat sampah, atau dibiarkan sampai menjadi liar. ,

dan ingatlah “barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya”


Kamis, 30 Oktober 2008





Dunia Islam saat ini tengah memburam.... negeri-negeri kaum Muslim terpecah belah dicengkram oleh sekat semu, nasionalisme. Padahal umat Islam itu satu. Budaya hedonis menyerang anak muda menjadikan sebagian mereka hidup dalam kehinaan. Padahal, generasi Muslim adalah generasi terbaik yang telah Allah lahirkan bagi manusia.

Di manakah para pembebas itu?
Di manakah Ali-ali kecil itu?
Di manakah Shalahuddin itu?
Di manakah para pahlawan itu???

Sudah saatnya.... tinggalkan cuek bebek kamu....
tinggalkan sikap hedonis kamu....
tinggalkan kebanggaan kamu pada duniawi
tinggalkan kehinaan akibat perilaku rusak

saatnya kembali pada cahaya Islam!
bebaskan dunia hanya dengan Islam saja...

Bebaskan Palestina...
hanya dengan Khilafah, bukan yang lain.

Selasa, 14 Oktober 2008

Adab-adab Pergaulan

The image “http://www.simplyislam.com/images/products/1288.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.1. Apabila seorang datang langsung berbicara sebelum memberi salam maka janganlah dijawab. (HR. Ad-Dainuri dan Tirmidzi)

2. Lakukanlah ziarah dengan jarang-jarang agar lebih menambah kemesraan. (HR. Ibnu Hibban)

3. Laki-laki memberi salam kepada wantia dan wanita jangan memberi salam kepada laki-laki. (HR. Ad-Dainuri)

4. Apabila kamu saling berjumpa maka saling mengucap salam dan bersalam-salaman, dan bila berpisah maka berpisahlah dengan ucapan istighfar. (HR. Ath-Thahawi)

5. Sahabat Anas Ra berkata, "Kami disuruh oleh Rasulullah Saw agar jawaban kami tidak lebih daripada "wa'alaikum". (HR. Ad-Dainuri).

Penjelasan:

Yakni ketika orang non muslim (Yahudi, Nasrani, dan lain-lain) memberi salam kepada seorang muslim maka jawabannya tidak boleh lebih dari: "Wa'alaikum," artinya: "Dan juga bagimu". Namun jika yang mengucapkan salam tersebut orang Islam, maka kita harus membalasnya dengan ucapan yang lebih baik, atau minimal sama. Firman Allah, "Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu." (Surat 4. AN NISAA' - Ayat 86)

6. Apabila dua orang muslim saling berjumpa lalu berjabatan tangan dan mengucap "Alhamdulillah" dan beristighfar maka Allah 'Azza Wajalla mengampuni mereka. (HR. Abu Dawud)

7. Senyummu ke wajah saudaramu adalah sodaqoh. (Mashabih Assunnah)

8. Apabila berkumpul tiga orang janganlah yang dua orang berbisik-bisik (bicara rahasia) dan meninggalkan orang yang ketiga (karena hal tersebut akan menimbulkan kesedihan dan perasaan tidak enak baginya). (HR. Bukhari)

9. Apabila seorang bertamu lalu minta ijin (mengetuk pintu atau memanggil-manggil) sampai tiga kali dan tidak ditemui (tidak dibukakan pintu) maka hendaklah ia pulang. (HR. Bukhari)

10. Seorang tamu yang masuk ke rumah suatu kaum hendaklah duduk di tempat yang ditunjuk kaum itu sebab mereka lebih mengenal tempat-tempat aurat rumah mereka. (HR. Ath-Thabrani)

11. Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk. (HR. Al Hakim)

12. Seseorang adalah sejalan dan sealiran dengan kawan akrabnya, maka hendaklah kamu berhati-hati dalam memilih kawan pendamping. (HR. Ahmad)

13. Sesungguhnya Allah Ta'ala menyukai kelestarian atas keakraban kawan lama, maka peliharalah kelangsungannya. (HR. Ad-Dailami)

14. Seorang mukmin yang bergaul dan sabar terhadap gangguan orang, lebih besar pahalanya dari yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak sabar dalam menghadapi gangguan mereka. (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

15. Amal perbuatan yang paling disukai Allah sesudah yang fardhu (wajib) ialah memasukkan kesenangan ke dalam hati seorang muslim. (HR. Ath-Thabrani)

16. Barangsiapa mengintip-intip rumah suatu kaum tanpa ijin mereka maka sah bagi mereka untuk mencolok matanya. (HR. Muslim)

17. Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia segera memperbaikinya. (HR. Bukhari)

18. Tiga perbuatan yang termasuk sangat baik, yaitu berzikir kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi, saling menyadarkan (menasihati) satu sama lain, dan menyantuni saudara-saudaranya (yang memerlukan). (HR. Ad-Dailami)

19. Jibril Alaihissalam yang aku cintai menyuruhku agar selalu bersikap lunak (toleran dan mengalah) terhadap orang lain. (HR. Ar-Rabii')

20. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak mengecewakannya (membiarkannya menderita) dan tidak merusaknya (kehormatan dan nama baiknya). (HR. Muslim)

21. Rasulullah Saw melarang mendatangi undangan orang-orang fasik. (HR. Ath-Thabrani)

22. Janganlah kamu duduk-duduk di tepian jalan. Para sahabat berkata, "Ya Rasulullah, kami memerlukan duduk-duduk untuk berbincang-bincang." Rasulullah kemudian berkata, "Kalau memang harus duduk-duduk maka berilah jalanan haknya." Mereka bertanya, "Apa haknya jalanan itu, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Memalingkan pandangan (bila wanita lewat), menghindari gangguan, menjawab ucapan salam (dari orang yang lewat), dan beramar ma'ruf nahi mungkar." (Mutafaq'alaih)

23. Termasuk sunnah bila kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu. (HR. Al-Baihaqi)

24. Rasulullah Saw menerima pemberian hadiah dan mendoakan ganjaran atas pemberian hadiah tersebut. (HR. Bukhari)

25. Jangan menolak hadiah dan jangan memukul kaum muslimin. (HR. Ahmad)

26. Hendaknya kamu saling memberi hadiah. Sesungguhnya pemberian hadiah itu dapat melenyapkan kedengkian. (HR. Tirmidzi dan dan Ahmad)

27. Seorang pemuda yang menghormati orang tua karena memandang usianya yang lanjut maka Allah mentakdirkan baginya pada usia lanjut orang akan menghormatinya. (HR. Tirmidzi)

28. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah menghormati tamunya. Kewajiban menjamu tamu hanya satu hari satu malam. Masa bertamu adalah tiga hari dan sesudah itu termasuk sedekah. Tidak halal bagi si tamu tinggal lebih lama sehingga menyulitkan tuan rumah. (HR. Al-Baihaqi)

29. Barangsiapa menerima kebaikan (pemberian) dari kawannya (saudaranya) tanpa diminta hendaklah diterima dan jangan dikembalikan. Sesungguhnya itu adalah rezeki yang disalurkan Allah untuknya. (HR. Al Hakim)

30. Barangsiapa membela (nama baik dan kehormatan) saudaranya tanpa kehadirannya maka Allah akan membelanya di dunia dan di akhirat. (HR. Al-Baihaqi)

31. Apabila kawan muslim seseorang digunjing dan dia tidak menyanggah (membelanya) padahal sebenarnya dia mampu membelanya maka Allah akan merendahkannya di dunia dan di akhirat. (HR. Al Baghowi dan Ibnu Babawih)

32. Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan. (HR. Muslim)

33. Tiada beriman seorang dari kamu sehingga dia mencintai segala sesuatu bagi saudaranya sebagaimana yang dia cintai bagi dirinya. (HR. Bukhari)

34. Hubungilah orang yang memutus hubungannya dengan kamu dan berilah (sesuatu) kepada orang yang enggan memberimu. Hindarkan dirimu dari orang yang menzalimi kamu (Artinya, jangan menghiraukan orang yang menzalimi kamu). (HR. Ahmad)

35. Belalah (tolonglah) kawanmu baik dia zalim maupun dizalimi. Apabila dia zalim, cegahlah dia dari perbuatannya dan bila dia dizalimi upayakanlah agar dia dimenangkan (dibela). (HR. Bukhari)

36. Barangsiapa tidak memperhatikan (mempedulikan) urusan kaum muslimin maka dia bukan termasuk dari mereka. (HR. Abu Dawud)

37. Jangan menunjukkan kegembiraan atas penderitaan saudaramu, niscaya Allah akan menyelamatkannya dan akan menimpakan (musibah) kepadamu. (HR. Aththusi dan Tirmidzi)

38. Apabila kamu memukul, hindarilah wajah. (HR. Mashabih Assunnah)

39. Wahai segenap manusia, sesungguhnya Robbmu satu dan bapakmu satu. Tidak ada kelebihan bagi seorang Arab atas orang Ajam (bukan Arab) dan bagi seorang yang bukan Arab atas orang Arab dan yang (berkulit) merah atas yang hitam dan yang hitam atas yang merah, kecuali dengan ketakwaannya. Apakah aku sudah menyampaikan hal ini? (HR. Ahmad)

40. Tidak boleh ada gangguan (akibat yang merugikan dan menyedihkan) dan tidak boleh ada paksaan. (HR. Malik)

41. Cukup jahat orang yang menghina saudaranya. (HR. Muslim)

42. Tidak halal bagi seorang muslim menjauhi (memutuskan hubungan) dengan saudaranya melebihi tiga malam. Hendaklah mereka bertemu untuk berdialog mengemukakan isi hati dan yang terbaik ialah yang pertama memberi salam (menyapa). (HR. Bukhari)

43. Barangsiapa meniru-niru tingkah laku suatu kaum maka dia tergolong dari mereka. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

44. Tidak akan masuk surga orang yang suka mencuri berita (suka mendengar-dengar berita rahasia orang lain). (HR. Bukhari)

45. Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam. (HR. Muslim)

46. Kawan pendamping yang sholeh ibarat penjual minyak wangi. Bila dia tidak memberimu minyak wangi, kamu akan mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang pandai besi. Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena asapnya. (HR. Bukhari)

Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press






Senin, 29 September 2008

Tokoh Islam Indonesia Idolaku



Nah, tokoh ini saya kagumi sewaktu saya baca buku-bukunya. Saya pribadi kalo lagi baca bukunya seringkali manggut-manggut “oh..iya ya” pokoknya Qta jadi open minded deh, walaupun beliau sempat menuai kontroversi karena bukunya yang berjudul “Islam dan Pluralisme: Akhlak Quran Menyikapi Perbedaan” di dalam buku itu, Kang Jalal dianggap menyesatkan karena mendukung Pluralisme dengan memanipulasi ayat Al-Qur’an *haduh Kang! Gimana nih?” selengkapnya baca di http://abulmiqdad.multiply.com/journal/item/17 , walaupun begitu, saya tetap nge-fans ama Kang Jalal karena kecerdasannya (pakar komunikasi politik + cendikiawan muslim). Oh iya.. jangan ketinggalan baca buku kang Jalal yang judulnya “menguak tabir kegaiban (renungan-renungan sufistik)*


Terus..yang membuat saya kagum dengan Abi Qurasih Shihab *ceilah abi, ngarep banget jadi anak angkat..huehuehue* itu loh, kemampuannya dalam tafsir Al-Qur’an *ini nih, yang bikin saya termotivasi buat belajar tafsir* , karena saya masih o’on banget ama tafsir, aduuhh…ayat ini maksudnya apa yah..bla..bla..bla. aduh friend, kayaknya enak banget yah, kalo Qta pintar tafsir, jadi mengamalkan Al-Qur’an juga gag asal-asalan. Ya gag? Perjalanan pendidikannya baca di
http://id.wikipedia.org/wiki/Quraish_Shihab


hhm...kalo yang ini namanya Imam Syamsi Ali saya langsung kagum pada beliau waktu pertama kali nonton profile-nya di TVone, beliau imam di Islamic Center (masjid terbesar di New York) juga menjadi Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York yang dikelola komunitas Muslim asal Asia Selatan, seperti Bangladesh, Pakistan dan India. Wah…hebat ya, ternyata ada tokoh muslim Indonesia yang mempunyai posisi yang membanggakan seperti itu. Selain menjadi Imam di Islamic Center, beliau juga adalah tokoh penengah antara umat muslim dan non muslim di Amerika. Banyak di antara warga AS yang pernah mendengarkan syiar Islam Ustad Syamsi Ali berkunjung ke Islamic Center yang dipimpinnya. Sebagian ingin mempelajari lebih dalam lagi masalah Islam, sebagian lagi malah langsung ingin di-Islam-kan. Selengkapnya baca di
http://musadiqmarhaban.wordpress.com/2007/11/26/ustadz-syamsi-ali-dai-asal-indonesia-di-negeri-paman-sam/ Untuk menyambut lebaran, umat Muslim New York berkumpul di Islamic Center untuk melakukan pawai, ada non muslim yang ngedukung, ada juga yang menghujat. Dan Ustad Syamsi Ali tampak bersikap bijak dan berani, ia menanggap hal itu adalah hal yang biasa. Wah, coba ada ustad-ustad Qta di Indonesia ini yang berani bersuara seperti Ustad Syamsi?

Kamis, 25 September 2008

Ngoreksi Shalat Berjamaah yuk!


Mungkin sering kita alami masalah pelurusan shaf dalam shalat berjamaah. Apalagi shalat berjamaah di masjid..duh, kadang-kadang jadi dongkol kalau ada yang gag mau meluruskan shaf, padahal kan, itu sesuatu yang urgen!

Nah..supaya kita semua tau, saya dah ngutip nih, dari buku saku “renungan SHALAT BERJAMAAH” dari M.Zubaidi…

Dan hal-hal yang sering kita lalaikan adalah…

1. Imam tidak peduli kondisi shaf makmum
Imam harus meluruskan shaf makmum baru memulai shalat. Sebagaimana sabda Nabi SAW di dalam mengomando jamaah sebelum memulai shalat. Beliau bersabda : “hendaklah kamu meluruskan shaf-shaf atau (jika tidak) Allah akan jadikah kamu selalu berselisih” (HR. BUKHARI)
Nabi SAW gag hanya menyuruh meluruskan shaf bahkan beliau bertindak langsung, beliau memegang pundak-pundak para sahabat yang gag lurus untuk diluruskan.
Ibnu Mas’ud ra. Berkata : “ Rasulullah SAW biasa menyentuh pundak-pundak kami lalu berkata : luruslah dan jangan berselisih maka hati-hatimu menjadi berselisih (HR.MUSLIM)
Disini, fungsi meluruskan dan merapatkan shaf bukan supaya syaitan gag masuk menyelinap, tapi agar terjadi kedekatan antar umat muslim, dan gaga ada jarak dan perbedaan antara pejabat dengan sopirnya, atau majikan dengan pembantunya de-el-el.

2. Makmum gag menyadari kewajiban dirinya untuk selalu menjaga lurusnya shaf.
Hadits diatas telah menunjukan betapa meluruskan shaf itu sangat penting. Bahkan mengancam jika umat ini gag meluruskan shafnya, maka Allah akan menjadikan umat ini berselisih.
Disamping itu, Nabi SAW bersabda : “Luruskanlah shaf-shaf kamu, meluruskan shaf itu termasuk dari bagian dari pengegakan shalat” (HR.BUKHARI)
Ini berarti, orang yang gag menjaga kelurusan shafnya belum bisa menegakkan shalatnya secara benar. Sebenarnya, meluruskan shaf itu mudah kok, gini :
- Jika pundak kita agak ke depan atau ke belakang, artinya shaf kita gag lurus, maka dengan sedikit bergeser, shaf jadi lurus ^_^
- Jika ruku’ kaki Qta nampak lebih ke depan atau ke belakang dibanding dengan kaki orang lain, berarti shaf Qta gag lurus, maka dengan sedikit bergeser, shaf Qta jadi lurus ^_^

3. Makmun gag menyadari kewajibannya untuk selalu menjaga rapatnya shaf.
Banyak orang muslim jika shaalt di masjid menganggap sajadahnya atau gambar sajadah di karpet masjid sebagai kaplingan miliknya. Maka, orang itu gag mau bergeser merapatkan diri, meskipun antara dia dan orang disebelahnya ada jarak. Bahkan diantara jamaah ada yang kalu Qta mau merapat, eh…dia malah menjauh *udah gitu pake jutek lagi mukanya..hehe*
Dari Anas ra. Menceritakan : “kami biasa (jika shalat berjamaah) melekatkan pundak kami dengan pundak yang lain dan kaki kami dengan kaki yang lain” (HR. BUKHARI)

4. Makmum membawa anaknya yang masih suka bermain di shaf-shaf depan ketika shalat.
Maka, ketika anak itu pergi, shafnya jadi kosong dan renggang atau ketika anak itu main, bergerak-gerak kerapatan shaf jadi rusak. Boleh jadi kalau anak itu shalatnya bagus, tenang, tidak main-main, tapi keberadaannya di shaf depan bisa menyebabkan anak-anak lain ikut maju ke depan.
Rasulullah telah mengatur tentang penempatan shaf, yaitu anak-anak di shaf anak-anak (belakang shaf bapak-bapak) seperti keterangan Abu Malik Al-Asy’ari ra. Berikut ini :
“aku akan tunjukkan kamu shalat seperti shalatnya Nabi ra, maka ia membariskan bapak-bapak, lalu membariskan putra-putra di belakang shaf bapak-bapak dan memberikan wanita di belakang shaf putra-putra” (HR. AHMAD)

Insya ALLAH bermanfaat nambah ilmu Qta yah sOb..Amin.

Rabu, 10 September 2008

HIV AIDS, PENYULUHAN ATAU PEMBEBASAN ???

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hari gini, siapa yang tidak kenal dengan yang namanya HIV? atau AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. sedangkan AIDS, adalah singkatan dari Acquired Deficiency Syndrome yaitu sekumpulan gejala yang diakibatkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia karena terinfeksi HIV.

Biasanya, orang awam kurang paham dengan cara penularan HIV AIDS, mereka sering mengira bahwa HIV AIDS bisa ditularkan melalui kegiatan berenang di kolam renang umum, terkena air ludah atau kencing, buang air besar atau kecil di WC umum, atau melalui alat-alat makan dan minuman. padahal, penularan Virus HIV hanyalah dari darah, cairan alat kelamin, dan air susu ibu (ASI).

informasi mengenai HIV AIDS kini telah sampai di sebagian besar sekolah-sekolah SLTP atau SLTA termasuk juga sekolah saya, melalui pelajaran PIK-KRR (pusat informasi konsultasi kesehatan reproduksi remaja)
dan inilah yang akan saya bahas lebih lanjut:

Di buku materi penyuluhan yang judulnya 'Remaja Sehat? WHY NOT?' terbitan Direktorat Bina Kesehatan Anak Direktorat Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI Tahun 2007 menyebutkan bahwa ada lima cara pencegahan penyakit HIV AIDS, yaitu (gaya bahasa mengikuti buku):
A = ABSTINENCE atau Amannya sih tidak berhubungan seks
B = BE FAITHFULL atau untuk yang sudah menikah, bagusnya saling setia, berhubungan seks hanya dengan pasangan tetap
C = CONDOM atau Kondom, bagaimanapun, kita tahu bahwa ada juga teman-teman kita yang sudah melakukan hubungan seks. kadang, meskipun mereka sudah berusaha tidak lagi melakukannya, tetapi ada aja yang suka bablas. Nah...buat mereka, kondom adalah satu-satunya cara untuk mencegah tertularnya HIV.
D = DRUG atau gak usah nge-drug atau pakai NAPZA
E = EQUIPMENT atau enaknya pakai alat-alat yang bersih, steril, sekali pakai dan tidak bergantian, misalnya : jarum suntik, pisau cukur, alat operasi, jarum tato, alat tindik, dll

Di dalam buku itu, umumnya juga di buku-buku materi penyuluhan lain atau di seminar-seminar KRR atau HIV AIDS, selalu memberikan solusi pencegahan yang sama kepada remaja agar terhindar dari HIV AIDS, tapi, jika teman-teman lebih kritis, kalimat yang mereka gunakan, seakan-akan memberi keluasaan atau pilihan kepada teman-teman para remaja untuk mau melakannya atau tidak. sebagai contoh,

POIN A , kata 'amannya sih tidak berhubungan seks' = sama sekali tidak menegaskan keharusan kita untuk tidak melakukan hubungan seks. hanya mengatakan 'amannya sich', berarti hanya sekedar memberi pengetahuan bahwa akan aman jika tidak berhubungan seks. bukan melarang. akibatnya, remaja akan mencari cara yang aman untuk melakukan hubungan seks.

POIN B, apa salahnya kita langsung to the point bilang 'jangan melakukan perzinahan', sedangkan kalimat di atas secara tidak langsung membolehkan hubungan seks dengan bertukar pasangan, tapi, bagusnya setia hanya dengan satu pasangan.

POIN C, nah...ini dia, kalimatnya seakan memberi kebebasan dengan memberikan solusi kondom pada remaja yang kebablasan dan tidak bisa menahan keinginan berhubungan seks di luar nikah (berzina)! seakan-akan seperti ini "ya udah, gak apa-apa kalo kamu mau berhubungan seks, tapi inga ya! harus aman! pakai kondom!"
di pelajaran KRR, siswa sudah diberi tahu bagaimana caranya memakai kondom. ditambah lagi di adakannya ATM kondom, free seks makin merajalela...
pertanyaannya, mau jadi apa remaja kita jika terus di bebaskan melakukan free seks??? apalagi, menurut penelitian virus HIV lebih kecil ukurannya dari serat-serat bahan kondom tersebut, sehingga virusnya sangat mungkin untuk masuk. jadi, apakah ini satu-satunya solusi??

POIN D dan E, kata 'gak usah' dan 'enaknya' seperti di poin A sama sekali tidak menunjukan penegasan akan bahaya kita menjauhi drug dan alat-alat yang tidak steril. seharusnya mereka menggunakan kata 'jangan'
coba teman-teman bandingkan, kata 'gak usah' dengan kata 'jangan' :
"kamu gak usah jemput aku bentar malam"
"kamu jangan jemput aku bentar malam"
kalimat pertama, jika ada seseorang yang berkata pada kita, otomatis kita masih akan berfikir dan masih berniat untuk menjemput dia walau ia mengatakan tidak perlu. sedangkan kata 'jangan', pasti kita sudah tidak berniat menjemput dia, karena ia sudah menolak dengan tegas.

sebagai remaja yang juga mendapat pengetahuan PIK-KRR di sekolah, sebenarnya saya kecewa dengan materi penyuluhan tersebut. karena untuk remaja yang terbiasa melakukan hal-hal negatif bisa saja merasa di beri kebebasan untuk menentukan pilihannya sehingga mereka jadi makin tak terkontrol dan ketika ditanya, bisa saja mereka memberikan alasan seperti poin-poin di atas. satu lagi, di banyak materi PIK-KRR, sangat jarang sekali disinggung mengenai pentingnya peran agama secara lebih spesifik untuk mencegah free seks, narkoba atau HIV AIDS, padahal, agama adalah benteng yang paling kokoh untuk mencegah perbuatan buruk manusia..


Sekian, untuk sobatku, teriakan PRESTASI YESS! HIV NO!!!


wassalam :)

Sabtu, 03 Mei 2008

AHMADIYAH PART II

AssalamuAlaikum Wr.Wb


Disini saya akan membahas lagi mengenai Ahmadiyah *baca komentar di posting AHMADIYAH*

disitu menyebutkan bahwa:
Pendiri Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad, mengaku ditunjuk Allah menjadi Al Masih Yang Dijanjikan oleh Nabi Muhammad saw tentang masa depan Islam di Akhir Zaman. Mungkin orang bertanya, kan yang dijanjikan Al Masih Bani Israili yang sekarang masih di langit? Ahmad mengaku mendapat wahyu bahwa Isa Al Masih Israili sudah wafat dan dikubur di Kashmir, India (www.tombofjesus.com). Sebagai perbandingan, umat Yahudi percaya, sebelum datang Mesiasnya, Nabi Elias mesti datang dulu dari langit (dia juga dipercaya hilang karena naik ke langit). Tapi Nabi Isa bilang, yang datang sebagai perwujudan Nabi Elias adalah Yohanes Sang Pembaptis (Matius 11:13-14 , 17:12-13, Markus 9:13).

menurut saya, argumen tersebut SANGAT tidak tepat.

Nabi Isa memang akan turun di akhir zaman, tapi, sebelumnya ada tanda-tanda yang mendahuluinya


Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

اْلأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ وَأَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ِلأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلاً مَرْبُوعًا إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ مُمَصَّرَانِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَدْعُو النَّاسَ إِلَى اْلإِسْلاَمِ فَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمِلَلَ كُلَّهَا إِلاَّ اْلإِسْلَامَ وَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ وَتَقَعُ اْلأَمَنَةُ عَلَى اْلأَرْضِ حَتَّى تَرْتَعَ اْلأُسُودُ مَعَ اْلإِبِلِ وَالنِّمَارُ مَعَ الْبَقَرِ وَالذِّئَابُ مَعَ الْغَنَمِ وَيَلْعَبَ الصِّبْيَانُ بِالْحَيَّاتِ لاَ تَضُرُّهُمْ فَيَمْكُثُ أَرْبَعِينَ سَنَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ

"Para Nabi adalah seperti saudara sebapak, ibu mereka berbeda tapi agama mereka satu. Sesungguhnya akulah yang paling berhak dengan Isa Ibnu Maryam karena tidak ada antaraku dan dia seorang nabi pun. Sungguh dia akan turun, maka jika kalian melihatnya kenalilah dia! Dia adalah seorang yang berkulit antara merah dan putih dalam keadaan berpakaian dua kain yang bercelup ja’faran, rambut-nya seperti meneteskan air padahal tidak basah. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi, menggugurkan jizyah, dan mengajak manusia kepada agama Islam. Allah binasakan pada zaman-nya seluruh agama-agama selain Islam. Allah binasakan juga Dajjal. Maka terjadilah keamanan di muka bumi hingga singa-singa merumput bersama dengan unta-unta, macan-macan dengan sapi-sapi, dan serigala-serigala dengan domba-domba, serta anak-anak kecil bermain dengan ular-ular dengan tidak memberikan madharat sedikit pun kepada mereka. Demikianlah berlangsung selam empat puluh tahun, kemudian beliau meninggal dan dishalatkan oleh kaum muslimin. (HR. Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)"

juga:

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: “Nabi Isa عليه السلام masih hidup sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kitab Shahih (Bukhari dan Muslim -pen.) Dan akan turun sebagaimana dalam hadits nabi صلى الله عليه وسلم

يَنْزِلُ فِيكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَكَمًا عَادِلاً وَإِمَامًا مُقْسِطًا فَيَكْسِرَ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعَ الْجِزْيَه

"Akan turun di tengah kalian Isa bin Maryam صلى الله عليه وسلم sebagai hakim yang adil dan Imam yang bijaksana. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi dan menggugurkan jizyah.” (Bukhari Muslim) ~ (Majmu’ Fatawa, jilid 4/322)

Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ: مَا تَذَاكَرُوْنَ؟ قَالُوا: نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ: إِنَّهَا لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ؛ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُوْلَ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَيَأَجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوْفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

"Rasulullah melihat kami dalam keadaan kami sedang saling mengingat, maka beliau mengatakan: “Sedang saling mengingatkan apa kalian? Mereka menjawab bahwa kami sedang saling mengingat hari kiamat. Beliau mengatakan: Kiamat tidak akan bangkit sehingga kalian melihat 10 tanda, lalu beliau menyebut: Asap, dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya`juj dan Ma`juj, 3 peristiwa tenggelamnya (suatu daerah, -pent) ke dalam bumi, di daerah barat, di daerah timur, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang muncul dari negeri Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka.” (Shahih, HR. Muslim, Kitabul Fitan Wa Asyrathus Sa’ah, Bab Fil Ayat Allati Takunu Qabla As-Sa’ah, 18/234 no. 7214. Cet. Darul Ma’rifah. Hadits ini diriwayatkan pula oleh yang lain)"


Bagaimana mungkin Mirza Gulam Ahmad adalah Almasih yang ditunjuk oleh Allah Swt, sedangkan sekarang Ia sudah wafat...???
dan tanda-tanda yang dimiliki Almasih yang akan turun adalah Ia akan memecahkan salib-salib (dalam artian semua orang akan beriman kepadanya, dan membinasakan pada zamannya semua agama selain islam) baru kemudian ia meninggal.

dan dalam hadits diatas sudah jelas yang akan turun sebagai Al masih bukanlah Mirza Gulam Ahmad, melainkan Nabi Isa AS. SUNGGUH JANJI ALLAH dan RASULNYA TIDAK PERNAH SALAH.

firman Allah Swt:

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا . بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا . وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

"Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (an-Nisaa’: 157-159)"

sambungan komentar:

"Jadi pembesarbesaran masalah tentang kenabian Ahmad sebenarnya tidak pada tempatnya dan terlalu didramatisir. Nabi adalah utusan Allah, kalau ada orang mengaku Nabi tetapi bohong, adalah urusan Allah untuk menghukumnya. Urusan manusia adalah menyelidiki kebenarannya, lalu either mengimaninya kalau percaya dia benar, atau mengingkarinya kalau percaya dia bohong. But that is it, tidak boleh ada pemaksaan kehendak tentang keyakinan dan kebenaran"

betul, urusan manusia adalah menyelidiki kebenarannya, lalu mengimaninya kalau percaya ia benar dan mengingkarinya kalau memang Ia salah.
TETAPI, mengingkari bukan hanya sekedar menyatakan dalam hati, melainkan sudah menjadi tugas seorang muslim untuk amar ma'ruf nahi mungkar.

sebagaimana yang terjadi di zaman para sahabat
Dalam perang Ridda peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib al-Hanafi" yang lebih dikenal dengan nama
Musailamah Al-Kazab (Musailamah si pembohong), yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan Nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertempuran Akraba oleh Khalid bin Walid.

"pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu" (Q.S Ali Imran:106)

sekarang tugas pemerintah untuk segera bertindak tegas, tidak hanya urusan politik, ekonomi, sosial budaya yang diutamakan, tapi juga sebuah tugas penting untuk menjaga akidah ummat.


sumber:
Tafsir Al-Qur'an
http://asysyariah.com/

Rabu, 16 April 2008

YUK JADI REMAJA PD!

ASSalamu Alaikum Wr.Wb


pa Kabar cemUa???

wiSH u Well yua,,,,


btw, makasih ya buat semua yang udah ngasih support bwt gw n blog gw tersayang ini..hehee
pokoknya! makasiiiiiiiiih banget!


BTW, untuk postingan kali ini, gw ngebahas masalah PD aLias Percaya Diri...sebenarnya sih, gw juga orangnya gak Pede-pede banget sih...
ada kalanya kepercayaan diri gw drop, tapi Alhamdulillah sekarang gw gak minderan kayak dulu sih...

o ya, ni beberapa tips membangun PD yang gw kutip dari E-psikologi.com:

"Bagi sebagian kita yang punya masalah seputar rendahnya kepercayaan-diri atau merasa telah kehilangan kepercayaan diri, mungkin Anda bisa menjadikan langkah-langkah berikut ini sebagai proses latihan:

1. Menciptakan definisi diri positif.
Steve Chandler mengatakan, “Cara terbaik untuk mengubah sistem keyakinanmu adalah mengubah definisi dirimu.” Bagaimana menciptkan definisi diri positif. Di antara cara yang bisa kita lakukan adalah:
o Membuat kesimpulan yang positif tentang diri sendiri / membuat opini yang positif tentang diri sendiri. Positif di sini artinya yang bisa mendorong atau yang bisa membangun, bukan yang merusak atau yang menghancurkan.
o Belajar melihat bagian-bagian positif / kelebihan / kekuatan yang kita miliki
o Membuka dialog dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang bisa kita lakukan, dari mulai yang paling kecil dan dari mulai yang bisa kita lakukan hari ini.
Selain itu, yang perlu dilakukan adalah menghentikan opini diri negatif yang muncul, seperti misalnya saya tidak punya kelebihan apa-apa, hidup saya tidak berharga, saya hanya beban masyarakat, dan seterusnya. Setelah kita menghentikan, tugas kita adalah menggantinya dengan yang positif, konstruktif dan motivatif. Ini hanya syarat awal dan tidak cukup untuk membangun kepercayaan diri.

2. Memperjuangkan keinginan yang positif
Selanjutnya adalah merumuskan program / agenda perbaikan diri. Ini bisa berbentuk misalnya memiliki target baru yang hendak kita wujudkan atau merumuskan langkah-langkah positif yang hendak kita lakukan. Entah itu besar atau kecil, intinya harus ada perubahan atau peningkatan ke arah yang lebih positif. Semakin banyak hal-hal positif (target, tujuan atau keinginan) yang sanggup kita wujudkan, semakin kuatlah pede kita. Kita perlu ingat bahwa pada akhirnya kita hanya akan menjadi lebih baik dengan cara melakukan sesuatu yang baik buat kita. Titik. Tidak ada yang bisa mengganti prinsip ini.

3. Mengatasi masalah secara positif
Pede juga bisa diperkuat dengan cara memberikan bukti kepada diri sendiri bahwa kita ternyata berhasil mengatasi masalah yang menimpa kita. Semakin banyak masalah yang sanggup kita selesaikan, semakin kuatlah pede. Lama kelamaan kita menjadi orang yang tidak mudah minder ketika menghadapi masalah. Karena itu ada yang mengingatkan, begitu kita sudah terbiasa menggunakan jurus pasrah atau kalah, ini nanti akan menjadi kebiasaan yang membuat kita seringkali bermasalah.

4. Memiliki dasar keputusan yang positif.
Kalau dibaca dari praktek hidup secara keseluruhan, memang tidak ada orang yang selalu yakin atas kemampuannya dalam menghadapi masalah atau dalam mewujudkan keinginan. Orang yang sekelas Mahatma Gandhi saja sempat goyah ketika tiba-tiba realitas berubah secara tak terduga-duga. Tapi, Gandhi punya cara yang bisa kita tiru: “Ketika saya putus asa maka saya selalu ingat bahwa sepanjang sejarah, jalan yang ditempuh dengan kebenaran dan cinta selalu menang. Ada beberapa tirani dan pembunuhan yang sepintas sepertinya menang tetapi akhirnya kalah. Pikirkan ucapan saya ini, SELALU”. Artinya, kepercayaan Gandhi tumbuh lagi setelah mengingat bahwa langkahnya sudah dilandasi oleh prinsip-prinsip yang benar.
5. Memiliki model / teladan yang positif
Yang penting lagi adalah menemukan orang lain yang bisa kita contoh dari sisi kepercayaan dirinya. Ini memang menuntut kita untuk sering-sering membuka mata melihat orang lain yang lebih bagus dari kita lalu menjadikannya sebagai pelajaran. Saking pentingnya peranan orang lain ini, ada yang mengatakan bahwa kita bisa memperbaiki diri dari dua hal: a) pengalaman pribadi (life experiencing) dan b) duplicating (mencontoh dan mempelajari orang lain)"
Buktikan!
Selamat mencoba.