Sabtu, 03 Mei 2008

AHMADIYAH PART II

AssalamuAlaikum Wr.Wb


Disini saya akan membahas lagi mengenai Ahmadiyah *baca komentar di posting AHMADIYAH*

disitu menyebutkan bahwa:
Pendiri Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad, mengaku ditunjuk Allah menjadi Al Masih Yang Dijanjikan oleh Nabi Muhammad saw tentang masa depan Islam di Akhir Zaman. Mungkin orang bertanya, kan yang dijanjikan Al Masih Bani Israili yang sekarang masih di langit? Ahmad mengaku mendapat wahyu bahwa Isa Al Masih Israili sudah wafat dan dikubur di Kashmir, India (www.tombofjesus.com). Sebagai perbandingan, umat Yahudi percaya, sebelum datang Mesiasnya, Nabi Elias mesti datang dulu dari langit (dia juga dipercaya hilang karena naik ke langit). Tapi Nabi Isa bilang, yang datang sebagai perwujudan Nabi Elias adalah Yohanes Sang Pembaptis (Matius 11:13-14 , 17:12-13, Markus 9:13).

menurut saya, argumen tersebut SANGAT tidak tepat.

Nabi Isa memang akan turun di akhir zaman, tapi, sebelumnya ada tanda-tanda yang mendahuluinya


Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

اْلأَنْبِيَاءُ إِخْوَةٌ لِعَلاَّتٍ أُمَّهَاتُهُمْ شَتَّى وَدِينُهُمْ وَاحِدٌ وَأَنَا أَوْلَى النَّاسِ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ِلأَنَّهُ لَمْ يَكُنْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ نَازِلٌ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَاعْرِفُوهُ رَجُلاً مَرْبُوعًا إِلَى الْحُمْرَةِ وَالْبَيَاضِ عَلَيْهِ ثَوْبَانِ مُمَصَّرَانِ كَأَنَّ رَأْسَهُ يَقْطُرُ وَإِنْ لَمْ يُصِبْهُ بَلَلٌ فَيَدُقُّ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلُ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعُ الْجِزْيَةَ وَيَدْعُو النَّاسَ إِلَى اْلإِسْلاَمِ فَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمِلَلَ كُلَّهَا إِلاَّ اْلإِسْلَامَ وَيُهْلِكُ اللَّهُ فِي زَمَانِهِ الْمَسِيحَ الدَّجَّالَ وَتَقَعُ اْلأَمَنَةُ عَلَى اْلأَرْضِ حَتَّى تَرْتَعَ اْلأُسُودُ مَعَ اْلإِبِلِ وَالنِّمَارُ مَعَ الْبَقَرِ وَالذِّئَابُ مَعَ الْغَنَمِ وَيَلْعَبَ الصِّبْيَانُ بِالْحَيَّاتِ لاَ تَضُرُّهُمْ فَيَمْكُثُ أَرْبَعِينَ سَنَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ

"Para Nabi adalah seperti saudara sebapak, ibu mereka berbeda tapi agama mereka satu. Sesungguhnya akulah yang paling berhak dengan Isa Ibnu Maryam karena tidak ada antaraku dan dia seorang nabi pun. Sungguh dia akan turun, maka jika kalian melihatnya kenalilah dia! Dia adalah seorang yang berkulit antara merah dan putih dalam keadaan berpakaian dua kain yang bercelup ja’faran, rambut-nya seperti meneteskan air padahal tidak basah. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi, menggugurkan jizyah, dan mengajak manusia kepada agama Islam. Allah binasakan pada zaman-nya seluruh agama-agama selain Islam. Allah binasakan juga Dajjal. Maka terjadilah keamanan di muka bumi hingga singa-singa merumput bersama dengan unta-unta, macan-macan dengan sapi-sapi, dan serigala-serigala dengan domba-domba, serta anak-anak kecil bermain dengan ular-ular dengan tidak memberikan madharat sedikit pun kepada mereka. Demikianlah berlangsung selam empat puluh tahun, kemudian beliau meninggal dan dishalatkan oleh kaum muslimin. (HR. Imam Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)"

juga:

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: “Nabi Isa عليه السلام masih hidup sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kitab Shahih (Bukhari dan Muslim -pen.) Dan akan turun sebagaimana dalam hadits nabi صلى الله عليه وسلم

يَنْزِلُ فِيكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَكَمًا عَادِلاً وَإِمَامًا مُقْسِطًا فَيَكْسِرَ الصَّلِيبَ وَيَقْتُلَ الْخِنْزِيرَ وَيَضَعَ الْجِزْيَه

"Akan turun di tengah kalian Isa bin Maryam صلى الله عليه وسلم sebagai hakim yang adil dan Imam yang bijaksana. Ia akan memecahkan salib-salib, membunuh babi-babi dan menggugurkan jizyah.” (Bukhari Muslim) ~ (Majmu’ Fatawa, jilid 4/322)

Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

اطَّلَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ فَقَالَ: مَا تَذَاكَرُوْنَ؟ قَالُوا: نَذْكُرُ السَّاعَةَ. قَالَ: إِنَّهَا لَنْ تَقُوْمَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ؛ فَذَكَرَ الدُّخَانَ وَالدَّجَّالَ وَالدَّابَّةَ وَطُلُوْعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَنُزُوْلَ عِيْسَى بْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَيَأَجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ وَثَلاَثَةَ خُسُوْفٍ خَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٌ بِجَزِيْرَةِ الْعَرَبِ وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى مَحْشَرِهِمْ

"Rasulullah melihat kami dalam keadaan kami sedang saling mengingat, maka beliau mengatakan: “Sedang saling mengingatkan apa kalian? Mereka menjawab bahwa kami sedang saling mengingat hari kiamat. Beliau mengatakan: Kiamat tidak akan bangkit sehingga kalian melihat 10 tanda, lalu beliau menyebut: Asap, dajjal, binatang, terbitnya matahari dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya`juj dan Ma`juj, 3 peristiwa tenggelamnya (suatu daerah, -pent) ke dalam bumi, di daerah barat, di daerah timur, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang muncul dari negeri Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya mereka.” (Shahih, HR. Muslim, Kitabul Fitan Wa Asyrathus Sa’ah, Bab Fil Ayat Allati Takunu Qabla As-Sa’ah, 18/234 no. 7214. Cet. Darul Ma’rifah. Hadits ini diriwayatkan pula oleh yang lain)"


Bagaimana mungkin Mirza Gulam Ahmad adalah Almasih yang ditunjuk oleh Allah Swt, sedangkan sekarang Ia sudah wafat...???
dan tanda-tanda yang dimiliki Almasih yang akan turun adalah Ia akan memecahkan salib-salib (dalam artian semua orang akan beriman kepadanya, dan membinasakan pada zamannya semua agama selain islam) baru kemudian ia meninggal.

dan dalam hadits diatas sudah jelas yang akan turun sebagai Al masih bukanlah Mirza Gulam Ahmad, melainkan Nabi Isa AS. SUNGGUH JANJI ALLAH dan RASULNYA TIDAK PERNAH SALAH.

firman Allah Swt:

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا . بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا . وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

"Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (an-Nisaa’: 157-159)"

sambungan komentar:

"Jadi pembesarbesaran masalah tentang kenabian Ahmad sebenarnya tidak pada tempatnya dan terlalu didramatisir. Nabi adalah utusan Allah, kalau ada orang mengaku Nabi tetapi bohong, adalah urusan Allah untuk menghukumnya. Urusan manusia adalah menyelidiki kebenarannya, lalu either mengimaninya kalau percaya dia benar, atau mengingkarinya kalau percaya dia bohong. But that is it, tidak boleh ada pemaksaan kehendak tentang keyakinan dan kebenaran"

betul, urusan manusia adalah menyelidiki kebenarannya, lalu mengimaninya kalau percaya ia benar dan mengingkarinya kalau memang Ia salah.
TETAPI, mengingkari bukan hanya sekedar menyatakan dalam hati, melainkan sudah menjadi tugas seorang muslim untuk amar ma'ruf nahi mungkar.

sebagaimana yang terjadi di zaman para sahabat
Dalam perang Ridda peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib al-Hanafi" yang lebih dikenal dengan nama
Musailamah Al-Kazab (Musailamah si pembohong), yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan Nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertempuran Akraba oleh Khalid bin Walid.

"pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu" (Q.S Ali Imran:106)

sekarang tugas pemerintah untuk segera bertindak tegas, tidak hanya urusan politik, ekonomi, sosial budaya yang diutamakan, tapi juga sebuah tugas penting untuk menjaga akidah ummat.


sumber:
Tafsir Al-Qur'an
http://asysyariah.com/

Kamis, 24 April 2008

AHMADIYAH

AssalamuAlaikum Wr.Wb...


ok, gw dapat request dari someone (gak mungkin kan gw bilang kak blackfogs? hehehe) untuk nulis artikel serius, OK DAH! kebetulan gw juga lagi pengen n gemes banget buat nulis ni artikel...


A.H.M.AD.I.Y.A.H

aliran yang katanya Islam, yang sekarang lagi diperdebatkan dimana-mana.

ini dia beberapa keterangan seputar ahmadiyah:

1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi dan Rasul, kemudian barangsiapa yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad
2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri yaitu Mirza Ghulam Ahmad dari India
3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab Tadzkirah
4.Kitab”Tadzkirah” tersebut adalah kumpulan wahyu yang diturunkan “tuhan” kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur’an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan, tebalnya lebih tebal dari Al-Qur’an, dan kitab suci Ahmadiyah tersebut ada di kantor LPPI
5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “nabi” Mirza tidak pernah haji ke Makkah
6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajib dipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul yang wajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26 tersebut adalah “Nabi Mirza Ghulam Ahmad”, sama juga, mereka wajib meyakini 5 kitab suci, Al-Qur'an, Injil, Zabur, Taurat, dan kitab tadzkirah.

keterangan selanjutnya klik
http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=74

aliran Ahmadiyah telah masuk di Indonesia sejak tahun 1920, dan pada tahun 1980 MUI mengeluarkan fatwa SESAT bagi Ahmadiyah.
60 tahun ahmadiyah baru diklaim sesat, nah...sekarang masih juga diperdebatkan. padahal
Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana ada pasal baru yang berbunyi sbb: PASAL 56 a: Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia.

di Wonogiri, sekelompok mahasiswa islam melakukan aksi protes di depan kantor MUI karna tidak setuju dengan sikap pemerintah maupun fatwa MUI sendiri mengenai Ahmadiyah, mereka menganggap, Ahmadiyah seharusnya mendapat perlindungan dan diberikan hak-haknya untuk menjalankan ibadah. karena menurut mereka, setiap orang berhak untuk menganut agama yang diyakininya

melihat aksi kakak" mahasiswa itu, saya hanya bisa menarik nafas panjang, saya tidak habis pikir, ternyata mereka telah terkontaminasi paham liberalisme.
dengan aksi yang mereka lakukan itu, secara tidak langsung mereka juga ikut mendustakan Islam. bagaimana bisa seorang muslim membela orang" yang tidak mengakui Nabi Muhammad SAW adalah Nabi terakhir dan Al-Qur'an adalah kitab suci terakhir hingga akhir zaman???

perhatikan Firman ALLAH dalam Q.S Ali-imran ayat 105 dan 106:

-Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,
-pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu".

banyak pihak yang mengecam fatwa MUI untuk Ahmadiyah, diantaranya JIL (jaringan islam liberal) dan P2D (perhimpunan pendidikan demokrasi), saat konfrensi pers bersama di sekretariat P2D (1/8/2005) mereka mengatakan bahwa ketua dan wakil ketua MUI serta ulama-ulama lainnya adalah orang yang tolol! setelah itu mereka tertawa bersama..
mereka mengatakan bahwa argumen yang MUI berikan sangat singkat dan fatwanya sangat konyol, selain itu MUI dianggap malah akan mendatangkan pertikaian sesama umat islam di Indonesia.
pada kesempatan itu hadir pula Rektor UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, ia mengatakan dari 11 fatwa MUI, ada 4 fatwa yang kontroversial, diantaranya adalah pengharaman Ahmadiyah, pengharaman perkawinan beda agama, pengharaman aliran liberalisme, sekularisme dan pluralisme dan pengharaman doa bersama antar agama yang berbeda.

jujur, pertama membaca artikel itu, air mata saya hampir menetes, bagaimana bisa kita beribadah bersama-sama dengan non muslim, sementara Rasul sendiri telah menegaskan bahwa hubungan muslim dengan non muslim hanyalah sebatas urusan muamalat, selebihnya 'lakum diinukum waliadiin' untukmu agamamu, dan untukku agamaku. tapi apa mau dikata, ini memang akhir zaman, dan tanda-tanda kiamat kecil adalah terjadinya perpecahan diantara umat islam.
sedangkan ALLAH telah berfirman dalam Q.S.Ali'imran ayat 103:
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk


apalagi, KOMNAS HAM desak SBY untuk cabut fatwanya mengenai Ahmadiyah, katanya wakil ketua KOMNAS HAM Zoemrotin.K.Susilo "kita bukan negara islam, tapi kita adalah negara yang memiliki konstitusi, yaitu UUD 1945, bagaimana konstitusi kita bisa kalah hanya oleh fatwa MUI?"

AstagfirullahulAdziim...

kenapa tidak sekalian membuat agama baru yang kitabnya adalah UUD???
bayangkan saja, ulama sudah tidak dihargai dan dimuliakan, padahal Ulama adalah pewaris para Nabi!

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.(Q.S.24:51)
Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan (Q.S.24:52)


kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah tetap amar ma'ruf nahi mungkar, bagaimanapun keadaan, sesadis apapun hujatan, kebenaran haruslah tetap ditegakkan..
karena firman ALLAH SWT:
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.(Q.S.Ali-imran:104)



*jihadku belum selesai sampai disini*


referensi:
tafsir AL-QUR'AN
detik.com
perpustakaan-islam.com